TARAKAN, Headlinews.id – Seorang pria pengendara sepeda motor tewas seketika dalam kecelakaan tragis di Jalan Aki Balak, Kelurahan Karang Anyar, Tarakan Barat, Kamis (2/4) sore sekitar pukul 15.15 WITA. Korban berinisial S diduga tertabrak kendaraan dump truck saat perjalanan menuju arah pusat kota.
Warga sekitar menuturkan jalan sempat sepi dan basah akibat hujan gerimis sebelum kecelakaan terjadi. Salah seorang saksi, Evi Febryanti mengaku mendengar benturan keras dari arah jalan namun tidak langsung melihat peristiwa itu.
“Saya cuma dengar suara benturan keras. Saat itu jalan masih sepi dan kendaraan lain masih lewat, jadi saya belum lihat jelas apa yang terjadi,” kata Evi.
Menurut Evi, korban yang mengendarai motor tampak bersenggolan dengan truk sebelum terjatuh dan terpental ke bawah kendaraan. Ia menduga korban terlindas ban truk, meski belum bisa memastikan apakah truk melaju kencang.
“Terlihat korban jatuh ke kolong truk. Saya tidak tahu pasti kecepatan kendaraan, tapi kondisinya memang parah,” ujarnya.
Kasat Lantas Polres Tarakan, IPTU Ardi Wisnu Pradana menambahkan sebagian besar saksi hanya mendengar suara benturan dan tidak melihat kejadian secara langsung. Jalan yang basah dan gerimis membuat visibilitas berkurang saat kecelakaan berlangsung.
“Mayoritas saksi hanya mendengar suara keras, baru ramai setelah warga menemukan korban tergeletak di jalan,” jelas Ardi.
Tim kepolisian langsung melakukan olah TKP untuk menelusuri kronologi kecelakaan, termasuk memeriksa titik benturan, kondisi kendaraan, dan jejak di aspal. Bukti dari kendaraan roda dua dan roda enam diamankan sebagai bagian dari penyelidikan.
“Kami sedang meneliti bekas benturan di motor dan truk, juga kondisi jalan untuk mengetahui bagaimana kecelakaan terjadi,” ujar Ardi.
Barang bukti yang diamankan meliputi sepeda motor korban dan dump truck yang terlibat. Pengemudi truk juga sudah dibawa ke Mako Satlantas Polres Tarakan untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
Korban menderita luka parah di bagian kepala, meski masih mengenakan helm. Kondisi helm dan bekas benturan di lokasi menguatkan dugaan korban terlindas kendaraan.
“Helm korban masih utuh, tapi luka di kepala cukup serius. Ini menunjukkan benturan sangat keras,” ungkap Ardi.
Jenazah korban telah dievakuasi ke RSUD Tarakan untuk visum dan pemeriksaan lebih lanjut. Pihak keluarga juga sudah hadir di rumah sakit, termasuk sepupu dan kakak kandung korban.
“Penyelidikan masih berlangsung untuk memastikan kronologi pasti kecelakaan, termasuk membandingkan keterangan saksi dengan olah TKP dan pemeriksaan pengemudi truk,” tegas Ardi. (saf)










