TARAKAN, Headlinews.id — Meningkatnya aktivitas ekonomi selama Ramadan dan Idulfitri, pemerintah dan Bank Indonesia memastikan ketersediaan uang Rupiah layak edar melalui program SERAMBI 2026, agar masyarakat bisa menunaikan kebutuhan belanja dan silaturahmi dengan lancar.
Wali Kota Tarakan, dr. Khairul, M.Kes. mengatakan program ini sangat penting untuk mendukung kegiatan ekonomi warga sekaligus menjaga kelancaran ibadah.
“Ramadan dan Idulfitri adalah waktu bagi umat Muslim untuk beribadah, bersilaturahmi, dan beraktivitas ekonomi. Ketersediaan Rupiah yang layak edar memastikan semua kegiatan bisa berjalan aman dan tertib,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi Bank Indonesia, perbankan, dan seluruh pemangku kepentingan yang telah berkontribusi dalam menjaga stabilitas perekonomian daerah, antara lain melalui kelancaran sistem pembayaran tunai maupun non tunai.
Wali kota menegaskan, bulan suci Ramadan dan perayaan Idulfitri merupakan momentum yang sangat penting, tidak hanya dalam peningkatan ibadah dan kebersamaan, tetapi juga diiringi meningkatnya aktivitas ekonomi masyarakat.
“Tradisi berbagi, pemberian Tunjangan Hari Raya, dan meningkatnya kebutuhan transaksi menuntut ketersediaan Rupiah yang memadai. Program ini hadir untuk memastikan semua kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi,” katanya.
Program SERAMBI 2026 berlangsung mulai 18 Februari hingga 15 Maret 2026. Di Kota Tarakan, masyarakat bisa menukarkan uang di 26 titik, sementara 10 titik lainnya tersebar di luar kota.
Pemesanan dan penentuan lokasi dapat diakses melalui aplikasi pintar.bi.go.id, memudahkan warga mengatur penukaran uang tanpa antre panjang.
Wali Kota Khairul menambahkan, layanan ini menunjukkan komitmen Bank Indonesia dalam menjaga Rupiah tetap layak edar, aman, dan terpercaya.
“Program ini juga mengingatkan kita untuk menghargai Rupiah sebagai simbol kedaulatan negara. Mari gunakan dengan bijak dan hormati mata uang kita,” ujarnya.
Ia menekankan perlunya koordinasi seluruh pihak agar layanan berjalan lancar dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk wilayah dengan akses terbatas.
“Sinergi antara pemerintah, Bank Indonesia, dan masyarakat, agar program ini berjalan sukses. Kita ingin seluruh warga, baik di pusat kota maupun pelosok, dapat menukarkan uang dengan mudah,” kata Wali Kota.
Acara kick-off SERAMBI 2026 ditandai dengan pemotongan pita, pelepasan mobil layanan penukaran uang, dan sesi foto bersama.
Wali Kota berharap masyarakat dapat memanfaatkan layanan ini secara optimal agar Ramadan dan Idulfitri di Tarakan berlangsung aman, tertib, dan nyaman bagi semua warga.
Selain itu, Wali Kota menekankan, momentum Ramadan dan Idulfitri diharapkan menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya bagi pelaku UMKM, sektor perdagangan, dan jasa.
“Dengan ketersediaan uang tunai yang memadai dan sistem pembayaran yang lancar, aktivitas ekonomi masyarakat dapat berlangsung optimal dan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan bersama,” ujarnya.
Ia juga mengimbau warga untuk memanfaatkan layanan resmi penukaran Rupiah melalui Website PINTAR dan berbelanja secara bijak sesuai kebutuhan, guna menjaga stabilitas ekonomi dan inflasi selama Ramadan dan Idulfitri. (*)









