SEBATIK NUNUKAN, Headlinews.id – Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Sungai Nyamuk menggelar edukasi keselamatan pelayaran di Madrasah Aliyah As’adiyah Sebatik, Rabu (4/2/2026).
Kegiatan ini dilaksanakan untuk menanamkan kesadaran keselamatan di sektor transportasi laut sejak dini, mengingat tingginya aktivitas pelayaran di Pulau Sebatik.
Tim UPP memaparkan materi terkait keselamatan, termasuk pengenalan alat keselamatan di kapal, tata cara penggunaannya, hingga kepatuhan terhadap aturan pelayaran.
Syaharuddin, Kepala UPP Kelas III Sungai Nyamuk, menjelaskan, kegiatan ini bertujuan memberikan pengetahuan praktis agar pelajar memahami risiko di laut dan bisa bertindak tepat saat berada di pelabuhan atau menggunakan transportasi laut.
Kegiatan disusun interaktif, sehingga peserta dapat berdiskusi dan mengajukan pertanyaan langsung tentang prosedur keselamatan, penggunaan life jacket, hingga skenario darurat di kapal. Antusiasme peserta terlihat tinggi sepanjang sesi berlangsung.
“Para siswa aktif bertanya, mulai dari penggunaan pelampung hingga prosedur evakuasi, sehingga mereka memperoleh pemahaman lebih konkret tentang keselamatan di laut. Ini salah satu cara agar mereka tidak hanya mengetahui secara teori tetapi juga memahami praktiknya,” ujar Syaharuddin.
UPP Sungai Nyamuk menekankan edukasi keselamatan ini menjadi bagian dari upaya membangun budaya keselamatan di masyarakat, khususnya bagi generasi muda yang tinggal di pulau dengan arus laut yang cukup deras.
“Pengetahuan yang mereka peroleh dapat menjadi bekal saat berada di laut atau di sekitar pelabuhan, sehingga risiko kecelakaan bisa diminimalkan,” tambah Syaharuddin.
Materi juga menekankan kepatuhan terhadap regulasi pelayaran, termasuk tata tertib dermaga, pengoperasian kapal, dan prosedur darurat, yang menjadi tanggung jawab setiap pengguna jasa pelabuhan.
Selain keselamatan, kegiatan ini bertujuan menumbuhkan minat pelajar terhadap dunia kemaritiman. Para peserta diperkenalkan pada berbagai profesi di sektor pelayaran serta fungsi UPP sebagai pengelola fasilitas pelabuhan.
Program edukasi ini menjadi awal dari serangkaian kegiatan berkelanjutan yang akan digelar UPP Sungai Nyamuk di sekolah-sekolah lain untuk memperluas jangkauan edukasi keselamatan pelayaran.
UPP berharap pelajar dapat menjadi teladan dalam menyebarkan kesadaran keselamatan di lingkungan masing-masing, sekaligus mendukung terciptanya pelayaran yang aman, tertib, dan berkelanjutan.
“Keselamatan harus menjadi budaya. Setiap orang yang beraktivitas di laut atau di sekitar pelabuhan memiliki tanggung jawab yang sama, dan edukasi ini menjadi langkah awal untuk menumbuhkan kesadaran itu,” tutup Syaharuddin. (saf)







