Rabu, Oktober 28, 2026
Headlinews.id
  • Home
  • BERITA
  • DAERAH
    • KALTARA
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • KALTIM
      • Samarinda
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Sangatta
      • Kutai Kertanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
      • Bontang
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • INFOGRAFIS
  • RUBRIK
    • HUKUM
    • KRIMINAL
    • POLITIK
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Otomotif
    • HIBURAN
    • Sosial Budaya
    • PILKADA
    • TEKNOLOGI
  • ADV
    • Pemprov Kaltara
    • Pemprov Kaltim
    • Parlemen
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • BERITA
  • DAERAH
    • KALTARA
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • KALTIM
      • Samarinda
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Sangatta
      • Kutai Kertanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
      • Bontang
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • INFOGRAFIS
  • RUBRIK
    • HUKUM
    • KRIMINAL
    • POLITIK
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Otomotif
    • HIBURAN
    • Sosial Budaya
    • PILKADA
    • TEKNOLOGI
  • ADV
    • Pemprov Kaltara
    • Pemprov Kaltim
    • Parlemen
  • Opini
No Result
View All Result
HealthNews
No Result
View All Result
Home KALTARA

Hasan Basri Soroti Tragedi Bunuh Diri Anak, Desak Penanganan Kemiskinan Ekstrem

by Redaksi 2
4 Februari 2026
in KALTARA, NASIONAL
A A
Hasan Basri Soroti Tragedi Bunuh Diri Anak, Desak Penanganan Kemiskinan Ekstrem

Anggota DPD RI Hasan Basri menyampaikan keprihatinan mendalam atas tragedi bunuh diri seorang siswa SD di Kabupaten Ngada, NTT.

JAKARTA, Headlinews.id— Tragedi bunuh diri seorang siswa sekolah dasar di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur, menjadi peringatan keras tentang masih mengakarnya persoalan kemiskinan ekstrem di berbagai daerah di Indonesia.

Anggota DPD RI Hasan Basri menilai, peristiwa tersebut tidak boleh dipandang sebagai kejadian tunggal, melainkan cermin kegagalan negara dan lingkungan sosial dalam melindungi kelompok paling rentan.

Hasan Basri yang juga menjabat sebagai Anggota Komite III DPD RI menegaskan, kasus bunuh diri anak berusia 10 tahun itu seharusnya menggugah semua pihak untuk melihat persoalan kemiskinan secara lebih jujur dan menyeluruh.

BACA JUGA
  • Perundungan di Sekolah Jarang Dilaporkan, Ombudsman Kaltara Bahas Kelompok Pendamping
  • Pembukaan Tambak Meluas, Pemulihan Mangrove Perlu Pendampingan

Menurutnya, apabila tidak ada media yang mengangkat kasus tersebut, besar kemungkinan tragedi kemanusiaan itu berlalu tanpa perhatian publik.

“Masalah ini jangan dilokalisir seolah hanya terjadi di satu kabupaten di NTT. Akar persoalannya ada di hampir seluruh wilayah Indonesia, yaitu kemiskinan ekstrem yang tidak tertangani dengan baik,” ujar Hasan Basri dalam keterangannya.

Ia menjelaskan, keputusan bunuh diri pada anak tidak terjadi secara tiba-tiba. Tekanan hidup yang terus menumpuk, ditambah tidak adanya jalan keluar, dapat mendorong seseorang—termasuk anak-anak—mengalami depresi berat.

Permintaan uang sebesar Rp10 ribu kepada ibunya untuk membeli peralatan sekolah, yang kemudian tidak terpenuhi, menurutnya hanyalah pemicu terakhir.

“Itu bukan sebab utama. Itu hanya ‘trigger’. Yang sebenarnya terjadi adalah tekanan mental berkepanjangan akibat kemiskinan ekstrem. Anak itu hidup dalam kondisi serba kekurangan, dengan seorang ibu janda yang harus menghidupi lima anak dari penghasilan yang tidak menentu,” katanya.

Sebagai Wakil Ketua Badan Urusan Legislasi Daerah (BULD) DPD RI, Hasan Basri menilai, tragedi tersebut menunjukkan lemahnya sistem pendataan dan intervensi negara terhadap keluarga miskin ekstrem.

