Selasa, Oktober 13, 2026
Headlinews.id
  • Home
  • BERITA
  • DAERAH
    • KALTARA
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • KALTIM
      • Samarinda
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Sangatta
      • Kutai Kertanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
      • Bontang
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • INFOGRAFIS
  • RUBRIK
    • HUKUM
    • KRIMINAL
    • POLITIK
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Otomotif
    • HIBURAN
    • Sosial Budaya
    • PILKADA
    • TEKNOLOGI
  • ADV
    • Pemprov Kaltara
    • Pemprov Kaltim
    • Parlemen
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • BERITA
  • DAERAH
    • KALTARA
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • KALTIM
      • Samarinda
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Sangatta
      • Kutai Kertanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
      • Bontang
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • INFOGRAFIS
  • RUBRIK
    • HUKUM
    • KRIMINAL
    • POLITIK
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Otomotif
    • HIBURAN
    • Sosial Budaya
    • PILKADA
    • TEKNOLOGI
  • ADV
    • Pemprov Kaltara
    • Pemprov Kaltim
    • Parlemen
  • Opini
No Result
View All Result
HealthNews
No Result
View All Result
Home Bulungan

Panen Perdana AMA di Liagu, Petambak Masih Evaluasi Hasil Budidaya

by Redaksi 2
13 Oktober 2026
in Bulungan
A A
Panen Perdana AMA di Liagu, Petambak Masih Evaluasi Hasil Budidaya

Tambak uji coba metode Associated Mangrove Aquaculture (AMA) di Desa Liagu, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara.

BULUNGAN, Headlinews.id – Uji coba Associated Mangrove Aquaculture (AMA) di Desa Liagu, Kabupaten Bulungan, mulai memasuki tahap panen perdana. Penerapan metode ini membawa perubahan dalam pengelolaan tambak, mulai dari pemantauan kualitas air hingga penggunaan bahan alami. Meski demikian, hasil budidaya masih perlu dievaluasi karena panen baru berlangsung pada siklus pertama.

Suwarno, petambak yang terlibat dalam uji coba tersebut, mengatakan penerapan AMA mulai menunjukkan perubahan pada kondisi tambak. Ia menyebut kualitas air, suhu, pH, dan salinitas menjadi sejumlah aspek yang diamati selama proses budidaya.

“Dari pola yang sudah dijalankan, kami mulai terbantu. Dari kualitas air, suhu, pH sampai salinitas, ada perubahan. Cuma kami juga belum tahu ke depannya seperti apa karena program ini masih berjalan. Untuk saat ini, pelaksanaannya sudah sesuai SOP,” kata Suwarno.

BACA JUGA
  • Tarif Praktik Mahasiswa di RSUD Jusuf SK Diusulkan Masuk Revisi Perda
  • Kwarda Kaltara Mulai Siapkan Jamda Pertama di Bulungan
  • Sampah TPA Tanjung Selor Capai 70 Ton Sehari, Bulungan Operasikan PDU Perisi Benuanta

Panen perdana dilakukan pada malam sebelumnya. Namun, hasilnya belum dapat menggambarkan keseluruhan produksi karena pengambilan udang dilakukan secara bertahap. Suwarno menjelaskan, udang di tambak tersebut perlu dipancing keluar dengan memasukkan air baru agar dapat dijangkau saat panen.

“Ini baru malam tadi kami panen, jadi belum kelihatan hasil keseluruhannya. Nanti kami akan melakukan panen berulang-ulang, mungkin tiga sampai lima kali, pagi dan malam. Udangnya harus dipancing dengan memasukkan air baru supaya keluar. Kalau tidak, udang masih bertahan di dalam tambak,” ujarnya.

Perubahan perlakuan budidaya juga terlihat dari penggunaan mikroorganisme lokal (MOL) dan fermentasi dedak alami. Suwarno mengatakan sebelumnya ia belum mengenal penggunaan bahan tersebut dalam pengelolaan tambak.

Baca Juga  Lahan Karhutla Mengandung Batu Bara, Polisi Pasang Police Line di Pantai Amal

“Dulu kami belum mengenal MOL atau mikroorganisme lokal. Sekarang kami menggunakan itu, termasuk fermentasi dedak alami. Kami tidak menggunakan bahan kimia. Tetapi hasilnya tidak bisa langsung terlihat. Tetap perlu proses dan evaluasi,” katanya.

