TANJUNG SELOR, Headlinews.id – Ratusan pemuda dan masyarakat Kalimantan Utara mengikuti sosialisasi Empat Pilar MPR RI yang digelar Hj. Rahmawati, anggota Komisi VII DPR RI, Senin (2/3/2026), untuk memahami Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika secara lebih aplikatif dalam menghadapi tantangan sosial dan digital.
Kegiatan yang berlangsung di Hotel Luminor Tanjung Selor ini menyasar generasi muda sebagai penerus bangsa, sekaligus membuka ruang bagi masyarakat umum untuk berdialog langsung dengan legislator.
Dalam pemaparannya, Hj. Rahmawati menekankan bahwa nilai-nilai kebangsaan tidak cukup sekadar dihafal, tetapi harus dipahami dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Empat Pilar MPR RI adalah fondasi bangsa. Pemuda harus mampu menginternalisasi nilai ini agar tetap tangguh menghadapi arus informasi digital dan perubahan sosial yang cepat,” ujarnya.
Rahmawati menyoroti tantangan globalisasi yang kerap menghadirkan informasi yang salah atau provokatif, serta potensi perpecahan di masyarakat jika nilai kebangsaan tidak dipahami dengan baik.
“Generasi muda harus menjadi garda terdepan dalam menjaga persatuan dan kerukunan. Tanpa pemahaman Empat Pilar, risiko konflik sosial akan meningkat,” tambahnya.
Acara sosialisasi juga menghadirkan sesi dialog interaktif, di mana peserta mengajukan pertanyaan seputar toleransi antarumat beragama, radikalisme, serta peran DPR dan MPR dalam memperjuangkan aspirasi daerah.
Hj. Rahmawati menegaskan legislatif tidak hanya membuat undang-undang, tetapi juga memiliki tanggung jawab untuk mendekatkan nilai-nilai kebangsaan kepada masyarakat.
“Tujuan kami adalah agar setiap peserta memahami bagaimana Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika diterapkan secara nyata, bukan sekadar teori. Ini penting agar generasi muda lebih kritis, toleran, dan bertanggung jawab,” jelasnya.
Kegiatan ini diakhiri dengan penekanan pada peran aktif pemuda dalam memelihara persatuan, mengedukasi sesama, dan menjaga integritas bangsa.
Hj. Rahmawati berharap sosialisasi ini menjadi motivasi bagi generasi muda Kaltara untuk menjadi agen perubahan yang memahami dan mengamalkan nilai-nilai kebangsaan.
“Generasi muda adalah masa depan bangsa. Jika kita bisa menanamkan nilai-nilai Empat Pilar sejak dini, saya yakin mereka akan mampu menghadapi setiap tantangan zaman dengan bijak dan tetap menjaga persatuan Indonesia,” tutup Hj. Rahmawati. (*/saf)










