Sabtu, September 26, 2026
Headlinews.id
  • Home
  • BERITA
  • DAERAH
    • KALTARA
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • KALTIM
      • Samarinda
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Sangatta
      • Kutai Kertanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
      • Bontang
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • INFOGRAFIS
  • RUBRIK
    • HUKUM
    • KRIMINAL
    • POLITIK
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Otomotif
    • HIBURAN
    • Sosial Budaya
    • PILKADA
    • TEKNOLOGI
  • ADV
    • Pemprov Kaltara
    • Pemprov Kaltim
    • Parlemen
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • BERITA
  • DAERAH
    • KALTARA
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • KALTIM
      • Samarinda
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Sangatta
      • Kutai Kertanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
      • Bontang
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • INFOGRAFIS
  • RUBRIK
    • HUKUM
    • KRIMINAL
    • POLITIK
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Otomotif
    • HIBURAN
    • Sosial Budaya
    • PILKADA
    • TEKNOLOGI
  • ADV
    • Pemprov Kaltara
    • Pemprov Kaltim
    • Parlemen
  • Opini
No Result
View All Result
HealthNews
No Result
View All Result
Home KALTARA

Komisi IV Kaltara Kawal Kekurangan Rp3,9 Miliar Anggaran PBI

by Redaksi 2
26 September 2026
in KALTARA, Parlemen
A A
Komisi IV Kaltara Kawal Kekurangan Rp3,9 Miliar Anggaran PBI

PBI BPJS KESEHATAN – Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltara Syamsuddin Arfah membahas kebutuhan anggaran PBI bersama BPJS Kesehatan beberapa waktu lalu.

TARAKAN, Headlinews.id – Pembiayaan peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan di Kalimantan Utara masih kekurangan Rp3,9 miliar dalam APBD Perubahan 2026. Kondisi tersebut berpotensi berdampak pada sekitar 30 ribu peserta PBI yang selama ini pembiayaannya ditanggung pemerintah.

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltara, Syamsuddin Arfah, menyebut kebutuhan anggaran PBI telah dikawal sejak pembahasan APBD murni. Saat itu, anggaran yang dialokasikan untuk BPJS Kesehatan mencapai sekitar Rp29,8 miliar. Komisi IV juga mengawal alokasi Rp2 miliar untuk BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja rentan.

“Anggaran sekitar Rp29,8 miliar itu sudah kami kawal sejak awal. Kemudian ada juga Rp2 miliar untuk BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja rentan. Jadi dua kebutuhan jaminan sosial itu memang sudah kami kawal dalam pembahasan anggaran,” ujar Syamsuddin.

Persoalan muncul ketika kebutuhan pembiayaan kembali dihitung dalam APBD Perubahan. Syamsuddin menyebut kekurangan tersebut tidak terlepas dari kebijakan pemerintah pusat yang menurutnya belum terealisasi sesuai dengan ketentuan yang telah diterbitkan.

Ia menyebut terdapat Peraturan Menteri Keuangan (PMK) yang menurutnya berkaitan dengan alokasi sekitar Rp179 miliar, tetapi dana tersebut belum dikucurkan ke daerah. Kondisi itu disebut ikut memberi tekanan terhadap kemampuan daerah dalam memenuhi kebutuhan anggaran.

“PMK sudah keluar, tetapi dana yang seharusnya turun ke daerah itu tidak dikucurkan. Nilainya sekitar Rp179 miliar. Jadi persoalannya bukan karena DPRD tidak mengawal anggaran, tetapi ada kebijakan dari pusat yang belum terealisasi dan akhirnya ikut membebani daerah,” tuturnya.

Menurut Syamsuddin, kondisi tersebut membuat pemerintah daerah harus kembali menghitung ruang fiskal yang tersedia ketika menyusun APBD Perubahan. Sementara kebutuhan pembiayaan PBI tetap berjalan dan harus dipenuhi agar kepesertaan masyarakat tidak terganggu.

Komisi IV akan mengawal kekurangan anggaran tersebut dalam pembahasan Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kaltara. Syamsuddin menyebut kebutuhan pembiayaan PBI telah disampaikan dalam sejumlah forum pembahasan anggaran.

“Di forum Banggar juga sudah kami sampaikan. Ini sudah beberapa kali kami suarakan karena menyangkut jaminan kesehatan masyarakat. Sekarang tinggal bagaimana kebutuhan yang masih kurang ini bisa dibahas dan dicarikan ruang dalam perubahan anggaran,” tegasnya.

