TARAKAN, Headlinews.id– Pemerintah Kota Tarakan menyalurkan bantuan sarana dan prasarana pengelolaan sampah kepada sejumlah rukun tetangga (RT) dan Tempat Pengolahan Sampah Reduce Reuse Recycle (TPS3R), Rabu (17/12/2025).
Penyerahan dilakukan langsung oleh Wali Kota Tarakan, dr. H. Khairul, M.Kes., di lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tarakan.
Bantuan yang diserahkan terdiri atas lima unit kendaraan roda tiga untuk mendukung operasional pengangkutan sampah, lima unit mesin pencetak paving block yang diperuntukkan bagi beberapa TPS3R, serta 50 unit keranjang komposter untuk pengolahan sampah organik di tingkat masyarakat.
Penyaluran sarana tersebut diarahkan untuk memperkuat pengelolaan sampah dari sumbernya, khususnya di lingkungan permukiman. Pemerintah kota menilai peran RT dan TPS3R sangat strategis dalam mengurangi volume sampah yang masuk ke tempat pembuangan akhir.
Wali Kota Tarakan dr. H. Khairul menyampaikan pengelolaan sampah perlu dimulai dari upaya pengurangan sejak awal. Menurutnya, pendekatan reduce menjadi kunci agar sampah tidak seluruhnya berakhir sebagai residu.
“Pengurangan sampah dari sumber akan sangat membantu. Sampah organik bisa diolah menjadi kompos, sementara sampah anorganik dapat dimanfaatkan kembali menjadi produk bernilai guna,” ujarnya.
Ia juga menekankan sarana yang diserahkan bukan sekadar bantuan fisik, melainkan bagian dari upaya membangun kebiasaan pengelolaan sampah yang lebih tertib dan berkelanjutan di masyarakat.
“Fasilitas ini harus dimanfaatkan secara maksimal dan dijaga bersama agar benar-benar mendukung pengelolaan sampah di lingkungan masing-masing,” katanya.
Selain itu, Khairul berharap keberadaan mesin pencetak paving block dapat mendorong TPS3R mengembangkan pengolahan sampah anorganik menjadi produk yang bermanfaat, sekaligus memberi nilai tambah bagi kelompok pengelola.
Pemerintah Kota Tarakan menargetkan pengelolaan sampah berbasis masyarakat terus berkembang seiring dengan dukungan sarana, pendampingan teknis, dan keterlibatan aktif warga.
“Harapan kami, pengurangan timbulan sampah dapat berjalan lebih efektif serta memberi dampak positif bagi kebersihan lingkungan dan kualitas hidup masyarakat,” harapnya. (*)










