TANJUNG SELOR, Headlinews.id – Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 880/Banuanta menggandeng Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bulungan dalam pelatihan penanggulangan kebakaran guna meningkatkan kemampuan respons cepat personel saat terjadi insiden kebakaran.
Kegiatan yang dilaksanakan di Marshaling Area Yonif TP 880/Banuanta itu diikuti personel satuan bersama petugas Damkar Kabupaten Bulungan dengan materi penanganan awal kebakaran hingga simulasi pemadaman api secara langsung.
Wakil Komandan Yonif TP 880/Banuanta, Kapten Inf Sofyan Hadi mengatakan pelatihan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan personel dalam menghadapi situasi darurat, khususnya kebakaran di lingkungan markas maupun di lapangan.
“Melalui latihan ini, personel dibekali pemahaman dan keterampilan dasar dalam penanggulangan kebakaran sehingga mampu bertindak cepat untuk meminimalisir risiko dan dampak yang ditimbulkan,” ujarnya.
Selain penggunaan alat pemadam api ringan (APAR), personel juga diberikan pemahaman terkait prosedur keselamatan dan langkah penanganan awal sebelum api membesar.
Menurut Sofyan, sinergi antara TNI dan Damkar penting untuk memperkuat koordinasi dalam menghadapi kondisi darurat di wilayah Kabupaten Bulungan.
“Kerja sama seperti ini sangat diperlukan agar koordinasi di lapangan semakin baik, terutama saat menghadapi situasi kebencanaan maupun keadaan darurat lainnya,” katanya.
Ia menambahkan, kedisiplinan dan kewaspadaan menjadi faktor utama dalam mencegah terjadinya kebakaran yang dapat menimbulkan kerugian lebih besar.
“Setiap personel harus memahami prosedur penanganan awal kebakaran, karena respons cepat sangat menentukan dalam mencegah api meluas dan menimbulkan kerugian lebih besar,” pungkasnya. (rs)