Sekitar 30 ribu peserta menjadi kelompok yang berpotensi terdampak apabila kekurangan pembiayaan tersebut tidak terpenuhi. Bagi peserta PBI, keberlanjutan anggaran berkaitan dengan status kepesertaan dan akses terhadap layanan kesehatan.

“Peserta PBI ini masyarakat yang memang ditanggung pemerintah. Kami tentu berharap pembahasan anggarannya bisa menyelesaikan kekurangan tersebut, sehingga ketika mereka membutuhkan pelayanan kesehatan, kepesertaannya tetap bisa digunakan,” pungkas Syamsuddin. (*)

 

Tags: anggaran PBIAPBD Perubahan 2026Banggar DPRD KaltaraBPJS KesehatanDPRD KaltaraJaminan KesehatanKaltaraKomisi IV DPRD KaltaraPBI BPJS KesehatanSyamsuddin Arfah
Advertisement Banner

Baca Juga

TP2DD Kaltara Raih Best Knowledge Sharing KATALIS II P2DD 2026
KALTARA

TP2DD Kaltara Raih Best Knowledge Sharing KATALIS II P2DD 2026

26 September 2026
Polresta Bulungan Dorong Pramuka Jadi Benteng Generasi Muda
Bulungan

Polresta Bulungan Dorong Pramuka Jadi Benteng Generasi Muda

26 September 2026
Pengarusutamaan Gender Masuk Regulasi Pembangunan Kaltara
KALTARA

Pengarusutamaan Gender Masuk Regulasi Pembangunan Kaltara

25 September 2026
Pengendalian Inflasi Antarkan TPID Tarakan Raih Penghargaan Nasional
KALTARA

Pengendalian Inflasi Antarkan TPID Tarakan Raih Penghargaan Nasional

25 September 2026
Indonesia Raih Emas Pertama, Hasan Basri Apresiasi Tim Bulutangkis Putra
KALTARA

Indonesia Raih Emas Pertama, Hasan Basri Apresiasi Tim Bulutangkis Putra

25 September 2026
Sidang Praperadilan LSH Ditunda, Polda Siapkan Administrasi Persidangan
KALTARA

Sidang Praperadilan LSH Ditunda, Polda Siapkan Administrasi Persidangan

25 September 2026

Berita Populer

  • Empat Tersangka Kredit Fiktif Bankaltimtara Diserahkan ke Jaksa

    Empat Tersangka Kredit Fiktif Bankaltimtara Diserahkan ke Jaksa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jauhi Pelanggaran, Prajurit Kodim Tarakan Dapat Apresiasi Pangdam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Oknum Kontraktor Diciduk, Jejak 60 Cartridge Etomidate Seret Wanita di THM

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ustaz H Das’ad Latif Hadiri Tabligh Akbar, Camat Sambutan Apresiasi Dukungan JBSM

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Asap Pengaruhi Pelayaran, UPP Sungai Nyamuk Keluarkan Imbauan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Headlinews.id

Kami merupakan portal berita online yang berdiri pada tahun 2024, berkomitmen untuk menghadirkan berita dan informasi terkini yang akurat, kredibel, dan berimbang.

Tentang Kami

  • Kontak
  • Redaksi
  • Tentang kami
  • Pedoman Media Siber

Menu

  • Balikpapan
  • Berau
  • BERITA
  • Bontang
  • Bulungan
  • DPRD bulungan
  • Ekonomi
  • HIBURAN
  • HUKUM
  • INTERNASIONAL
  • KALTARA
  • KALTIM
  • Kesehatan
  • KRIMINAL
  • Kutai Barat
  • Kutai Kertanegara
  • Malinau
  • NASIONAL
  • Nunukan
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemprov Kaltara
  • Pemprov Kaltim
  • Penajam Paser Utara
  • Pendidikan
  • PILKADA
  • POLITIK
  • Samarinda
  • Sosial Budaya
  • Tana Tidung
  • Tarakan
  • TEKNOLOGI

© 2023 PT. Borneo Media Grup.

No Result
View All Result
  • Home
  • BERITA
  • DAERAH
    • KALTARA
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • KALTIM
      • Samarinda
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Sangatta
      • Kutai Kertanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
      • Bontang
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • INFOGRAFIS
  • RUBRIK
    • HUKUM
    • KRIMINAL
    • POLITIK
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Otomotif
    • HIBURAN
    • Sosial Budaya
    • PILKADA
    • TEKNOLOGI
  • ADV
    • Pemprov Kaltara
    • Pemprov Kaltim
    • Parlemen
  • Opini

© 2023 PT. Borneo Media Grup.