NUNUKAN, Headlinews.id – Tim Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) dipastikan telah berada di Long Bawan, Kecamatan Krayan, Kabupaten Nunukan, untuk melakukan investigasi kecelakaan pesawat pengangkut bahan bakar minyak (BBM) yang jatuh pada Kamis (19/2/2026).
Kapolsek Krayan, Ipda Muhammad Jawahir Oemar Hakim, SH mengatakan, tim KNKT sudah tiba dan akan segera memulai kegiatan pemeriksaan di lapangan.
“Info tim KNKT sudah berada di Long Bawan, Krayan. Rencana kegiatan akan dimulai besok,” ujar Kapolsek, dihubungi via telepon selulernya, Jumat (20/2/2026).
Ia menjelaskan, dalam proses investigasi tersebut, personel Polsek Krayan bersama Inafis Polres Nunukan akan melakukan pendampingan dan pengamanan selama kegiatan berlangsung.
“Untuk pendampingan dari personel Polsek dan Inafis Polres Nunukan,” jelasnya.
Kapolsek menegaskan, lokasi kejadian perkara (TKP) hingga saat ini masih dalam status quo dan telah disterilkan dengan pemasangan police line di sekitar lokasi kejadian. Tidak ada aktivitas di area tersebut sambil menunggu tim KNKT melakukan pemeriksaan.
“Untuk TKP masih dalam status quo, steril, tidak ada aktivitas di TKP menunggu tim investigasi dari KNKT,” tegasnya.
Ia juga memastikan, selama proses evakuasi berlangsung, situasi dalam keadaan aman dan terkendali.
“Selama proses evakuasi berlangsung, situasi dalam keadaan aman dan terkendali. Kami telah melakukan langkah-langkah pengamanan lokasi kejadian serta berkoordinasi dengan pihak terkait untuk penanganan lebih lanjut,” katanya.
Penyebab kecelakaan hingga kini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh pihak berwenang.
Sebelumnya, kecelakaan pesawat milik Pelita Air dengan nomor penerbangan PAS 7101 registrasi PK-PPA terjadi pada Kamis (19/02/2026) sekitar pukul 12.15 WITA di wilayah Gunung Pa’belaban, Desa Kampung Baru, Kecamatan Krayan Timur, Kabupaten Nunukan.
Pesawat rute Long Bawan–Tarakan tersebut tiba di Bandara Long Bawan sekitar pukul 11.00 WITA dari Tarakan dengan membawa muatan BBM jenis Pertalite kurang lebih 4.000 liter dan telah melaksanakan proses bongkar muatan. Sekitar pukul 12.10 WITA, pesawat kembali lepas landas menuju Tarakan.
Tidak lama setelah lepas landas, pihak bandara menerima laporan adanya pesawat jatuh di sekitar Desa Pabetung, Kampung Baru, Kecamatan Krayan Timur.
Personel Polsek Krayan bersama unsur TNI, BPBD Kecamatan Krayan, Satpol PP, serta pihak maskapai segera menuju lokasi kejadian untuk melaksanakan evakuasi. Tim tiba sekitar pukul 15.40 WITA dan mendapati pesawat dalam kondisi terbakar.
Di lokasi kejadian ditemukan pilot pesawat, Capt. Hendrick L. Adam, dalam kondisi meninggal dunia di dalam badan pesawat. Sekitar pukul 16.00 WITA, korban berhasil dievakuasi dan dibawa ke RS Pratama Kecamatan Krayan. (saf)