Baca Juga  HPN 2026 di Kaltara: Perkuat Sinergi Pers, Pemerintah, dan Masyarakat untuk Daerah Maju dan Berkelanjutan

Padahal, kondisi kemiskinan bukanlah peristiwa mendadak, melainkan situasi yang terlihat dan dialami sehari-hari oleh masyarakat sekitar.

“Kesusahan mereka disaksikan tetangga, ketua RT, aparat kelurahan, hingga pemerintah daerah. Sangat memprihatinkan jika keluarga dalam kondisi seperti ini tidak tersentuh bantuan hanya karena kesalahan data,” ucapnya.

Hasan Basri juga membagikan pengalaman pribadinya saat melihat langsung kondisi warga miskin ekstrem di daerah.

Ia menggambarkan pernah menyaksikan seorang lanjut usia tidur beralaskan tikar yang tidak layak, di dalam rumah yang kondisinya bahkan menyerupai kandang hewan.

“Situasi seperti itu bukan hanya menyayat hati, tapi juga menunjukkan ada yang salah dalam sistem kita. Kemiskinan ekstrem itu nyata, kasat mata, dan seharusnya bisa dideteksi jauh sebelum berujung pada tragedi,” tegasnya.

Menurut Senator asal Kalimantan Utara tersebut, peristiwa di Ngada menjadi pelajaran penting bahwa negara harus segera melakukan pendataan cepat dan akurat terhadap keluarga yang tidak mampu memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari.

Tanpa data yang valid, program bantuan berisiko tidak tepat sasaran dan gagal menyentuh mereka yang paling membutuhkan.

Ia mendorong pemerintah daerah untuk memprioritaskan langkah-langkah konkret, mulai dari program bedah rumah, bantuan tunai langsung dari APBD, hingga penyediaan sumber penghasilan bagi keluarga miskin ekstrem yang masih memiliki kemampuan bekerja.

“Kalau masih bisa bekerja, beri mereka kesempatan menjadi petugas kebersihan, pekerja proyek fisik, atau fasilitasi modal usaha kecil. Jangan berhenti di tataran wacana,” ujarnya.

Hasan Basri menegaskan, upaya mengangkat harkat hidup masyarakat miskin seharusnya bukan sekadar jargon politik, melainkan kerja nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Ia mengingatkan, bagi sebagian orang di perkotaan, nilai Rp10 ribu mungkin terasa sepele, namun bagi keluarga miskin ekstrem di desa, jumlah tersebut bisa menentukan keberlanjutan hidup.

Baca Juga  Ketua Komisi III DPRD Kaltara Apresiasi Polri: "Penangkapan Oknum Polisi Bukti Komitmen Bersih-Bersih Narkoba"

“Tragedi ini terlalu mahal untuk diabaikan. Ini panggilan kemanusiaan agar negara hadir secara nyata, sebelum putus asa kembali merenggut nyawa anak-anak kita,” tutupnya. (*/saf)

 

Tags: Bunuh Diri AnakDPD RIHasan Basrikebijakan sosialKemiskinan EkstremNTTPerlindungan AnakTragedi Kemanusiaan
Advertisement Banner

Baca Juga

Bincang Kreatif Tarakan, Rahmawati Zainal Dorong Fotografi Angkat Potensi dan Persoalan Daerah
KALTARA

Bincang Kreatif Tarakan, Rahmawati Zainal Dorong Fotografi Angkat Potensi dan Persoalan Daerah

28 Oktober 2026
Dalam 3 Bulan, 10,5 Ton Narkoba Digagalkan! Aparat Gabungan Bongkar Jaringan Internasional
KRIMINAL

Dalam 3 Bulan, 10,5 Ton Narkoba Digagalkan! Aparat Gabungan Bongkar Jaringan Internasional

27 Oktober 2026
Kunjungan Kerja Kapolda Kaltara ke Malinau: Silaturahmi dengan FKPD dan Tokoh Masyarakat Sekaligus Pengukuhan Warga Kehormatan Adat Lundayeh
KALTARA

