TARAKAN, Headlinews.id – Sejumlah instansi vertikal dan lembaga adat di Kalimantan Utara menerima hibah kendaraan operasional dari pemerintah provinsi untuk mendukung kinerja di lapangan.
Penyerahan hibah tersebut dilakukan langsung oleh Gubernur Kalimantan Utara, Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., didampingi Sekretaris Daerah Provinsi Kaltara, H. Denny Harianto, di VIP Room Bandara Internasional Juwata Tarakan, Selasa (31/3/2026).
Bantuan kendaraan operasional ini diberikan sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap peningkatan pelayanan publik, keamanan, serta peran lembaga adat di tengah masyarakat.
“Kendaraan ini diharapkan dapat menunjang tugas operasional sehingga pelayanan kepada masyarakat bisa berjalan lebih efektif,” ujar Zainal.
Adapun kendaraan yang disalurkan meliputi satu unit Mitsubishi Pajero untuk Pengadilan Tinggi Kaltara, satu unit Toyota Hi Ace Commuter untuk Lanud Anang Busra Tarakan, satu unit Toyota Kijang Innova untuk Satuan Brimob Polda Kaltara, serta satu unit Toyota Kijang Innova untuk Lembaga Adat Tidung Ulun Pagun Kota Tarakan.
Gubernur menegaskan, penyaluran hibah ini juga menjadi bagian dari pengelolaan aset daerah yang dilakukan secara tertib dan bertanggung jawab.
“Kami berharap kendaraan ini dapat dimanfaatkan dengan baik dan dirawat agar memiliki nilai guna jangka panjang,” katanya.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan lembaga adat dalam menjaga stabilitas serta mendukung pembangunan daerah.
“Kolaborasi ini penting agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal, terutama di wilayah yang memiliki tantangan geografis seperti Kalimantan Utara,” ujarnya.
Khusus untuk Lanud Anang Busra, kendaraan Toyota Hiace yang diserahkan langsung dimanfaatkan untuk mendukung mobilitas awak pesawat TNI AU dalam menjalankan misi ke wilayah perbatasan, termasuk Krayan, Nunukan.
Komandan Lanud Anang Busra, Marsma TNI Andreas A. Dhewo menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan Pemerintah Provinsi Kaltara.
“Bantuan ini sangat membantu kelancaran operasional kami, terutama dalam mendukung mobilisasi awak pesawat dan distribusi logistik ke wilayah perbatasan,” katanya.
Ia menambahkan, dukungan sarana operasional menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan layanan penerbangan bagi masyarakat di daerah terpencil.
Ia berharap, sinergi antara pemerintah daerah dan instansi terkait diharapkan terus diperkuat guna meningkatkan pelayanan serta memperkuat konektivitas wilayah, khususnya di kawasan perbatasan Kalimantan Utara.
“Dengan dukungan ini, pelaksanaan misi ke wilayah perbatasan dapat berjalan lebih efektif dan tepat waktu,” tandasnya. (*/saf)









