Tanjung Selor, Headlinews.id – Pembentukan keluarga harmonis tidak cukup hanya dimulai setelah pernikahan. Pemahaman tentang keluarga sakinah justru perlu ditanamkan sejak usia remaja sebagai bekal membangun rumah tangga yang kuat, sehat, dan penuh keberkahan.
Pesan tersebut mengemuka dalam Seminar Keluarga Sakinah bagi Remaja Putri bertema “Rumahku Surgaku, Mewujudkan Keluarga Harmonis Penuh Berkah” yang digelar di Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bulungan, Sabtu (8/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 WITA tersebut dihadiri perwakilan Pemerintah Kabupaten Bulungan, Kodim, Kementerian Agama, Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Bulungan, DPD BKPRMI Provinsi Kalimantan Utara, pengurus BKPRMI Kabupaten Bulungan, tokoh agama, tokoh masyarakat serta sekitar 50 remaja putri.
Polresta Bulungan turut mengambil bagian dalam kegiatan tersebut. Kapolresta Bulungan diwakili Ipda La Ode Makmun Boy untuk menghadiri seminar yang dinilai memiliki peran penting dalam membangun pemahaman generasi muda tentang kehidupan berkeluarga.
Kasubsi PIDM Sihumas Polresta Bulungan, AIPDA Hadi Purnomo, mengatakan pembekalan kepada remaja mengenai kehidupan keluarga harus dilakukan sejak dini.
Menurutnya, keluarga merupakan lingkungan pertama yang membentuk karakter, sikap dan perilaku seseorang.
“Pembinaan terhadap remaja, khususnya dalam memahami kehidupan berkeluarga, sangat penting dilakukan sejak dini. Mereka perlu mendapatkan pemahaman yang benar mengenai tanggung jawab, komunikasi, saling menghargai dan bagaimana membangun keluarga yang harmonis,” ujar Hadi.
Ia menegaskan, keluarga yang kuat tidak hanya dibangun dengan kesiapan secara ekonomi, tetapi juga membutuhkan kematangan emosional, moral dan pemahaman terhadap nilai-nilai agama.
“Keluarga yang harmonis tentu tidak terbentuk dengan sendirinya. Dibutuhkan kesiapan, komunikasi yang baik, saling menghormati serta landasan nilai agama yang kuat. Karena itu, kegiatan seperti ini menjadi bagian penting dalam membentuk generasi yang memiliki kesiapan menghadapi kehidupan berkeluarga,” katanya.
Hadi menambahkan, keterlibatan berbagai unsur pemerintah, aparat keamanan, tokoh agama dan organisasi kepemudaan menjadi bentuk sinergi dalam memberikan edukasi positif kepada generasi muda.
“Kami dari Polresta Bulungan mendukung kegiatan pembinaan seperti ini. Remaja harus dibekali dengan pengetahuan dan nilai-nilai positif agar mampu mengambil keputusan yang tepat serta tidak mudah terpengaruh oleh berbagai hal negatif di lingkungan sekitarnya,” tegasnya.
Menurut Hadi, keluarga yang harmonis juga memiliki peran besar dalam menciptakan lingkungan sosial yang aman dan kondusif.
Sebab, pembentukan karakter dan pengawasan terhadap generasi muda berawal dari lingkungan keluarga.
“Keluarga adalah fondasi utama. Ketika keluarga mampu menjalankan fungsi pendidikan, pengawasan dan pembinaan dengan baik, maka akan lahir generasi yang lebih kuat, bertanggung jawab dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan. Ini juga menjadi bagian dari upaya bersama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” pungkas Hadi. (rn)










