TARAKAN, Headlinews.id – Tak sekadar membuka dan meratakan badan jalan baru, Satgas TMMD Ke-130 Kodim 0907/Tarakan juga memberikan perhatian ekstra terhadap kualitas dan ketahanan daya dukung infrastruktur yang dibangun agar tidak cepat rusak diterjang cuaca ekstrem.
Di sela-sela pemantauan lokasi pembukaan jalan Tanjung Batu–Pantai Amal pada Sabtu (24/10/2026), Dansatgas TMMD Ke-130 Letkol Inf Danan Wisnubrata menegaskan bahwa kelengkapan drainase menjadi kunci utama agar badan jalan yang baru dibuka tidak mudah tergerus air.
“Setelah nanti seluruh badan jalan berhasil tembus sampai ke Pantai Amal, fokus pengerjaan fisik kita berikutnya adalah pembuatan parit atau saluran air di sepanjang sisi kiri dan kanan jalan. Total panjang parit yang akan kita bangun mencapai 5.000 meter,” jelas Letkol Inf Danan.
Langkah ini diambil mengingat karakteristik topografi wilayah Tanjung Batu yang dipenuhi perbukitan serta tingginya curah hujan di Kota Tarakan. Tanpa saluran air yang memadai, limpasan air hujan berpotensi merusak permukaan jalan dan menyebabkan kondisi becek berlumpur yang menyulitkan kendaraan warga.
“Saluran air ini kita rancang agar alirannya lancar dan tidak menggenangi badan jalan. Dengan begitu, masyarakat nantinya dapat melintasi jalur ini dengan nyaman, aman, dan tanpa khawatir jalan becek atau rusak saat hujan turun,” tambahnya. (**)










