TANJUNG SELOR, Headlinews.id – Kepolisian di Kalimantan Utara mulai memperluas keterlibatan dalam persoalan lingkungan. Melalui program Green Policing, Polda Kaltara mendorong personel kepolisian ikut menjaga kawasan hijau, mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla), serta membangun kepedulian masyarakat terhadap kelestarian alam.
Program Polisi Peduli Lingkungan tersebut dilaksanakan di Hutan Kota Bundayati, Jalan Sengkawit, Tanjung Selor Hilir, Kabupaten Bulungan, Selasa (3/11/2026). Kapolda Kaltara Brigjen Pol. Andi Syahriful Taufik bersama Wakapolda dan jajaran pejabat utama turut mengikuti kegiatan tersebut.
Kapolda Kaltara Brigjen Pol. Andi Syahriful Taufik mengatakan, persoalan lingkungan juga berkaitan dengan kehidupan masyarakat sehingga kepolisian memiliki tanggung jawab untuk ikut mengambil bagian dalam upaya pelestariannya.
“Selama ini tugas polisi memang identik dengan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Tetapi ada hal lain yang juga harus kami lakukan, yakni bagaimana ikut menjaga lingkungan. Alam ini memberikan manfaat bagi semua orang, sehingga sudah sepatutnya kita juga ikut merawat dan menjaganya,” ujarnya.
Menurutnya, Green Policing tidak cukup dijalankan melalui kegiatan sesaat. Program tersebut diharapkan dapat membentuk kebiasaan personel kepolisian untuk lebih peduli terhadap kondisi lingkungan, sekaligus mengajak masyarakat melakukan hal serupa.
“Jangan sampai kegiatan seperti ini hanya dilakukan ketika ada program atau agenda tertentu. Setelah kegiatan selesai, kepedulian terhadap lingkungan juga harus tetap berjalan. Kami ingin anggota di lapangan punya kesadaran untuk menjaga kebersihan, merawat pohon, dan mengingatkan masyarakat apabila melihat ada tindakan yang berpotensi merusak lingkungan,” katanya.
Dia juga menyebut pencegahan kebakaran hutan dan lahan sebagai salah satu persoalan yang membutuhkan keterlibatan bersama. Selain itu, kebersihan kawasan pesisir dan penghijauan melalui penanaman pohon juga perlu terus dilakukan.
“Kalau berbicara soal karhutla, tentu yang kami harapkan adalah jangan menunggu sampai terjadi kebakaran baru melakukan penanganan. Sejak awal harus ada pencegahan. Begitu juga kawasan pesisir, kebersihannya harus dijaga. Hal-hal seperti ini membutuhkan kesadaran masyarakat karena polisi tidak mungkin bekerja sendiri,” ungkapnya.
Pelaksanaan Green Policing tersebut merupakan bagian dari Commander Wish Kapolri dan Program Prioritas 100 Hari Kerja yang mengusung tagline Polisi Bersama Masyarakat. Program ini turut memperluas bentuk keterlibatan kepolisian dalam kegiatan sosial dan pelestarian lingkungan.
Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WITA itu diikuti jajaran Polda Kaltara dan Polresta Bulungan. Hadir Wakapolda Kaltara Brigjen Pol. Yusuf, Irwasda Polda Kaltara Kombes Pol. Kus Subiyantoro, Kapolresta Bulungan Kombes Pol. Rofiko Yunianto, pejabat utama Polda Kaltara dan Polresta Bulungan, serta personel kepolisian.
Kapolda berharap kegiatan tersebut dapat mendorong keterlibatan masyarakat secara lebih luas. Menurutnya, kondisi lingkungan pada masa mendatang turut ditentukan oleh tindakan yang dilakukan saat ini.
“Harus ada kesadaran bersama untuk menjaga alam ini. Kami dari kepolisian akan terus ikut mengambil bagian, tetapi masyarakat juga punya peran besar. Kalau semua bergerak, lingkungan yang kita tinggali bisa tetap terjaga dan anak cucu kita nanti masih bisa merasakan manfaatnya,” tutupnya. (rn)







