Senin, Oktober 26, 2026
Headlinews.id
  • Home
  • BERITA
  • DAERAH
    • KALTARA
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • KALTIM
      • Samarinda
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Sangatta
      • Kutai Kertanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
      • Bontang
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • INFOGRAFIS
  • RUBRIK
    • HUKUM
    • KRIMINAL
    • POLITIK
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Otomotif
    • HIBURAN
    • Sosial Budaya
    • PILKADA
    • TEKNOLOGI
  • ADV
    • Pemprov Kaltara
    • Pemprov Kaltim
    • Parlemen
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • BERITA
  • DAERAH
    • KALTARA
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • KALTIM
      • Samarinda
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Sangatta
      • Kutai Kertanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
      • Bontang
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • INFOGRAFIS
  • RUBRIK
    • HUKUM
    • KRIMINAL
    • POLITIK
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Otomotif
    • HIBURAN
    • Sosial Budaya
    • PILKADA
    • TEKNOLOGI
  • ADV
    • Pemprov Kaltara
    • Pemprov Kaltim
    • Parlemen
  • Opini
No Result
View All Result
HealthNews
No Result
View All Result
Home Tarakan

Pembukaan Tambak Meluas, Pemulihan Mangrove Perlu Pendampingan

by Redaksi 2
13 Oktober 2026
in Tarakan
A A
Pembukaan Tambak Meluas, Pemulihan Mangrove Perlu Pendampingan

Pengembangan tambak yang dipadukan dengan pemulihan mangrove diupayakan untuk menjaga keseimbangan ekosistem pesisir Kaltara.

BULUNGAN, Headlinews.id – Pengembangan tambak tradisional di Kalimantan Utara menghadapi tantangan menjaga keseimbangan antara produksi perikanan dan kelestarian lingkungan. Pembukaan lahan dalam skala luas selama bertahun-tahun dinilai turut mengganggu fungsi mangrove sebagai penyangga ekosistem. Perbaikan pola budidaya diperlukan agar kegiatan ekonomi petambak tetap berjalan seiring upaya menjaga lingkungan.

Salah satu pendekatan yang dikembangkan ialah Associated Mangrove Aquaculture (AMA), yang memadukan kegiatan budidaya dengan pemulihan fungsi ekologis mangrove. Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kaltara mendukung pendekatan tersebut sebagai upaya memperbaiki pengelolaan tambak tanpa mengabaikan keseimbangan lingkungan.

Kepala Bidang Perikanan Budidaya, Penguatan Daya Saing Produk (PDS), dan Pengawasan Sumber Daya Kelautan Perikanan (PSDKP) DKP Kaltara, Hasan Basri, S.Pi., M.Si., mengatakan pihaknya telah terlibat sejak tahap sosialisasi program sekitar dua tahun lalu. Menurutnya, penggabungan rehabilitasi mangrove dengan kegiatan budidaya menjadi pendekatan yang perlu dikembangkan untuk menjaga keseimbangan ekosistem di kawasan tambak.

BACA JUGA
  • Mendagri Tito Datang, Pemkab Malinau Sampaikan Kendala Akses Perbatasan
  • Zainal Paliwang Buka Diklat Laskar Gerindra, Kader Disiapkan ke Hambalang
  • Lebih dari 4.000 Peserta Diprediksi Ramaikan Porprov II Kaltara

“Dengan adanya program revitalisasi, khususnya mangrove yang dikolaborasikan dengan budidaya, itu sangat baik, terutama dalam hal keseimbangan lingkungan,” ujarnya.

Hasan menjelaskan, pembukaan lahan tambak yang terlalu luas dapat mengganggu fungsi mangrove sebagai penyangga lingkungan. Kondisi tersebut menjadi tantangan dalam pengelolaan tambak tradisional, terutama ketika kegiatan budidaya berkembang tanpa diimbangi pemulihan ekosistem.

“Kalau kita melihat tambak-tambak, khususnya tambak tradisional di Kaltara, lingkungan mengalami degradasi karena bukaan lahannya terlalu luas. Mangrove sebagai penyangga lingkungan sedikit terganggu, terutama dalam keseimbangan ekologi,” katanya.

