TANJUNG SELOR, Headlinews.id – Pelayanan kesehatan di Kalimantan Utara mendapat perhatian serius seiring upaya peningkatan kualitas layanan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Jusuf SK.
Transformasi rumah sakit dilakukan melalui perbaikan sistem layanan, penambahan fasilitas, serta optimalisasi sumber daya manusia agar pelayanan kesehatan kepada masyarakat berjalan lebih efisien, profesional, dan berkesinambungan.
Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Utara, Muddain, ST., memberikan apresiasi atas berbagai langkah yang telah ditempuh RSUD dalam rangka transformasi layanan kesehatan.
Menurutnya, setiap upaya yang dilakukan harus dilakukan secara menyeluruh, terencana, dan berorientasi pada pemenuhan kebutuhan masyarakat.
“Transformasi pelayanan kesehatan mencakup manajemen, kapasitas SDM, dan penguatan sistem kerja agar layanan dapat berjalan optimal dan berkesinambungan. Langkah-langkah yang telah dilakukan RSUD harus terus ditingkatkan untuk memastikan masyarakat menerima layanan yang berkualitas,” ujar Muddain.
Ia menambahkan, keberhasilan transformasi tidak diukur dari fasilitas dan sarana saja, tetapi juga dari kemampuan pegawai dalam memberikan pelayanan prima serta evaluasi berkelanjutan yang mendukung peningkatan kualitas layanan.
“RSUD memiliki potensi besar untuk menjadi rumah sakit daerah yang profesional dan terpercaya. Perbaikan sistem, pengembangan SDM, dan pemanfaatan fasilitas secara optimal akan memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang lebih baik dan aman,” tegas Muddain.
Selain itu, Muddain menekankan pentingnya keterlibatan seluruh pihak, mulai dari manajemen rumah sakit hingga tenaga kesehatan di lapangan, untuk mewujudkan pelayanan yang efektif dan berkesinambungan.
Ia berharap transformasi ini menjadi contoh bagi rumah sakit dan fasilitas kesehatan lain di Kalimantan Utara.
“Upaya peningkatan kualitas layanan ini harus dijalankan secara konsisten. Semua pihak yang terlibat harus terus berinovasi dan bekerja sama agar RSUD mampu memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat,” pungkas Muddain. (*/saf)










