Minggu, Februari 22, 2026
Headlinews.id
  • Home
  • BERITA
  • DAERAH
    • KALTARA
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • KALTIM
      • Samarinda
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Sangatta
      • Kutai Kertanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
      • Bontang
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • INFOGRAFIS
  • RUBRIK
    • HUKUM
    • KRIMINAL
    • POLITIK
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Otomotif
    • HIBURAN
    • Sosial Budaya
    • PILKADA
    • TEKNOLOGI
  • ADV
    • Pemprov Kaltara
    • Pemprov Kaltim
    • Parlemen
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • BERITA
  • DAERAH
    • KALTARA
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • KALTIM
      • Samarinda
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Sangatta
      • Kutai Kertanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
      • Bontang
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • INFOGRAFIS
  • RUBRIK
    • HUKUM
    • KRIMINAL
    • POLITIK
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Otomotif
    • HIBURAN
    • Sosial Budaya
    • PILKADA
    • TEKNOLOGI
  • ADV
    • Pemprov Kaltara
    • Pemprov Kaltim
    • Parlemen
  • Opini
No Result
View All Result
HealthNews
No Result
View All Result
Home KALTIM

Dampingi Korban Kekerasan Seksual di Balikpapan, Menteri PPPA Pastikan Keadilan dan Perlindungan

by Ifransyah
27 Januari 2025
in KALTIM
A A
Dampingi Korban Kekerasan Seksual di Balikpapan, Menteri PPPA Pastikan Keadilan dan Perlindungan

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi

JAKARTA, Headlinews.id – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, langsung turun tangan mendampingi keluarga korban kekerasan seksual terhadap anak usia dua tahun yang sedang menjadi perhatian masyarakat.

Kasus ini sendiri menjadi perhatian publik setelah viral di media sosial. Akun Instagram @korbanorangbiadab mengunggah pernyataan ibu korban balita perempuan berusia 2 tahun di Balikpapan Utara, Kalimantan Timur, diduga menjadi korban pelecehan seksual.

Ibu korban memposting luka berupa ruam merah di area mulut. Sementara itu, dalam video yang diunggah, korban sempat merintih kesakitan sambil memegangi alat kelaminnya. Diduga pelaku merupakan pemilik kos tempat korban tinggal.

Kasus ini menunjukkan perlunya langkah serius dalam memastikan keadilan dan perlindungan bagi korban serta keluarganya.

“Kami sudah lama merencanakan untuk menemui dan mendampingi keluarga korban secara langsung. Negara hadir untuk membantu menyelesaikan persoalan seperti ini. Fokus kami tidak hanya pada kasus hukumnya, tetapi juga pada pendampingan psikologis keluarga, khususnya ibunya, yang tentu sangat terpukul,” ujar Menteri Arifah Fauzi dalam pernyataan resminya.

Menurutnya, ibu korban saat ini mengalami tekanan psikologis yang berat dan masih sulit menerima kenyataan bahwa putrinya menjadi korban kekerasan seksual.

“Namanya seorang ibu, tentu ia ingin agar pelakunya segera ditangkap dan dihukum seberat-beratnya. Namun, kita harus memahami bahwa penegak hukum membutuhkan waktu untuk melakukan penyelidikan secara hati-hati, agar tidak terjadi kesalahan dalam proses hukum,” tambah Arifah.

Proses pendampingan, kata Menteri PPPA, bertujuan untuk memastikan ibu korban tetap mendapatkan dukungan, baik secara psikologis maupun emosional, di tengah tekanan yang ia alami.

“Kami memastikan keluarga korban tidak merasa sendiri. Pemerintah hadir mendampingi hingga kasus ini selesai,” tegasnya.

Arifah juga menyoroti pentingnya kehati-hatian dalam proses penegakan hukum agar tidak terjadi kekeliruan.

“Kami memahami keinginan ibu korban agar pelaku segera diproses, tetapi kita juga harus menyerahkan ini kepada pihak berwenang, karena mereka memiliki prosedur yang harus dipatuhi untuk memastikan bahwa penegakan hukum berjalan dengan tepat dan adil,” jelasnya.

Dari sisi korban, Menteri Arifah menjelaskan bahwa kondisi fisik anak masih perlu mendapatkan perhatian, terutama karena ia masih merasa tidak nyaman saat buang air kecil.

“Sementara itu, ibu korban dalam kondisi psikologis yang tidak baik-baik saja. Kami fokus pada pendampingan agar ia tetap kuat melalui proses panjang ini,” ujar Menteri PPPA.

Menteri Arifah Fauzi menekankan bahwa kolaborasi antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan masyarakat sangat penting dalam menyelesaikan kasus ini.

