TARAKAN, Headlinews.id – Kalimantan Utara mendapat tambahan anggaran lebih dari Rp10 miliar dari pemerintah pusat pada tahun ini. Gubernur Kaltara Zainal Arifin Paliwang mengatakan dana tersebut akan membantu membiayai pembangunan yang belum dikerjakan.
Zainal menyebut tambahan anggaran tersebut merupakan dukungan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto kepada pemerintah daerah. Ia menyampaikan apresiasi atas tambahan anggaran yang diterima Kaltara pada akhir tahun ini.
“Alhamdulillah kita tahun ini dapat bantuan dari Bapak Presiden Republik Indonesia, Bapak H. Prabowo Subianto. Terima kasih Bapak Presiden sudah membantu provinsi dan kota untuk tambahan anggaran di akhir tahun ini,” kata Zainal usai menghadiri pelepasan kontingen Pramuka Kaltara di Tarakan, Selasa (11/8/2026).
Menurut Zainal, Kaltara mendapat tambahan lebih kurang Rp10 miliar. Anggaran tersebut dinilai dapat membantu pemerintah daerah menyelesaikan pembangunan yang sebelumnya belum dikerjakan.
“Kalimantan Utara mendapat lebih kurang Rp10 miliar lebih. Ya, Rp10 miliar lebih. Insyaallah ini sangat membantu untuk pelaksanaan pembangunan yang belum kita kerjakan,” ujarnya.
Namun, pemerintah daerah belum menentukan secara rinci program yang akan dibiayai menggunakan tambahan anggaran tersebut. Zainal mengatakan penggunaannya masih akan disesuaikan dengan kebutuhan yang dianggap paling prioritas.
“Nanti kita lihat, ya. Dengan dana yang dikucurkan oleh Bapak Presiden ini sebanyak Rp10 miliar lebih, kita akan melihat yang mana menjadi selektif prioritas untuk kita kerjakan,” katanya.
Zainal memastikan tambahan anggaran tersebut akan digunakan pada tahun ini. Pemprov Kaltara tidak akan menunggu hingga tahun berikutnya untuk melaksanakan program yang dibiayai dari anggaran tersebut.
“Enggak, insyaallah tahun ini kita laksanakan,” tegasnya.
Ketika ditanya apakah tambahan anggaran lebih dari Rp10 miliar tersebut akan diarahkan untuk pembangunan infrastruktur, Zainal belum memberikan rincian mengenai program yang akan dipilih.
“Insyaallah,” jawabnya.
Zainal memastikan tambahan anggaran tersebut tidak berkaitan dengan kebutuhan pembayaran gaji maupun Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) yang tetap berjalan aman.
“Aman, aman saja ya. TPP aman,” ujarnya.
Zainal juga berharap dukungan pemerintah pusat melalui TKD dapat kembali diberikan pada tahun depan. Ia mengatakan pemerintah daerah masih membutuhkan dukungan tersebut untuk menjaga keberlanjutan pembiayaan pembangunan.
“Insyaallah tahun depan Bapak Mendagri membantu para Gubernur, Wali Kota, dan Bupati bisa mengupayakan TKD bisa cair lagi,” pungkasnya. (saf)








