TANJUNG SELOR, Headlinews.id – Pemerintah Kabupaten Bulungan mulai menyalurkan hibah keagamaan tahun anggaran 2026 untuk memperkuat sarana dan prasarana ibadah sekaligus mendukung program pembinaan umat melalui Benuanta Religi.
Penyerahan secara simbolis dilakukan oleh Bupati Syarwani di Masjid Agung Istiqomah, Minggu (1/3/2026) malam, bertepatan dengan rangkaian Safari Ramadan 1447 Hijriah.
Masjid Agung Istiqomah menjadi penerima hibah terbesar senilai Rp 970 juta, yang akan digunakan untuk perbaikan fasilitas fisik, peningkatan kenyamanan jemaah, serta renovasi sarana ibadah agar lebih aman dan layak pakai.
Bupati Syarwani mengatakan, dana hibah ini tidak hanya bersifat fisik, tetapi juga dimaksudkan untuk memperkuat aktivitas keagamaan di masing-masing masjid dan lembaga Islam.
“Kami berharap bantuan ini bisa mendorong pengelola masjid untuk meningkatkan kualitas ibadah dan kegiatan produktif bagi masyarakat,” ujarnya.
Selain Masjid Agung Istiqomah, sejumlah lembaga dan organisasi Islam juga menerima hibah. Alokasi tersebut meliputi DPD BKPRMI Bulungan Rp 700 juta, Baznas Rp 500 juta, MUI Rp 350 juta, Masjid Al-Inaayah Tanjung Selor Rp 300 juta, dan Masjid Nurul Jannah Sabanar Lama Rp 100 juta.
Menurut Syarwani, program Benuanta Religi merupakan salah satu upaya pemerintah untuk memastikan bahwa pembangunan fisik rumah ibadah berjalan selaras dengan pengembangan sumber daya manusia yang religius.
“Kami ingin masyarakat merasakan langsung manfaat program ini, mulai dari kenyamanan beribadah hingga peningkatan kegiatan keagamaan yang lebih produktif,” ujarnya.
Ia menambahkan, pencairan dana hibah tahun ini diharapkan menjadi pemicu bagi pengelola masjid dan lembaga Islam untuk lebih aktif melaksanakan program pembinaan umat.
“Sinergi antara pemerintah dan pengurus masjid sangat penting. Dengan dukungan fasilitas yang memadai, kami percaya kegiatan keagamaan bisa lebih berkualitas dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat,” kata Syarwani.
Pemerintah Kabupaten juga mendorong pengelola masjid untuk memanfaatkan hibah secara transparan dan efisien, sehingga program ini tidak hanya memperbaiki sarana fisik, tetapi juga meningkatkan kapasitas manajemen lembaga keagamaan di Bulungan.
“Ke depan, kami berharap program Benuanta Religi bisa terus berkelanjutan, menjadi fondasi bagi kerukunan umat beragama, serta memperkuat kualitas SDM yang religius dan harmonis di seluruh Kabupaten Bulungan,” tutup Bupati Syarwani. (rn)










