TARAKAN, Headlinews.id — Beragam program edukatif dijalankan Kelompok 6 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Borneo Tarakan di Kelurahan Pantai Amal, Kecamatan Tarakan Timur, Kota Tarakan, mulai dari edukasi anti bullying hingga literasi digital bagi masyarakat.
Kegiatan KKN tersebut menyasar lingkungan sekolah dan warga setempat dengan tujuan memperkuat pendidikan karakter, meningkatkan literasi teknologi, serta mendorong kesadaran sosial dan lingkungan sejak usia dini.
Ketua Kelompok 6 KKN UBT, Dian Dwiarianti mengatakan program yang dilaksanakan disusun berdasarkan kebutuhan masyarakat dan kondisi wilayah Pantai Amal.
“Program KKN difokuskan pada kegiatan edukasi di sekolah dan pelayanan masyarakat, dengan menyesuaikan isu yang dekat dengan kehidupan sehari-hari warga,” ujarnya.
Salah satu kegiatan yang dilaksanakan adalah digitalisasi pembuatan surat di Kelurahan Pantai Amal. Program ini dirancang untuk memudahkan pelayanan administrasi dengan sistem pengisian formulir secara daring, sehingga warga tidak perlu bolak-balik ke kantor kelurahan akibat kekurangan berkas.
“Melalui sistem ini, warga cukup mengisi formulir secara online dan akan dihubungi pihak kelurahan ketika surat sudah selesai diproses,” kata Dian.
Di bidang edukasi nonformal, mahasiswa KKN juga menggelar Edu-Movie dengan menayangkan film Wall-E kepada anak-anak dan warga.
Kegiatan ini memanfaatkan media film sebagai sarana pembelajaran alternatif untuk meningkatkan kesadaran lingkungan dan pengelolaan sampah.
Selain itu, lomba mewarnai ekosistem laut dilaksanakan di sekolah dasar sebagai upaya mengenalkan jenis, fungsi, serta pentingnya menjaga ekosistem laut sejak dini.
Program lain yang menyasar literasi teknologi adalah edukasi pengertian dan etika kecerdasan buatan (AI). Materi yang disampaikan mencakup pengenalan AI, cara kerja, manfaat, risiko penggunaan, serta penerapan teknologi secara bijak dalam kegiatan belajar.
“Supaya siswa tidak hanya mengenal teknologi, tetapi juga memahami dampak dan cara penggunaannya secara bertanggung jawab,” ujar Dian.
Sementara itu, edukasi anti bullying dilaksanakan di SDN 032 Tanjung Batu dengan menghadirkan Ririn Asparina dari Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar sebagai narasumber.
Materi yang disampaikan meliputi pengertian bullying, bentuk-bentuknya, dampak yang ditimbulkan, serta langkah pencegahan di lingkungan sekolah.
“Anak-anak perlu memahami, bullying tidak hanya berbentuk kekerasan fisik, tetapi juga bisa melalui ucapan dan sikap yang menyakiti,” kata Ririn Asparina.
Menurutnya, siswa juga diberikan pemahaman tentang pentingnya melapor kepada guru atau pihak sekolah apabila mengalami atau menyaksikan tindakan bullying.
Selain itu, program Speak Up to Level Up turut digelar bekerja sama dengan Ruangguru untuk meningkatkan minat belajar bahasa Inggris serta membangun kepercayaan diri siswa dalam berkomunikasi.
“Semua menjadi bagian dari pelaksanaan KKN Kelompok 6 Universitas Borneo Tarakan yang berfokus pada penguatan pendidikan, literasi digital, serta pemberdayaan masyarakat di Kelurahan Pantai Amal,” tandasnya. (*/saf)