Kunjungan Kerja Kapolda Kaltara ke Malinau: Silaturahmi dengan FKPD dan Tokoh Masyarakat Sekaligus Pengukuhan Warga Kehormatan Adat Lundayeh

27 Oktober 2026
Polda Kaltara Siap Hadapi Praperadilan KSP Mitra Usaha, Pertahankan Prosedur Penyitaan
KALTARA

Polda Kaltara Siap Hadapi Praperadilan KSP Mitra Usaha, Pertahankan Prosedur Penyitaan

27 Oktober 2026
Kapolda Kaltara Periksa Asrama Polsek Sekatak Sebelum Bertolak ke Malinau
Bulungan

Kapolda Kaltara Periksa Asrama Polsek Sekatak Sebelum Bertolak ke Malinau

27 Oktober 2026
Rahmawati Dorong Karya Pramuka Nunukan Tembus Pasar UMKM
KALTARA

Rahmawati Dorong Karya Pramuka Nunukan Tembus Pasar UMKM

27 Oktober 2026
Next Post
Ramp Check di Pelabuhan dan Bandara, Satlantas Awasi Kelayakan Angkutan

Ramp Check di Pelabuhan dan Bandara, Satlantas Awasi Kelayakan Angkutan

Kodam VI/Mulawarman Tingkatkan Kapasitas Prajurit Penerangan

Kodam VI/Mulawarman Tingkatkan Kapasitas Prajurit Penerangan

Satu Bulan, Pengelolaan Parkir Tarakan Hasilkan PAD Rp102 Juta

Satu Bulan, Pengelolaan Parkir Tarakan Hasilkan PAD Rp102 Juta

Berita Populer

  • Empat Tersangka Kredit Fiktif Bankaltimtara Diserahkan ke Jaksa

    Empat Tersangka Kredit Fiktif Bankaltimtara Diserahkan ke Jaksa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkot Tarakan Siapkan Lahan SNT 11, Gedung Permanen Ditargetkan Tahun Depan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dua Debitur PT IDK Grup Susul Empat Tersangka Bank di Tahap II Kasus Kredit Fiktif BPD Kaltimtara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Langgar Aturan, Tiga Anggota Polresta Bulungan Kehilangan Status Polisi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wakapolda Kaltara Hadiri Penyambutan Wakil Panglima TNI dalam Rangka Kunjungan Kerja di Wilayah Kalimantan Utara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Headlinews.id

Kami merupakan portal berita online yang berdiri pada tahun 2024, berkomitmen untuk menghadirkan berita dan informasi terkini yang akurat, kredibel, dan berimbang.

Tentang Kami

  • Kontak
  • Redaksi
  • Tentang kami
  • Pedoman Media Siber

Menu

  • Balikpapan
  • Berau
  • BERITA
  • Bontang
  • Bulungan
  • DPRD bulungan
  • Ekonomi
  • HIBURAN
  • HUKUM
  • INTERNASIONAL
  • KALTARA
  • KALTIM
  • Kesehatan
  • KRIMINAL
  • Kutai Barat
  • Kutai Kertanegara
  • Malinau
  • NASIONAL
  • Nunukan
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemprov Kaltara
  • Pemprov Kaltim
  • Penajam Paser Utara
  • Pendidikan
  • PILKADA
  • POLITIK
  • Samarinda
  • Sosial Budaya
  • Tana Tidung
  • Tarakan
  • TEKNOLOGI

© 2023 PT. Borneo Media Grup.

No Result
View All Result
  • Home
  • BERITA
  • DAERAH
    • KALTARA
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • KALTIM
      • Samarinda
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Sangatta
      • Kutai Kertanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
      • Bontang
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • INFOGRAFIS
  • RUBRIK
    • HUKUM
    • KRIMINAL
    • POLITIK
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Otomotif
    • HIBURAN
    • Sosial Budaya
    • PILKADA
    • TEKNOLOGI
  • ADV
    • Pemprov Kaltara
    • Pemprov Kaltim
    • Parlemen
  • Opini

© 2023 PT. Borneo Media Grup.