BERAU, Headlinews.id – Gangguan pada instalasi listrik diduga menjadi pemicu kebakaran yang melanda sebuah rumah warga di Jalan Merah Delima, Kecamatan Tanjung Redeb, Minggu (3/5/2026) pagi.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 08.00 Wita dan menyebabkan bagian depan rumah milik Elias (72) terbakar. Meski sempat memicu kepanikan warga sekitar, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini.
Kapolsek Tanjung Redeb AKP Amin Maulani mengatakan, api dapat dikendalikan sebelum meluas ke bangunan lain di sekitarnya.
“Api sempat muncul di bagian depan rumah, tapi tidak lama langsung ditangani. Jadi tidak sampai menyebar ke seluruh bangunan atau rumah di sekitarnya,” ujarnya.
Kebakaran pertama kali terdeteksi oleh seorang remaja yang berada di sekitar lokasi. Ia mencium bau hangus sebelum melihat asap mulai keluar dari dalam rumah.
“Awalnya ada warga yang mencium bau terbakar. Setelah dicek, ternyata sudah ada asap dari dalam rumah, lalu langsung diberitahu ke warga lain,” jelas Amin.
Setelah ditelusuri, titik awal api diduga berasal dari percikan listrik pada meteran KWh yang kemudian menyambar material mudah terbakar di sekitarnya.
“Dugaan sementara dari percikan di meteran listrik. Di dekat situ ada kasur dan kardus, jadi api cepat membesar,” katanya.
Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut segera melakukan upaya pemadaman seadanya sambil menghubungi petugas terkait.
“Warga langsung berinisiatif memadamkan dengan alat seadanya sambil menghubungi damkar dan pihak terkait,” tambahnya.
Tidak lama kemudian, petugas pemadam kebakaran bersama kepolisian dan PLN tiba di lokasi untuk melakukan penanganan lanjutan hingga api berhasil dipadamkan sepenuhnya.
Akibat kejadian ini, kerugian materi diperkirakan mencapai sekitar Rp20 juta. Bagian rumah yang terdampak berada di area depan, sementara sebagian besar bangunan lainnya masih dapat diselamatkan.
Pihak kepolisian mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi gangguan listrik di rumah.
“Kalau instalasi listrik jarang dicek, risikonya memang bisa seperti ini. Jadi sebaiknya rutin diperiksa supaya tidak terjadi hal serupa,” tutupnya. (*)










