TANJUNG SELOR, Headlinews.id– Meski ada arahan penyusunan kebutuhan aparatur sipil negara (ASN) dari pemerintah pusat, Pemkab Bulungan memilih tidak membuka rekrutmen calon pegawai negeri sipil (CPNS) pada 2026.
Kebijakan tersebut diambil sebagai bagian dari penyesuaian strategi pengelolaan sumber daya manusia di daerah, dengan menitikberatkan pada optimalisasi pegawai yang telah ada.
Bupati Bulungan, Syarwani menyebut arahan dari Kementerian PAN-RB tetap menjadi acuan dalam penyusunan kebutuhan ASN, baik untuk CPNS maupun pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK). Namun, implementasinya disesuaikan dengan kondisi daerah.
“Ada instruksi untuk menyusun kebutuhan ASN secara nasional. Tapi untuk Bulungan, kebijakan yang diambil saat ini adalah memaksimalkan ASN yang sudah ada,” ujarnya, Kamis (2/4/2026).
Saat ini, jumlah ASN di lingkungan Pemkab Bulungan mencapai sekitar 5.000 orang. Pemerintah daerah menilai jumlah tersebut masih cukup untuk menunjang pelaksanaan tugas pemerintahan dan pelayanan publik, selama didukung pengelolaan yang tepat.
Menurut Syarwani, efisiensi menjadi salah satu pertimbangan dalam pengambilan kebijakan tersebut, termasuk pengendalian belanja pegawai.
“Yang dilihat sekarang bukan lagi jumlah, tapi bagaimana ASN yang ada bisa bekerja lebih efektif dan tepat sasaran,” katanya.
Ia mengakui, tantangan tetap muncul seiring adanya ASN yang memasuki masa purna tugas. Dalam kurun 2026 hingga 2027, tercatat sebanyak 149 ASN akan pensiun.
Kondisi ini telah diantisipasi melalui pemetaan kebutuhan pegawai di masing-masing perangkat daerah. Pemerintah memastikan tidak akan terjadi kekosongan layanan meski jumlah ASN berkurang.
“Kita sudah petakan yang akan pensiun, termasuk posisi dan kebutuhannya. Dari situ dilakukan penyesuaian agar pelayanan tetap berjalan,” jelas Syarwani.
Ia menegaskan, kebijakan tidak membuka rekrutmen CPNS bukan berarti menutup peluang penambahan ASN di masa mendatang, melainkan bagian dari penataan ulang prioritas.
“Fokusnya sekarang ke kualitas ASN. Bagaimana mereka bisa memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat,” ujarnya.
Dengan pendekatan tersebut, Pemkab Bulungan menargetkan kinerja aparatur tetap terjaga, meski tanpa penambahan pegawai baru dalam waktu dekat.
“Dengan jumlah yang ada, targetnya tetap sama, pelayanan tidak boleh turun. Itu yang jadi ukuran utama,” pungkas Syarwani. (rn)










