TANJUNG SELOR, Headlinews.id – Lonjakan minat masyarakat terhadap mini soccer di Kalimantan Utara menjadi alasan Komisi IV DPRD Kaltara meminta pemerintah memperbesar dukungan anggaran bagi pembinaan pemuda.
Anggota Komisi IV DPRD Kaltara, Vamelia Ibrahim, menilai popularitas mini soccer yang meningkat pesat di berbagai kabupaten/kota perlu dibaca sebagai peluang strategis bagi pembangunan olahraga daerah.
Vamelia menjelaskan, antusiasme masyarakat tidak hanya terlihat dari jumlah lapangan yang terus bertambah, tetapi juga dari bermunculannya komunitas, turnamen, serta keterlibatan aktif anak muda dalam olahraga tersebut.
“Mini soccer berkembang sangat cepat dan digemari banyak anak muda. Kondisi ini harus dibarengi dengan dukungan anggaran yang memadai dari pemerintah,” ujarnya.
Menurutnya, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) perlu menyesuaikan arah kebijakan pembinaan pemuda dengan tren olahraga yang sedang tumbuh. Ia menilai, kesempatan ini dapat dimanfaatkan untuk melahirkan bibit atlet baru yang mampu bersaing di tingkat regional hingga nasional.
“Kami melihat peluang besar untuk membina atlet-atlet muda dari cabang yang sedang naik daun ini. Pemerintah daerah perlu menambah porsi anggaran agar pembinaan bisa berjalan lebih terstruktur,” tegasnya.
Vamelia juga menyoroti pentingnya fasilitas yang memadai sebagai penunjang kegiatan olahraga. Dengan tingginya minat masyarakat, sarana dan program pembinaan dianggap tidak boleh stagnan dan perlu dikembangkan secara serius.
Ia menambahkan, mini soccer menjadi contoh bagaimana tren olahraga dapat mendorong kreativitas pemuda, meningkatkan aktivitas positif, dan memperkuat budaya olahraga di daerah.
“Pembinaan yang baik akan menghasilkan prestasi. Ketika antusiasme masyarakat sudah tinggi, pemerintah tinggal memperkuat dukungan agar hasilnya lebih optimal,” kata politisi Partai Amanat Nasional itu.(*/saf)










