TANJUNG SELOR, Headlinews.id – Capaian kinerja Pemerintah Kabupaten Bulungan dalam evaluasi nasional Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) tahun 2024 belum mampu menembus kategori tinggi dan masih tertahan di level “sedang”.
Penilaian tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 100.2.7-739 Tahun 2026 tentang evaluasi penyelenggaraan pemerintahan daerah secara nasional tahun 2025. Kabupaten Bulungan mencatat skor 2,7581 dan belum keluar dari kategori menengah dalam penilaian tersebut.
Bupati Bulungan, Syarwani menilai capaian ini menjadi peringatan bagi pemerintah daerah untuk segera memperbaiki tata kelola pemerintahan. Ia menyebut hasil evaluasi mencerminkan kinerja perangkat daerah dalam menjalankan program dan pelayanan.
“Hasil ini menunjukkan masih ada yang perlu diperbaiki. Ini menjadi bahan evaluasi agar ke depan kinerja lebih terarah dan meningkat,” ujarnya, Selasa (28/4/2026).
Menurutnya, penilaian LPPD menggambarkan pelaksanaan program dari tahap perencanaan hingga pelaporan. Setiap perangkat daerah diminta memperkuat kualitas kerja di semua tahapan tersebut agar hasilnya lebih terukur.
“Yang dilihat itu bagaimana program berjalan dan dampaknya di masyarakat. Jadi seluruh proses harus diperkuat,” jelasnya.
Pemkab Bulungan menyiapkan langkah pembenahan pada aspek perencanaan, pelaksanaan, hingga pelaporan program. Penataan ini diarahkan agar setiap kegiatan memiliki target yang jelas serta indikator kinerja yang dapat dievaluasi.
“Kami akan benahi proses dari awal sampai akhir supaya lebih sistematis dan mudah diukur,” ungkapnya.
Penguatan koordinasi antarorganisasi perangkat daerah (OPD) juga menjadi fokus. Sinkronisasi program dinilai penting untuk mendorong pencapaian target pembangunan secara menyeluruh.
“Koordinasi harus lebih kuat, sehingga program tidak berjalan sendiri-sendiri dan hasilnya bisa lebih maksimal,” tegasnya.
Pemerintah daerah juga mendorong peningkatan akuntabilitas dan inovasi dalam pelayanan publik. Upaya ini dinilai penting untuk meningkatkan kualitas layanan sekaligus mendukung penilaian kinerja ke depan.
“Pelayanan harus lebih cepat, transparan, dan responsif. Inovasi perlu terus didorong agar hasilnya lebih baik,” katanya.
Melalui langkah tersebut, Pemkab Bulungan menargetkan peningkatan capaian pada evaluasi berikutnya. Perbaikan yang dilakukan diharapkan mampu mendorong perubahan kategori kinerja.
“Ini menjadi dorongan bagi kami untuk bekerja lebih maksimal dan meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan,” pungkasnya. (rn)










