Senin, Mei 4, 2026
Headlinews.id
  • Home
  • BERITA
  • DAERAH
    • KALTARA
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • KALTIM
      • Samarinda
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Sangatta
      • Kutai Kertanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
      • Bontang
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • INFOGRAFIS
  • RUBRIK
    • HUKUM
    • KRIMINAL
    • POLITIK
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Otomotif
    • HIBURAN
    • Sosial Budaya
    • PILKADA
    • TEKNOLOGI
  • ADV
    • Pemprov Kaltara
    • Pemprov Kaltim
    • Parlemen
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • BERITA
  • DAERAH
    • KALTARA
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • KALTIM
      • Samarinda
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Sangatta
      • Kutai Kertanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
      • Bontang
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • INFOGRAFIS
  • RUBRIK
    • HUKUM
    • KRIMINAL
    • POLITIK
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Otomotif
    • HIBURAN
    • Sosial Budaya
    • PILKADA
    • TEKNOLOGI
  • ADV
    • Pemprov Kaltara
    • Pemprov Kaltim
    • Parlemen
  • Opini
No Result
View All Result
HealthNews
No Result
View All Result
Home Nunukan

Program OPLAH Rampung, Ribuan Hektare Lahan Nunukan Mulai Produktif

by Ifransyah
4 Mei 2026
in Nunukan
A A
Program OPLAH Rampung, Ribuan Hektare Lahan Nunukan Mulai Produktif

Rapat evaluasi program OPLAH bersama pemerintah daerah dan pihak terkait di Kabupaten Nunukan.

NUNUKAN, Headlinews.id – Sebanyak 3.555 hektare lahan rawa dan lahan kurang produktif di Nunukan telah dioptimalkan melalui program Optimasi Lahan (OPLAH) untuk mendukung produksi padi.

Ketua DKPP Provinsi Kalimantan Utara, Heri Rudiono menyebut program tersebut merupakan upaya peningkatan produktivitas lahan yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal.

“Program Optimasi Lahan (OPLAH) ini merupakan upaya serius pemerintah untuk meningkatkan produktivitas lahan-lahan yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal,” ujarnya.

Program yang dilaksanakan sepanjang 2025 tersebut mencakup berbagai pekerjaan fisik di lapangan, mulai dari pembangunan dan peninggian tanggul, perbaikan jaringan irigasi, hingga pembenahan pematang sawah.

Intervensi infrastruktur ini ditujukan untuk meningkatkan kesiapan lahan agar dapat diolah secara lebih intensif oleh petani.

“Pelaksanaan OPLAH juga melibatkan masyarakat setempat yang bekerja sama dengan unsur TNI. Pola kolaboratif ini memang kita lihat membantu mempercepat proses pekerjaan. Sekaligus juga membuka ruang partisipasi tenaga kerja lokal di sektor pertanian,” imbuhnya.

Hasil pelaksanaan program kemudian dibahas dalam rapat evaluasi Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Nunukan bersama pihak terkait beberapa waktu lalu.

Fokus pembahasan bergeser pada pemanfaatan lahan yang telah direvitalisasi agar benar-benar memberikan dampak terhadap peningkatan produksi.

Heri menekankan capaian fisik OPLAH harus diikuti penguatan aspek budidaya di tingkat petani agar hasil yang diharapkan dapat tercapai secara berkelanjutan.

“Yang paling penting sekarang adalah memastikan lahan yang sudah dioptimalkan ini bisa benar-benar dimanfaatkan secara maksimal oleh petani,” ujarnya.

Ia menambahkan, keberhasilan program tidak hanya ditentukan oleh pembangunan infrastruktur, tetapi juga oleh pengelolaan air, pemilihan varietas, serta pendampingan teknis yang berkelanjutan.

“Kalau aspek budidaya tidak berjalan dengan baik, hasilnya tidak akan optimal meskipun infrastrukturnya sudah tersedia,” katanya.

Menurutnya, program ini juga menunjukkan bahwa lahan rawa dan lahan marginal memiliki potensi besar jika dikelola dengan pendekatan yang tepat.

“Ini membuktikan bahwa lahan yang sebelumnya kurang produktif bisa menjadi sumber produksi baru,” ujarnya.

Ia menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menjaga keberlanjutan program, mengingat keterlibatan berbagai pihak dalam pelaksanaannya di lapangan.

“Kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI, penyuluh, dan masyarakat harus terus dijaga agar program ini tidak berhenti di tahap pembangunan saja,” ucapnya.

Tahap evaluasi disebut menjadi bagian penting untuk mengidentifikasi kendala sekaligus memperbaiki pelaksanaan ke depan agar lebih efektif dan tepat sasaran.

“Evaluasi ini menjadi dasar untuk perbaikan, supaya setiap lahan yang sudah dioptimalkan benar-benar menghasilkan,” katanya.

