TANJUNG SELOR, Headlinews.id – Ketua DPRD Kalimantan Utara sekaligus Ketua Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Provinsi Kaltara, Achmad Djufrie, menekankan pentingnya peningkatan jumlah induk organisasi olahraga (INORGA) di provinsi ini.
Langkah tersebut dianggap sebagai fondasi utama untuk mengembangkan olahraga masyarakat dan menampung antusiasme warga terhadap berbagai cabang olahraga.
“Beberapa INORGA sudah menunjukkan peningkatan jumlah anggota serta menjalankan kegiatan rutin, yang menjadi langkah positif bagi pengembangan olahraga,” ujarnya.
Ia pun menyebut, saat ini jumlah INORGA aktif baru 33 dari lebih 100 yang dipertandingkan di FORNAS.
“Seluruh induk olahraga perlu bertambah, berkembang, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” imbuh Achmad Djufrie.
Ia menjelaskan pertumbuhan INORGA tidak hanya penting untuk membentuk atlet berprestasi, tetapi juga menjadi sarana memperkuat budaya olahraga di tingkat masyarakat.
“Olahraga bukan hanya soal kompetisi, tetapi juga menumbuhkan kesehatan, kebugaran, dan disiplin. Dengan organisasi yang kuat, setiap cabang olahraga memiliki wadah yang memadai untuk pembinaan,” tambahnya.
Achmad Djufrie menilai, meskipun beberapa INORGA telah aktif, masih terdapat banyak cabang olahraga yang potensial namun belum terakomodasi secara optimal.
Pembinaan anggota baru dan peningkatan frekuensi kegiatan menjadi fokus agar olahraga dapat diakses lintas generasi, mulai dari anak-anak, remaja, dewasa, hingga lansia.
“KORMI Kaltara menargetkan peningkatan kegiatan di ruang publik, termasuk turnamen, latihan bersama, dan festival olahraga yang melibatkan masyarakat luas,” tuturnya.
Menurutnya, selain membina atlet, kegiatan ini menjadi sarana edukasi dan hiburan yang mendekatkan olahraga ke masyarakat.
“Partisipasi lintas generasi akan meningkat sehingga olahraga menjadi bagian dari gaya hidup di Kaltara,” jelasnya.
Dengan pertumbuhan INORGA yang lebih optimal, seluruh program pembinaan olahraga akan lebih terarah, termasuk persiapan menghadapi kompetisi regional maupun nasional.
“Setiap warga Kaltara memiliki kesempatan untuk berolahraga, berprestasi, dan merasakan manfaat dari kegiatan ini. Pertumbuhan organisasi olahraga menjadi kunci untuk mewujudkan hal tersebut,” tutup Achmad Djufrie. (*/saf)









