TANA TIDUNG, Headlinews.id – Ratusan hektare kebun plasma mulai dikembangkan di Kecamatan Tana Lia sebagai bagian dari upaya memperkuat ekonomi desa melalui kemitraan perkebunan kelapa sawit yang melibatkan masyarakat setempat.
Program ini ditandai dengan penanaman perdana di Desa Sambungan, Rabu (15/4/2026) dalam kerja sama antara PT Mulia Agro Utama (MAU) dengan masyarakat melalui Koperasi Intimung Taka Bais.
Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Tana Tidung Ibrahim Ali, Wakil Bupati Sabri, Ketua DPRD Jamhari, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah terkait.
Pengembangan tahap awal mencakup lahan seluas 560 hektare. Secara keseluruhan, program ini ditargetkan mencapai 1.502 hektare yang tersebar di empat desa, yakni Desa Sambungan, Tanah Merah Barat, Tanah Merah Induk, dan Sambungan Selatan.
Bupati Tana Tidung Ibrahim Ali mengatakan, pengembangan kebun plasma menjadi langkah penting untuk memastikan masyarakat ikut terlibat langsung dalam kegiatan ekonomi berbasis perkebunan.
“Yang kita dorong ini supaya masyarakat tidak hanya bekerja, tapi juga punya bagian dari kebun itu sendiri,” ujarnya.
Menurutnya, skema kemitraan plasma memberi peluang bagi masyarakat untuk mendapatkan sumber penghasilan yang lebih stabil dalam jangka panjang.
“Kalau dikelola dengan baik, ini bisa jadi sumber pendapatan tetap bagi masyarakat, bukan hanya jangka pendek,” katanya.
Ia menilai, pengembangan plasma juga berpotensi membuka lapangan kerja baru sekaligus menggerakkan ekonomi di tingkat desa.
“Pasti ada dampaknya, mulai dari tenaga kerja, aktivitas ekonomi, sampai perputaran uang di desa,” ucapnya.
Namun demikian, ia mengingatkan agar pelaksanaan program tetap diawasi bersama agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
“Ini harus kita kawal sama-sama, supaya tujuan awalnya tidak melenceng dan masyarakat benar-benar mendapat manfaat,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, perusahaan, dan koperasi dalam menjalankan program tersebut.
“Kalau semua berjalan sesuai peran masing-masing, program seperti ini bisa berhasil dan memberi dampak luas,” pungkasnya. (*)