Sebagai tindak lanjut, pemerintah daerah juga mengusulkan program cetak sawah rakyat pada 2026 dengan target 19 titik lokasi dan luasan sekitar 3.258 hektare. Program ini disiapkan sebagai lanjutan dari upaya intensifikasi yang telah berjalan.

“Kalau OPLAH berjalan dan cetak sawah baru terealisasi, peningkatan produksi padi di Nunukan sangat mungkin terjadi. Ini bagian dari strategi memperkuat ketahanan pangan daerah,” pungkasnya. (*/saf)

 

Tags: cetak sawah NunukanDKPP KaltaraHeri Rudionoketahanan pangan Kaltaralahan rawa NunukanOPLAH Nunukanoptimasi lahan Nunukanpertanian Kalimantan Utarapertanian nunukanproduksi padi Nunukan
Advertisement Banner

Baca Juga

Regulasi Dinilai Belum Efektif, DPRD Usulkan Perda Terpisah
Nunukan

Regulasi Dinilai Belum Efektif, DPRD Usulkan Perda Terpisah

4 Mei 2026
Hardiknas 2026 di Nunukan Angkat Isu Mutu Pendidikan Wilayah Perbatasan
Nunukan

Hardiknas 2026 di Nunukan Angkat Isu Mutu Pendidikan Wilayah Perbatasan

3 Mei 2026
Mutasi ASN Dinilai Wajar, DPRD Nunukan Tekankan Proses Sesuai Aturan
Nunukan

Mutasi ASN Dinilai Wajar, DPRD Nunukan Tekankan Proses Sesuai Aturan

3 Mei 2026
Mutasi ASN Dinilai Wajar, DPRD Nunukan Tekankan Proses Sesuai Aturan
Nunukan

Mutasi ASN Dinilai Wajar, DPRD Nunukan Tekankan Proses Sesuai Aturan

30 April 2026
DPRD Nunukan Ingatkan Petani Soal Konsistensi Produksi Padi
Nunukan

DPRD Nunukan Ingatkan Petani Soal Konsistensi Produksi Padi

29 April 2026
Lanal Nunukan Gagalkan Penyelundupan 1.832 Item Kosmetik Ilegal dari Tawau Malaysia
Nunukan

Lanal Nunukan Gagalkan Penyelundupan 1.832 Item Kosmetik Ilegal dari Tawau Malaysia

27 April 2026

Berita Populer

  • Bawa “HMI TEKAD”, Abdul Salam Maju Calon Ketum HMI Cabang Tarakan

    Bawa “HMI TEKAD”, Abdul Salam Maju Calon Ketum HMI Cabang Tarakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sekolah Rakyat Tarakan Belum Capai Target, Siswa Baru 69 Orang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Peringati Hari Kartini, Grup PT Pertamina Hulu Indonesia Zona 10 Dorong Peran Strategis Perempuan yang Seimbang dalam Karier dan Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wali Kota Tarakan Lantik 61 Pejabat, Tekankan Penguatan Kinerja Birokrasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Standar Layanan Ekspor Disusun, Kaltara Bidik Pasar Asia Timur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Headlinews.id

Kami merupakan portal berita online yang berdiri pada tahun 2024, berkomitmen untuk menghadirkan berita dan informasi terkini yang akurat, kredibel, dan berimbang.

Tentang Kami

  • Kontak
  • Redaksi
  • Tentang kami
  • Pedoman Media Siber

Menu

  • Balikpapan
  • Berau
  • BERITA
  • Bontang
  • Bulungan
  • Ekonomi
  • HIBURAN
  • HUKUM
  • INTERNASIONAL
  • KALTARA
  • KALTIM
  • Kesehatan
  • KRIMINAL
  • Kutai Barat
  • Kutai Kertanegara
  • Malinau
  • NASIONAL
  • Nunukan
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemprov Kaltara
  • Pemprov Kaltim
  • Penajam Paser Utara
  • Pendidikan
  • PILKADA
  • POLITIK
  • Samarinda
  • Sosial Budaya
  • Tana Tidung
  • Tarakan
  • TEKNOLOGI

© 2023 PT. Borneo Media Grup.

No Result
View All Result
  • Home
  • BERITA
  • DAERAH
    • KALTARA
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • KALTIM
      • Samarinda
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Sangatta
      • Kutai Kertanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
      • Bontang
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • INFOGRAFIS
  • RUBRIK
    • HUKUM
    • KRIMINAL
    • POLITIK
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Otomotif
    • HIBURAN
    • Sosial Budaya
    • PILKADA
    • TEKNOLOGI
  • ADV
    • Pemprov Kaltara
    • Pemprov Kaltim
    • Parlemen
  • Opini

© 2023 PT. Borneo Media Grup.