TARAKAN, Headlinews.id – Penyampaian SPPT PBB-P2 Tahun 2026 dilaksanakan dengan penerapan standar kerja terstruktur (service mark) untuk meningkatkan kredibilitas dan akuntabilitas pelaksana.
Hal ini disampaikan Wali Kota Tarakan, dr. H. Khairul, M. Kes, saat memimpin Rapat Koordinasi Penyampaian SPPT PBB-P2 di Ruang Imbaya Kantor Wali Kota, Jumat (27/3/2026).
Dalam rapat koordinasi, Wali Kota menjelaskan bahwa jumlah SPPT yang akan didistribusikan mencapai 72.041 lembar.
“Penerapan standar kerja ini memastikan seluruh proses berjalan terstruktur dan dapat dipertanggungjawabkan. Pelayanan kepada masyarakat harus transparan, cepat, dan tepat,” kata Khairul.
Selain itu, rapat juga menyoroti evaluasi pengelolaan data objek pajak dan sistem pendataan yang masih memerlukan perbaikan. Khairul menekankan pentingnya validitas data dan mekanisme pelaksanaan di lapangan.
“Tanpa data yang akurat, distribusi SPPT tidak akan optimal. Setiap petugas harus memastikan informasi yang disampaikan tepat dan dapat dipercaya,” ujarnya.
Koordinasi antarinstansi menjadi fokus utama dalam pelaksanaan penyampaian SPPT. Wali Kota menegaskan perlunya sinergi antara OPD terkait, Camat, dan Lurah agar distribusi berjalan lancar di seluruh wilayah.
“Koordinasi yang baik menjamin seluruh wajib pajak menerima SPPT tepat waktu dan pelaporan dapat dilakukan secara akurat,” tegasnya.
Pemerintah kota juga menegaskan komitmen untuk melakukan pembenahan sistem secara menyeluruh, agar pelaksanaan penyampaian SPPT PBB-P2 lebih efektif.
“Semua tahapan, mulai dari pengumpulan data hingga distribusi, harus jelas dan dapat dipantau. Dengan begitu, masyarakat dapat melihat transparansi dan akuntabilitas setiap proses,” tambahnya.
Rapat koordinasi ini dihadiri jajaran pejabat terkait, anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara, serta Ketua TP PKK. Kehadiran mereka bertujuan meninjau langsung kesiapan layanan dan memastikan koordinasi antarinstansi berjalan efektif.
“Penerapan service mark menunjukkan komitmen pemerintah kota untuk memberikan pelayanan publik secara profesional dan akuntabel,” pungkas Wali Kota Tarakan.(*)










