TARAKAN, Headlinews.id – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) memberi atensi terhadap penguatan struktur partai di Kalimantan Utara (Kaltara).
Melalui Musyawarah Cabang (Muscab) serentak se-Kaltara, partai berlambang bola dunia ini mulai memanaskan mesin politik untuk membidik target di tingkat nasional pada Pemilu 2029 mendatang.
Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP PKB, Zainul Munasichin menegaskan target utama dari konsolidasi ini adalah memastikan PKB mampu mengirimkan satu keterwakilan dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kaltara ke DPR RI.
Hal ini disampaikan Zainul usai membuka Muscab di Hotel Royal Tarakan, Kamis (9/4/2026).
“Salah satu amanat utama dalam Muscab kali ini adalah menyiapkan fondasi untuk 2029. Target kita jelas, PKB Kaltara harus pecah telur dan mengirimkan satu wakil ke DPR RI. Ini bukan target main-main, tetapi ikhtiar besar yang harus dimulai dari sekarang,” ujar Zainul.
Zainul, yang juga Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PKB, menjelaskan Muscab serentak merupakan bagian dari penataan organisasi pasca pemilu.
Proses pemilihan pengurus di tingkat DPC mengedepankan musyawarah mufakat untuk menjaga soliditas internal partai.
“Kami di DPP ingin memastikan proses transisi kepemimpinan di tingkat cabang berjalan tanpa kegaduhan. Karena itu, musyawarah mufakat dikedepankan. Selesai Muscab, seluruh kader langsung bekerja tanpa faksi atau konflik internal,” tuturnya.
Menurutnya, kriteria pemimpin di tingkat kabupaten dan kota di Kaltara harus memiliki daya tahan dan kemampuan adaptasi yang tinggi. Hal ini penting untuk memperluas basis massa di wilayah perbatasan dan pedalaman dengan tantangan geografis yang beragam.
“Ketua DPC terpilih harus figur yang bisa bergerak cepat. Mereka harus memiliki agresivitas untuk turun ke masyarakat serta kreativitas dalam menarik dukungan warga Kaltara melalui program nyata,” imbuhnya.
Selain target kursi DPR RI, DPP PKB juga menginstruksikan pengurus baru di tingkat DPC untuk segera memulai program pencalegan dini.
Langkah ini dilakukan agar partai memiliki waktu lebih panjang dalam memetakan calon anggota legislatif yang memiliki kedekatan dengan masyarakat lokal.
“Kita tidak ingin mencari caleg di menit terakhir. Dengan pencalegan dini, kita punya waktu menguji kapasitas dan loyalitas mereka. Kita mencari tokoh yang benar-benar siap berjuang untuk masyarakat Kaltara bersama PKB,” pungkasnya.
Muscab serentak ini dihadiri perwakilan DPC dari Tarakan, Bulungan, Malinau, Nunukan, dan Tana Tidung. Agenda ini menjadi momentum bagi PKB untuk mengonsolidasikan kekuatan di tengah dinamika politik daerah yang terus berkembang. (saf)







