TARAKAN, Headlinews.id – Pemerintah Kota Tarakan terus mendorong pengembangan sektor pertanian melalui program cetak sawah di wilayah Kelurahan Juata Laut. Wali Kota Tarakan, Khairul, turut mengikuti kegiatan penanaman padi di kawasan RT 17, Kamis (12/3/2026).
Kegiatan tersebut terhubung secara daring dengan Kementerian Pertanian Republik Indonesia melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), sebagai bagian dari program pengembangan lahan sawah baru untuk meningkatkan produksi pangan.
Khairul menjelaskan, kawasan yang dikembangkan melalui program Cetak Sawah Rakyat tersebut memiliki potensi lahan sekitar 200 hektare. Sebagian lahan telah mulai dimanfaatkan untuk penanaman padi sejak awal tahun.
“Penanaman perdana sudah dilakukan pada akhir Januari lalu di lahan sekitar 15 hektare. Perkembangan tanaman padi sejauh ini cukup baik dan menunjukkan pertumbuhan yang positif,” ujarnya.
Ia menambahkan, tanaman padi yang telah ditanam diperkirakan akan memasuki masa panen pada akhir April hingga awal Mei mendatang apabila kondisi pertumbuhan tetap stabil.
Selain penanaman manual, kegiatan di lokasi juga memanfaatkan teknologi pertanian modern. Penyebaran benih dilakukan menggunakan drone pada lahan sekitar 27 hektare, sementara penanaman lanjutan direncanakan kembali dilakukan pada Maret dengan target sekitar 50 hektare.
“Penggunaan teknologi seperti drone diharapkan dapat mempercepat proses penanaman sekaligus meningkatkan efisiensi kerja di lapangan,” katanya.
Khairul juga mengapresiasi dukungan berbagai pihak yang terlibat dalam pengembangan lahan pertanian tersebut, termasuk Brigade Pangan Juwata Indi Perkasa yang membantu proses pencetakan sawah hingga penyediaan sarana produksi bagi petani.
“Pendampingan kepada petani dan penyuluh di lapangan menjadi bagian penting agar pengelolaan lahan sawah baru ini dapat berjalan maksimal,” tutupnya. (*)