Tambak milik Suwarno memiliki luas sekitar lima hektare dan dibagi menjadi dua bagian, yakni area budidaya serta area penyaringan air sebelum dialirkan ke tambak.

Dalam pelaksanaan uji coba, pembangunan tanggul, parit, dan pekerjaan lapangan ditanggung pihak program. Sementara pengeluaran untuk kebutuhan pribadi sehari-hari tetap menjadi tanggung jawab petambak.

Dari sisi waktu pemeliharaan, Suwarno menyebut pola budidaya sebelumnya memungkinkan panen sekitar dua setengah bulan. Sementara itu, tim pendamping menggunakan acuan tiga bulan. Penentuan waktu panen tetap mempertimbangkan ukuran dan kondisi udang serta arahan tim pendamping.

Ia mengakui hasil panen perdana belum dapat menjadi tolok ukur keberhasilan metode tersebut. Pengamatan perlu dilanjutkan hingga beberapa kali panen untuk melihat perkembangan hasil budidaya.

“Memang tidak bisa langsung instan. Kami perlu waktu untuk melihat hasilnya dan melakukan evaluasi. Apa yang sudah dikerjakan tim NASCLIM dan pihak lainnya mulai menunjukkan perubahan, tetapi perkembangannya tetap perlu dilihat lebih lanjut,” ujar Suwarno.

Uji coba tersebut merupakan bagian dari program NASCLIM, yang mengembangkan solusi berbasis alam untuk mendukung penghidupan masyarakat di lanskap mangrove Kalimantan Utara.

Perwakilan Project NASCLIM, Arman, menjelaskan AMA dirancang untuk menghubungkan kebutuhan ekonomi masyarakat dengan upaya menjaga ekosistem mangrove.

“AMA itu Associated Mangrove Aquaculture, atau budidaya tambak yang berasosiasi dengan ekosistem mangrove. Program NASCLIM kami kembangkan sebagai solusi berbasis alam untuk penghidupan masyarakat di lanskap mangrove yang ada di Kalimantan Utara,” ujar Arman.

Baca Juga  Wakil Ketua DPRD Bulungan Tinjau Pembangunan Masjid AR-Ridho, Wujud Aspirasi Warga

Menurut Arman, program tersebut dijalankan di empat desa di Kabupaten Bulungan, yakni Liagu, Sekatak Buji, Sekatak Bengara, dan Salimbatu. Setiap desa memiliki setidaknya satu model tambak AMA dan satu kegiatan rehabilitasi mangrove secara ekologis.

Namun, Desa Liagu menjadi lokasi pertama yang memasuki fase panen pada siklus awal melalui kelompok Liagu Lestari Barokah.

“Di tiap desa ada setidaknya satu model tambak AMA dan satu kegiatan rehabilitasi mangrove secara ekologis. Saat ini baru satu yang mulai masuk fase panen pada siklus pertama, yaitu di Desa Liagu bersama kelompok Liagu Lestari Barokah,” katanya.

Arman mengatakan pengembangan model percontohan juga melibatkan Universitas Borneo Tarakan. Keterbatasan pendampingan membuat program belum dapat menjangkau seluruh tambak.

Pengalaman dari lokasi percontohan diharapkan dapat menjadi bahan pembelajaran dan mendorong petambak lain menerapkan pola serupa secara mandiri.

Kepala Desa Liagu, Samsir turut menyampaikan dukungannya. Ia berharap penerapan AMA memberikan hasil yang baik sehingga petambak lain di wilayahnya tertarik mempelajari metode tersebut.

“Kalau kami dari pemerintah desa sangat mendukung program ini. Ini pertama kali ada di Kaltara, khususnya di Desa Liagu, dan sekarang masih dalam tahap uji coba. Mudah-mudahan ke depan ada hasilnya, sehingga teman-teman petambak di Desa Liagu bisa ikut dengan program ini,” katanya. (saf)

 

Tags: AMAAssociated Mangrove Aquaculturebudidaya udangDesa LiaguKabupaten Bulunganmangrove Kalimantan UtaraNASCLIMpetambak Liagurehabilitasi mangrovetambak ramah lingkungantambak tradisionalUniversitas Borneo Tarakan
Advertisement Banner