Sejumlah lembaga, termasuk NASWIM, Wetlands, dan RGI, turut mengupayakan pemulihan fungsi ekologis mangrove sekaligus mendukung kegiatan budidaya yang lebih ramah lingkungan. Hasan mengatakan, pendekatan tersebut membutuhkan proses panjang karena pemulihan ekosistem tidak dapat dilakukan secepat pembukaan lahan.

Baca Juga  Foto Tiga Siswa di Pedalaman Malinau Viral, Rahmawati Ungkap Hasil Klarifikasi

“Dalam melakukan pembukaan lahan itu sebentar, tetapi untuk mengembalikannya membutuhkan proses. Itulah yang diupayakan teman-teman NGO, salah satunya Wetlands, untuk melakukan kegiatan seperti ini,” tuturnya.

Hasan menggambarkan perubahan kawasan tambak berdasarkan pengalamannya selama 28 tahun. Ia menyebut pembukaan lahan yang dahulu berada di kisaran 50 ribu hektare telah berkembang menjadi lebih dari 100 ribu hektare. Perkembangan tersebut, menurutnya, perlu diimbangi pemahaman petambak mengenai hubungan antara kondisi lingkungan dan keberlangsungan kegiatan budidaya.

“Kalau luas lahan kita sekarang, dari hasil verifikasi bersama teman-teman Sultan dan APU, luas efektif budidaya tercatat sekitar 149 ribu hektare. Dulunya sekitar 150 ribu hektare, kemudian diverifikasi ulang dan angkanya berubah setelah dilakukan pendataan kembali,” kata Hasan.

Perubahan pola budidaya tidak mudah dilakukan, terutama bagi petambak yang telah bertahun-tahun menjalankan cara konvensional. Pendampingan diperlukan agar pemahaman mengenai fungsi mangrove dan keseimbangan ekosistem dapat tumbuh seiring kegiatan usaha tambak.

“Mengubah pola pikir itu tidak gampang. Kita harus betul-betul memberikan pemahaman karena ini melibatkan banyak kegiatan. Ruang berpikir dan wawasan mereka kita buka pelan-pelan supaya mereka paham mengapa lingkungan harus dijaga,” jelasnya.

Hasan menilai produk budidaya tradisional Kaltara masih memiliki daya saing dari sisi kualitas. Ia mengakui jumlah produksi daerah belum menyamai sejumlah wilayah lain, seperti Riau. Namun, produk yang mengandalkan pakan alami dinilai memiliki peluang pasar tersendiri.

“Dari segi kuantitas atau jumlahnya, kita kalah sama daerah lain seperti Riau dan sebagainya. Tetapi dari segi kualitas, kita masih yang terbaik karena alami. Pakan-pakan alami yang tren saat ini memiliki pangsa pasar tersendiri,” ungkapnya.

Hasan menambahkan, Desa Liagu, Kabupaten Bulungan, menjadi salah satu lokasi percontohan yang berpeluang dikembangkan. Dukungan pemerintah desa terhadap sejumlah kelompok pembudidaya di wilayah tersebut dinilai dapat menjadi modal untuk memperluas pembelajaran mengenai pola budidaya yang tetap memperhatikan kondisi lingkungan.

Baca Juga  Polda Kaltara Gagalkan Peredaran Sabu Senilai Rp7,8 Miliar, 12 Kilogram Dimusnahkan

“Alhamdulillah, daerah Liagu ini sudah beberapa kelompok didukung oleh pemerintah desa. Ini artinya pilot project yang perlu dikembangkan ke depan,” pungkasnya. (saf)

 

Tags: AMAAssociated Mangrove AquacultureBudidaya Perikananbudidaya ramah lingkunganDesa LiaguDKP KaltaraHasan BasriKabupaten BulunganKalimantan Utaralingkungan pesisirMangrovetambak tradisional
Advertisement Banner

Baca Juga

Wasev Mabes TNI AD Minta Penyuluhan Narkoba TMMD Jangkau Empat Kecamatan di Tarakan
Tarakan

TMMD Ke-130 Tarakan Tembus Progres 30 Persen, Wairjenad Soroti Kolaborasi Lintas Instansi

25 Oktober 2026
Wasev Mabes TNI AD Minta Penyuluhan Narkoba TMMD Jangkau Empat Kecamatan di Tarakan
Tarakan

Wasev Mabes TNI AD Minta Penyuluhan Narkoba TMMD Jangkau Empat Kecamatan di Tarakan

