TANA TIDUNG, Headlinews.id – Pengembangan anak usia dini masuk dalam agenda 2026 Asia-Pacific Regional Learning Forum on Early Childhood Development (ECD) yang berlangsung di Jakarta, Selasa (20/10/2026). Forum ini membahas berbagai aspek perkembangan anak usia dini, termasuk upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan layanan bagi anak pada tahap awal pertumbuhan.
Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten Tana Tidung, Vamelia Ibrahim, S.E., M.Pd., mendapat undangan untuk mengambil bagian dalam forum tersebut. Kehadirannya berkaitan dengan agenda pembahasan pengembangan anak usia dini yang melibatkan berbagai perspektif dari kawasan Asia-Pasifik.
“Forum ini menjadi kesempatan penting bagi kami untuk berbagi pengalaman dan memperkenalkan berbagai upaya pengembangan PAUD di Kabupaten Tana Tidung,” ujarnya.
Dalam persiapannya mengikuti kegiatan itu, Vamelia memperkenalkan diri sekaligus menjelaskan materi yang akan disampaikannya menggunakan bahasa Inggris. Hal tersebut terlihat dalam keterlibatannya pada forum yang menggunakan ruang komunikasi lintas negara untuk membahas isu perkembangan anak usia dini.
“Dalam forum, saya menyampaikan pengalaman dan upaya yang dilakukan di Tana Tidung dalam mendukung pengembangan anak usia dini,” kata Vamelia.
Partisipasi dalam forum regional memberi kesempatan bagi para peserta untuk mengenal pendekatan pengembangan PAUD di berbagai wilayah. Pertukaran pengalaman tersebut dapat memperluas referensi mengenai penyelenggaraan pendidikan anak usia dini, mulai dari proses pembelajaran hingga dukungan terhadap kebutuhan tumbuh kembang anak.
“Setiap daerah memiliki pengalaman dan tantangan yang berbeda. Pertukaran pengetahuan sangat penting untuk memperkuat layanan PAUD,” katanya.
Pengembangan PAUD mencakup berbagai aspek yang saling berkaitan, termasuk kualitas tenaga pendidik, lingkungan belajar, serta keterlibatan orang tua. Dukungan keluarga turut berperan dalam membangun kebiasaan positif, kemampuan berkomunikasi, dan keterampilan sosial anak sejak usia dini.
Sebagai Bunda PAUD Kabupaten Tana Tidung, Vamelia memiliki peran dalam mendorong perhatian terhadap penyelenggaraan pendidikan anak usia dini di daerah. Peran tersebut berkaitan dengan penguatan keterlibatan masyarakat dan keluarga serta dukungan berbagai pihak terhadap layanan PAUD.
“Pendidikan anak usia dini merupakan tanggung jawab bersama. Satuan pendidikan, keluarga, masyarakat, dan pemerintah perlu berjalan searah agar anak memperoleh dukungan terbaik sejak awal,” tutur Vamelia.
Pendidikan anak usia dini tidak terbatas pada pengenalan huruf dan angka. Pada tahap ini, anak juga mengembangkan kemampuan kognitif, bahasa, sosial, dan emosional melalui kegiatan belajar serta interaksi dengan lingkungan sekitarnya.
Kualitas layanan PAUD turut dipengaruhi oleh kesiapan tenaga pendidik, ketersediaan sarana pendukung, dan peran orang tua dalam mendampingi proses perkembangan anak. Sinergi antara satuan pendidikan, keluarga, masyarakat, dan pemerintah daerah mendukung pelaksanaan pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan anak.
“Penguatan PAUD perlu dilakukan secara berkelanjutan, baik melalui peningkatan kapasitas pendidik maupun penguatan peran keluarga dan masyarakat,” ujar Vamelia.
Keikutsertaan Vamelia dalam forum tersebut membuka kesempatan untuk mengikuti perkembangan pembahasan PAUD di tingkat regional. Pengalaman dan pengetahuan yang diperoleh dapat menjadi bahan referensi dalam melihat pengembangan layanan pendidikan anak usia dini di Kabupaten Tana Tidung.
“Harapannya, keikutsertaan dalam forum ini dapat memberikan manfaat bagi penguatan PAUD di Tana Tidung dan mendorong semakin banyak pihak untuk memberikan perhatian terhadap tumbuh kembang anak,” pungkas Vamelia. (*/hr)