Baca Juga

APBD 2027 Bulungan Diproyeksi Rp1,8 Triliun, Tiga Raperda Turut Dibahas
Bulungan

APBD 2027 Bulungan Diproyeksi Rp1,8 Triliun, Tiga Raperda Turut Dibahas

13 Oktober 2026
Pecatur Lintas Daerah Ramaikan Turnamen Piala Bupati Bulungan
Bulungan

Pecatur Lintas Daerah Ramaikan Turnamen Piala Bupati Bulungan

13 Oktober 2026
Ketua PURT DPD RI Hasan Basri Berdiskusi dengan KPU dan Bawaslu Kaltara, Bahas Arah Revisi UU Pemilu
Bulungan

Ketua PURT DPD RI Hasan Basri Berdiskusi dengan KPU dan Bawaslu Kaltara, Bahas Arah Revisi UU Pemilu

13 Oktober 2026
70 Paket Sabu Ditemukan di Kantong Celana, Polisi Telusuri Pemasok dari Tarakan
Bulungan

70 Paket Sabu Ditemukan di Kantong Celana, Polisi Telusuri Pemasok dari Tarakan

12 Oktober 2026
Syarwani Tegur ASN yang Tinggalkan Barisan, Pemotongan Tunjangan Mengintai
Bulungan

Syarwani Tegur ASN yang Tinggalkan Barisan, Pemotongan Tunjangan Mengintai

12 Oktober 2026
Puslitbang Polri Evaluasi Strategi Keselamatan Lalu Lintas di Bulungan
Bulungan

Puslitbang Polri Evaluasi Strategi Keselamatan Lalu Lintas di Bulungan

12 Oktober 2026
Next Post
APBD 2027 Bulungan Diproyeksi Rp1,8 Triliun, Tiga Raperda Turut Dibahas

APBD 2027 Bulungan Diproyeksi Rp1,8 Triliun, Tiga Raperda Turut Dibahas

Rahmawati Salurkan Bantuan Perlengkapan Sekolah untuk Anak Yatim dan Dhuafa

Rahmawati Salurkan Bantuan Perlengkapan Sekolah untuk Anak Yatim dan Dhuafa

Kerja Nyata Bareng TNI Lewat TMMD, Pemkot Tarakan Garap Jalan hingga Tangani Banjir

Kerja Nyata Bareng TNI Lewat TMMD, Pemkot Tarakan Garap Jalan hingga Tangani Banjir

Berita Populer

  • Kredit Rp759 Miliar Seret Group Head BRI Agro dan Dirut PT SSP Jadi Tersangka

    Kredit Rp759 Miliar Seret Group Head BRI Agro dan Dirut PT SSP Jadi Tersangka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anak Ingin Pindah Sekolah ke Tarakan, Damkar Sektor Barat Turun Tangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lima Peserta Berebut Kursi Sekda Nunukan, Asesmen Digelar di LAN Makassar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kongkalikong BRI Agro dan PT SSP, Dugaan “Cash Back” Mengalir di Kredit Rp759 Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kapolri Lantik Brigjen Pol. Andi Syahriful Taufik sebagai Kapolda Kalimantan Utara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Headlinews.id

Kami merupakan portal berita online yang berdiri pada tahun 2024, berkomitmen untuk menghadirkan berita dan informasi terkini yang akurat, kredibel, dan berimbang.

Tentang Kami

  • Kontak
  • Redaksi
  • Tentang kami
  • Pedoman Media Siber

Menu

  • Balikpapan
  • Berau
  • BERITA
  • Bontang
  • Bulungan
  • DPRD bulungan
  • Ekonomi
  • HIBURAN
  • HUKUM
  • INTERNASIONAL
  • KALTARA
  • KALTIM
  • Kesehatan
  • KRIMINAL
  • Kutai Barat
  • Kutai Kertanegara
  • Malinau
  • NASIONAL
  • Nunukan
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemprov Kaltara
  • Pemprov Kaltim
  • Penajam Paser Utara
  • Pendidikan
  • PILKADA
  • POLITIK
  • Samarinda
  • Sosial Budaya
  • Tana Tidung
  • Tarakan
  • TEKNOLOGI

© 2023 PT. Borneo Media Grup.

No Result
View All Result
  • Home
  • BERITA
  • DAERAH
    • KALTARA
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • KALTIM
      • Samarinda
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Sangatta
      • Kutai Kertanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
      • Bontang
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • INFOGRAFIS
  • RUBRIK
    • HUKUM
    • KRIMINAL
    • POLITIK
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Otomotif
    • HIBURAN
    • Sosial Budaya
    • PILKADA
    • TEKNOLOGI
  • ADV
    • Pemprov Kaltara
    • Pemprov Kaltim
    • Parlemen
  • Opini

© 2023 PT. Borneo Media Grup.