TIDENG PALE, Headlinews.id– Persaingan memperebutkan enam jabatan pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tana Tidung mulai mengerucut setelah seleksi administrasi dinyatakan rampung.
Sebanyak 27 peserta dinyatakan memenuhi persyaratan dari total 30 pelamar yang mengikuti seleksi terbuka tersebut. Sementara sebagian lainnya belum memenuhi ketentuan administrasi.
Pelaksana Tugas Kepala BKPSDM Tana Tidung, Arman Jauhari mengatakan saat ini proses seleksi telah memasuki tahapan penelusuran rekam jejak.
“Sekarang masih di tahap rekam jejak. Di sini kami melihat riwayat jabatan, pengalaman kerja, serta kinerja peserta selama ini untuk memastikan kesesuaian dengan jabatan yang dilamar,” ujarnya, Senin (13/4/2026).
Ia menjelaskan, tahapan tersebut menjadi dasar dalam menentukan peserta yang akan melanjutkan ke tahap uji kompetensi.
“Rekam jejak ini penting untuk melihat konsistensi kinerja dan kapasitas peserta. Jadi bukan hanya melihat administrasi, tapi bagaimana rekam pengalaman mereka selama ini,” katanya.
Selanjutnya, peserta akan mengikuti assessment center yang dijadwalkan berlangsung di Balikpapan sebagai bagian dari pengukuran kompetensi.
“Di assessment nanti akan diuji kemampuan manajerial, kepemimpinan, hingga pengambilan keputusan. Ini untuk memastikan peserta benar-benar siap menduduki jabatan strategis,” jelasnya.
Tahapan berikutnya meliputi penulisan makalah, presentasi, serta wawancara sebelum penetapan hasil akhir seleksi.
Enam jabatan yang dilelang telah memenuhi jumlah minimal pelamar sehingga proses seleksi dapat dilanjutkan tanpa perpanjangan masa pendaftaran.
Adapun jumlah peserta yang lolos administrasi masing-masing yakni Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah sebanyak lima orang, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu enam orang, serta Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman empat orang.
Selain itu, Dinas Lingkungan Hidup, Satuan Polisi Pamong Praja, serta Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan masing-masing diikuti empat peserta.
Arman menyebut mayoritas peserta berasal dari pejabat eselon III di lingkungan pemerintah daerah.
“Pesertanya sebagian besar pejabat eselon III, seperti kepala bidang dan sekretaris. Artinya mereka sudah punya pengalaman dan memahami sistem birokrasi,” ujarnya.
Ia menambahkan, proses seleksi dilakukan oleh tim seleksi yang melibatkan berbagai unsur untuk menjaga objektivitas.
Tim seleksi tersebut diketuai oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Tana Tidung, Hersonsyah, dengan anggota antara lain Arman Jauhari serta unsur akademisi dan praktisi.
“Tim seleksi berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari pemerintah daerah, akademisi hingga praktisi. Ini penting agar proses penilaian berjalan objektif dan sesuai ketentuan,” katanya.
Seluruh tahapan seleksi ditargetkan rampung dalam bulan April menyesuaikan jadwal assessment yang telah disiapkan.
“Kami berharap proses ini berjalan transparan dan menghasilkan pejabat yang benar-benar kompeten, memiliki pengalaman, serta siap menjalankan tugas di jabatan yang akan diisi,” pungkasnya. (saf)









