NUNUKAN, Headlinews.id – Lonjakan aktivitas masyarakat menjelang Idul Fitri diprediksi menekan berbagai layanan publik di Kabupaten Nunukan. Pemerintah daerah pun mulai menyiapkan langkah antisipasi, mulai dari pengelolaan sampah, kesiapsiagaan pemadam kebakaran, hingga pelayanan kesehatan bagi warga.
Kesiapan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi pimpinan perangkat daerah yang dipimpin Bupati Nunukan Irwan Sabri di ruang rapat VIP lantai IV Kantor Bupati, Senin (16/3/2026).
Rapat tersebut dihadiri sejumlah kepala organisasi perangkat daerah guna membahas berbagai sektor pelayanan masyarakat, mulai dari pengelolaan sampah, kesiapsiagaan pemadam kebakaran, pelayanan kesehatan hingga ketersediaan energi menjelang hari raya.
Bupati Irwan Sabri mengatakan pemerintah daerah harus memastikan seluruh pelayanan publik tetap berjalan meskipun memasuki masa libur panjang.
“Kalau soal persiapan Idul Fitri sebenarnya hampir sama seperti tahun-tahun sebelumnya. Tapi saya minta seluruh perangkat daerah tetap melakukan pemantauan, baik sebelum maupun setelah hari raya,” kata Irwan.
Ia menegaskan sejumlah instansi yang berkaitan langsung dengan pelayanan masyarakat harus meningkatkan kesiapsiagaan selama masa libur.
“Yang penting pelayanan kepada masyarakat jangan sampai terganggu. Petugas harus tetap siaga karena biasanya aktivitas masyarakat meningkat saat lebaran,” ujarnya.
Dalam rapat tersebut, pengelolaan sampah juga menjadi perhatian khusus pemerintah daerah. Bupati meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) memastikan penanganan sampah berjalan optimal selama masa libur.
“Biasanya saat lebaran volume sampah meningkat. Karena itu DLH harus betul-betul fokus menangani persoalan ini supaya tidak terjadi penumpukan,” ucapnya.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Meinstar Tololiu menyampaikan bahwa pengangkutan sampah di Kabupaten Nunukan saat ini berkisar antara 15 hingga 20 ton setiap hari.
“Dalam kondisi normal kami mengoperasikan sekitar delapan sampai sepuluh truk pengangkut sampah setiap hari. Saat hari raya biasanya frekuensi pengangkutan ditambah,” jelasnya.
Ia menambahkan, pada saat Idul Fitri pengangkutan sampah dapat dilakukan lebih dari satu kali dalam sehari untuk menjaga kebersihan lingkungan.
“Kalau volumenya meningkat, pengangkutan bisa dilakukan dua kali sehari, bahkan sampai malam hari,” katanya.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Wahyudi Kawariyin mengatakan pihaknya telah menyiapkan ratusan personel untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan selama masa libur Idul Fitri.
“Kesiapsiagaan sebenarnya sudah kami lakukan sejak sebulan terakhir. Saat ini ada 382 personel yang disiagakan di 11 sektor Damkar di seluruh wilayah Kabupaten Nunukan,” ujarnya.
Menurutnya, seluruh petugas akan bertugas secara bergilir selama 24 jam untuk memastikan respons cepat jika terjadi kejadian darurat.
“Petugas kami siaga penuh. Kalau ada kejadian, tim bisa langsung bergerak,” katanya.
Dari sektor kesehatan, Plt Direktur RSUD Nunukan Dr. Andi Bane Tune Mangkau memastikan pelayanan kesehatan tetap berjalan normal selama masa libur lebaran.
“Pelayanan di RSUD tetap berjalan seperti biasa. Instalasi Gawat Darurat tetap buka 24 jam dan tenaga medis sudah dijadwalkan,” jelasnya.
Ia juga menyebut sejumlah fasilitas kesehatan seperti ICU, PICU serta dokter spesialis telah disiapkan untuk mengantisipasi kebutuhan masyarakat selama hari raya.
Hal serupa juga disampaikan Kepala Dinas Kesehatan dan Pengendalian Penduduk Hj. Miskia. Ia memastikan seluruh puskesmas yang memiliki fasilitas UGD tetap memberikan pelayanan selama libur Idul Fitri.
“Untuk puskesmas yang memiliki UGD tetap buka 24 jam. Tenaga kesehatan sudah diatur dengan sistem shift sehingga pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Rohadiansyah menyampaikan bahwa ketersediaan BBM dan LPG di Kabupaten Nunukan dalam kondisi aman menjelang hari raya.
“Stok BBM dan LPG untuk kebutuhan masyarakat selama lebaran dipastikan mencukupi,” katanya. (*)