25 Oktober 2026
Tim Wasev Tinjau TMMD Tarakan, Jalan 2,5 Km Jadi Sorotan
Tarakan

Tim Wasev Tinjau TMMD Tarakan, Jalan 2,5 Km Jadi Sorotan

25 Oktober 2026
Tinjau TMMD Ke-130 Tarakan, Tim Wasev Pantau Jalan hingga Sumur Bor
Tarakan

Tinjau TMMD Ke-130 Tarakan, Tim Wasev Pantau Jalan hingga Sumur Bor

25 Oktober 2026
4,5 Jam Pencarian, Lima Penumpang Speedboat Mati Mesin di Bulungan Selamat
KALTARA

4,5 Jam Pencarian, Lima Penumpang Speedboat Mati Mesin di Bulungan Selamat

24 Oktober 2026
TMMD ke-130 Tarakan Siap Dievaluasi, Dandim Tegaskan Akuntabilitas Anggaran
Tarakan

TMMD ke-130 Tarakan Siap Dievaluasi, Dandim Tegaskan Akuntabilitas Anggaran

24 Oktober 2026
Next Post
Pecatur Lintas Daerah Ramaikan Turnamen Piala Bupati Bulungan

Pecatur Lintas Daerah Ramaikan Turnamen Piala Bupati Bulungan

Zainal Paliwang Bidik Lulusan PNN Isi Kebutuhan Tenaga Kerja Industri

Zainal Paliwang Bidik Lulusan PNN Isi Kebutuhan Tenaga Kerja Industri

Andi Fajrul Titip Harapan untuk Masa Depan Kabupaten Nunukan

Andi Fajrul Titip Harapan untuk Masa Depan Kabupaten Nunukan

Berita Populer

  • Empat Tersangka Kredit Fiktif Bankaltimtara Diserahkan ke Jaksa

    Empat Tersangka Kredit Fiktif Bankaltimtara Diserahkan ke Jaksa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkot Tarakan Siapkan Lahan SNT 11, Gedung Permanen Ditargetkan Tahun Depan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Langgar Aturan, Tiga Anggota Polresta Bulungan Kehilangan Status Polisi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wakapolda Kaltara Hadiri Penyambutan Wakil Panglima TNI dalam Rangka Kunjungan Kerja di Wilayah Kalimantan Utara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dua Debitur PT IDK Grup Susul Empat Tersangka Bank di Tahap II Kasus Kredit Fiktif BPD Kaltimtara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Headlinews.id

Kami merupakan portal berita online yang berdiri pada tahun 2024, berkomitmen untuk menghadirkan berita dan informasi terkini yang akurat, kredibel, dan berimbang.

Tentang Kami

  • Kontak
  • Redaksi
  • Tentang kami
  • Pedoman Media Siber

Menu

  • Balikpapan
  • Berau
  • BERITA
  • Bontang
  • Bulungan
  • DPRD bulungan
  • Ekonomi
  • HIBURAN
  • HUKUM
  • INTERNASIONAL
  • KALTARA
  • KALTIM
  • Kesehatan
  • KRIMINAL
  • Kutai Barat
  • Kutai Kertanegara
  • Malinau
  • NASIONAL
  • Nunukan
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemprov Kaltara
  • Pemprov Kaltim
  • Penajam Paser Utara
  • Pendidikan
  • PILKADA
  • POLITIK
  • Samarinda
  • Sosial Budaya
  • Tana Tidung
  • Tarakan
  • TEKNOLOGI

© 2023 PT. Borneo Media Grup.

No Result
View All Result
  • Home
  • BERITA
  • DAERAH
    • KALTARA
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • KALTIM
      • Samarinda
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Sangatta
      • Kutai Kertanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
      • Bontang
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • INFOGRAFIS
  • RUBRIK
    • HUKUM
    • KRIMINAL
    • POLITIK
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Otomotif
    • HIBURAN
    • Sosial Budaya
    • PILKADA
    • TEKNOLOGI
  • ADV
    • Pemprov Kaltara
    • Pemprov Kaltim
    • Parlemen
  • Opini

© 2023 PT. Borneo Media Grup.