“Kami akan terus mendukung upaya penyelesaian kasus ini, baik dari sisi penegakan hukum maupun perlindungan psikologis keluarga. Negara tidak akan meninggalkan korban dan keluarganya sendirian,” tegasnya.

Kasus ini diharapkan dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran dan langkah nyata dalam melindungi anak-anak dari berbagai bentuk kekerasan, serta memastikan keadilan bagi korban. (*)

 

Advertisement Banner

Baca Juga

LPI 2025 Diluncurkan, BI Peta Arah Pertumbuhan Ekonomi Kaltim
KALTIM

LPI 2025 Diluncurkan, BI Peta Arah Pertumbuhan Ekonomi Kaltim

29 Januari 2026
Kapolri Tinjau Agenda Strategis di Kalimantan Timur
KALTIM

Kapolri Tinjau Agenda Strategis di Kalimantan Timur

29 Januari 2026
Kepala BI Kaltim Baru Dilantik, Fokus Stabilitas Harga dan Digitalisasi UMKM
KALTIM

Kepala BI Kaltim Baru Dilantik, Fokus Stabilitas Harga dan Digitalisasi UMKM

27 Januari 2026
KALTIM

Dinsos Kaltim Akui Penyaluran Bansos di Daerah Terpencil Lebih Kompleks

25 Januari 2026
KALTIM

Penataan Terminal APT Pranoto Dikebut Sambut Rute Internasional

23 Januari 2026
Kasus RS Bekokong, Polda Kaltim Periksa Dugaan Penyimpangan Sejak Perencanaan
KALTIM

Kasus RS Bekokong, Polda Kaltim Periksa Dugaan Penyimpangan Sejak Perencanaan

22 Januari 2026
Next Post
Musim Penghujan, Kasus ISPA Meningkat di Balikpapan   

Musim Penghujan, Kasus ISPA Meningkat di Balikpapan  

Jaga Kamtibmas Libur Panjang, Ditsamapta Polda Kaltara Dialog Bersama Masyarakat

Jaga Kamtibmas Libur Panjang, Ditsamapta Polda Kaltara Dialog Bersama Masyarakat

Patroli Mobile Ditlantas Polda Kaltara, Jamin Libur Panjang yang Kondusif   

Patroli Mobile Ditlantas Polda Kaltara, Jamin Libur Panjang yang Kondusif  

Berita Populer

  • Ini Jadwal Imsak dan Berbuka Puasa Ramadhan 1447 H di Tarakan

    Ini Jadwal Imsak dan Berbuka Puasa Ramadhan 1447 H di Tarakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Es Teler Sultan: Segarnya Bikin Nagih, Untungnya Bisa Jadi Ide Jualan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Laporan Dugaan Penipuan Properti Seret Selebgram Tarakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tragedi di Krayan Nunukan: Pesawat Pengangkut Bahan Bakar Jatuh, Pilot Tewas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ramadhan 1447 H, Saat Pintu Surga Dibuka dan Setan Dibelenggu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Headlinews.id

Kami merupakan portal berita online yang berdiri pada tahun 2024, berkomitmen untuk menghadirkan berita dan informasi terkini yang akurat, kredibel, dan berimbang.

Tentang Kami

  • Kontak
  • Redaksi
  • Tentang kami
  • Pedoman Media Siber

Menu

  • Balikpapan
  • Berau
  • BERITA
  • Bontang
  • Bulungan
  • Ekonomi
  • HIBURAN
  • HUKUM
  • INTERNASIONAL
  • KALTARA
  • KALTIM
  • Kesehatan
  • KRIMINAL
  • Kutai Barat
  • Kutai Kertanegara
  • Malinau
  • NASIONAL
  • Nunukan
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemprov Kaltara
  • Pemprov Kaltim
  • Penajam Paser Utara
  • Pendidikan
  • PILKADA
  • POLITIK
  • Samarinda
  • Sosial Budaya
  • Tana Tidung
  • Tarakan
  • TEKNOLOGI

© 2023 PT. Borneo Media Grup.

No Result
View All Result
  • Home
  • BERITA
  • DAERAH
    • KALTARA
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • KALTIM
      • Samarinda
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Sangatta
      • Kutai Kertanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
      • Bontang
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • INFOGRAFIS
  • RUBRIK
    • HUKUM
    • KRIMINAL
    • POLITIK
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Otomotif
    • HIBURAN
    • Sosial Budaya
    • PILKADA
    • TEKNOLOGI
  • ADV
    • Pemprov Kaltara
    • Pemprov Kaltim
    • Parlemen
  • Opini

© 2023 PT. Borneo Media Grup.