NUNUKAN, Headlinews.id – Persoalan akses jalan dan layanan air bersih mendominasi agenda reses anggota DPRD Nunukan, Said Hasan, di Desa Atap, Lubakan, dan Tagul, Kecamatan Sembakung.
Kegiatan reses tersebut menjadi ruang dialog antara wakil rakyat dengan masyarakat desa untuk memetakan kebutuhan paling mendesak yang berdampak langsung terhadap aktivitas sehari-hari dan perekonomian warga.
Berbagai aspirasi mengemuka, terutama terkait infrastruktur dasar yang dinilai belum memadai.
Said Hasan mengungkapkan, di Desa Atap warga menyampaikan keluhan mengenai kondisi jalan penghubung antardesa yang rusak berat dan sulit dilalui, khususnya saat musim hujan.
“Jalan ini menjadi akses utama masyarakat. Kalau rusak dan tidak bisa dilewati, otomatis aktivitas ekonomi warga ikut terhambat,” ujarnya.
Sementara di Desa Lubakan, persoalan ketersediaan air bersih yang belum merata menjadi perhatian serius. Menurutnya, kebutuhan air bersih merupakan hal mendasar yang harus segera mendapat solusi.
“Air bersih sudah menjadi kebutuhan pokok. Ini harus menjadi prioritas dalam perencanaan pembangunan,” tegasnya.
Sedangkan di Desa Tagul, warga mengusulkan pembukaan lahan dan pembangunan Jalan Usaha Tani untuk menunjang distribusi hasil pertanian dan perkebunan.
“Kalau akses usaha tani diperbaiki, hasil kebun masyarakat akan lebih mudah dipasarkan. Dampaknya tentu pada peningkatan pendapatan warga,” jelas Said.
Ia menegaskan, seluruh aspirasi yang diterima saat reses akan dibawa ke pembahasan di DPRD untuk diperjuangkan dalam proses penganggaran.
“Aspirasi masyarakat tidak boleh berhenti di forum reses saja. Kami akan mengawal dan memasukkannya dalam pembahasan bersama pemerintah daerah,” katanya.
Selain infrastruktur jalan dan air bersih, Said juga menyebut adanya usulan bantuan rumah ibadah serta dorongan penciptaan lapangan kerja bagi generasi muda.
“Masukan dari masyarakat ini menjadi dasar bagi kami untuk menentukan skala prioritas. Pembangunan harus menyentuh kebutuhan riil warga,” tambahnya.
Said pun mengajak masyarakat untuk terus aktif menyampaikan aspirasi. “Partisipasi warga sangat penting. Semakin banyak masukan yang kami terima, semakin kuat pijakan kami dalam memperjuangkan program pembangunan untuk Kecamatan Sembakung,” tutupnya. (*)










