TANJUNG SELOR, Headlinews.id – Persaingan atlet-atlet muda terbaik Indonesia pada Kejurnas Panjat Tebing FPTI Kelompok Umur XX Tahun 2026 berhasil ditembus atlet Kalimantan Utara. Rosita Yulia Putri memastikan langkah ke babak final nomor Speed World Record Putri setelah melewati rangkaian pertandingan di Jakarta International Climbing Park.
Atlet asal FPTI Nunukan itu mencatat hasil terbaik di antara tiga wakil Kalimantan Utara yang turun pada kejuaraan nasional tersebut. Rosita tampil di kategori U-19 dan mengikuti tiga nomor sekaligus, yakni Lead, Boulder, dan Speed World Record.
Dari seluruh nomor yang diikutinya, Rosita berhasil menjaga peluang Kalimantan Utara melalui nomor Speed World Record Putri. Hasil tersebut menempatkannya di jajaran finalis yang akan bersaing memperebutkan posisi terbaik pada nomor tersebut.
Ketua FPTI Kalimantan Utara, Syarwani, mengatakan capaian Rosita memberi gambaran perkembangan atlet panjat tebing Kalimantan Utara yang mulai mampu bersaing di tingkat nasional.
“Rosita mampu menembus babak final di tengah persaingan yang diikuti atlet-atlet terbaik dari berbagai daerah. Tentu ini capaian yang membanggakan bagi Kalimantan Utara,” ujarnya, Senin (22/6/2026).
Selain Rosita, FPTI Kalimantan Utara juga menurunkan Febrianus Ladin dari FPTI Bulungan pada kategori U-19 nomor Lead dan Boulder. Sementara Gally dari FPTI Malinau tampil di kategori U-17 nomor Lead dan Boulder.
Kedua atlet tersebut belum berhasil melangkah ke babak berikutnya. Meski demikian, pengalaman bertanding di level nasional dinilai penting untuk menambah jam terbang dan meningkatkan kemampuan mereka menghadapi kompetisi yang lebih besar pada masa mendatang.
Syarwani menuturkan hasil yang diraih Rosita tidak terlepas dari proses latihan dan pembinaan yang dijalani atlet di daerah selama ini.
Menurutnya, kesempatan tampil pada kejuaraan nasional menjadi sarana penting untuk menguji kemampuan sekaligus membangun mental bertanding atlet muda.
“Setiap kejuaraan memberikan pengalaman yang berbeda. Atlet belajar menghadapi tekanan pertandingan, mengukur kemampuan, dan memahami tingkat persaingan yang sesungguhnya,” katanya.
Ia berharap Rosita dapat mempertahankan performa terbaiknya saat tampil di babak final. Dukungan masyarakat Kalimantan Utara juga diharapkan menjadi tambahan motivasi bagi atlet yang sedang membawa nama daerah di tingkat nasional.
“Masih ada satu wakil Kalimantan Utara yang bertanding di final. Mudah-mudahan Rosita bisa tampil maksimal dan memberikan hasil terbaik untuk daerah,” ujarnya.
FPTI Kalimantan Utara menilai capaian tersebut dapat memacu semangat atlet-atlet muda lainnya di kabupaten dan kota untuk terus berlatih dan mengikuti berbagai ajang kompetisi.
Pembinaan atlet usia muda pun terus dilakukan guna memperluas peluang lahirnya atlet yang mampu bersaing di tingkat nasional.
“Pembinaan tidak berhenti pada satu kejuaraan. Kami terus menyiapkan atlet-atlet muda agar memiliki kesempatan yang lebih besar untuk berprestasi pada event-event berikutnya,” pungkas Syarwani. (rn)










