Selasa, Oktober 27, 2026
Headlinews.id
  • Home
  • BERITA
  • DAERAH
    • KALTARA
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • KALTIM
      • Samarinda
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Sangatta
      • Kutai Kertanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
      • Bontang
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • INFOGRAFIS
  • RUBRIK
    • HUKUM
    • KRIMINAL
    • POLITIK
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Otomotif
    • HIBURAN
    • Sosial Budaya
    • PILKADA
    • TEKNOLOGI
  • ADV
    • Pemprov Kaltara
    • Pemprov Kaltim
    • Parlemen
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • BERITA
  • DAERAH
    • KALTARA
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • KALTIM
      • Samarinda
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Sangatta
      • Kutai Kertanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
      • Bontang
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • INFOGRAFIS
  • RUBRIK
    • HUKUM
    • KRIMINAL
    • POLITIK
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Otomotif
    • HIBURAN
    • Sosial Budaya
    • PILKADA
    • TEKNOLOGI
  • ADV
    • Pemprov Kaltara
    • Pemprov Kaltim
    • Parlemen
  • Opini
No Result
View All Result
HealthNews
No Result
View All Result
Home Tarakan

Dari MPLS hingga Pra-Studi, SNT 11 Tarakan Mulai Petakan Potensi Siswa

by Redaksi 2
10 Agustus 2026
in Tarakan
A A
Dari MPLS hingga Pra-Studi, SNT 11 Tarakan Mulai Petakan Potensi Siswa

Peserta didik angkatan pertama SNT 11 Tarakan mengikuti kegiatan awal tahun ajaran di sekolah. Sebanyak 80 siswa mulai menjalani tahapan pengenalan dan pra-studi untuk memetakan kemampuan serta potensi masing-masing.

TARAKAN, Headlinews.id – Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) 11 Tarakan mulai memetakan kemampuan dan potensi 80 peserta didik sejak awal tahun ajaran. Pemetaan dilakukan melalui masa pengenalan hingga pra-studi sebelum siswa mengikuti pola pembelajaran secara penuh.

Kepala SNT 11 Tarakan, Friny Napasti, mengatakan tahapan awal tersebut diperlukan karena siswa yang masuk ke SNT memiliki latar belakang kemampuan dan karakter belajar yang berbeda. Sekolah tidak hanya memperkenalkan lingkungan pendidikan, tetapi juga mulai melihat kebutuhan masing-masing peserta didik.

“Di awal ini kami tidak hanya mengenalkan anak-anak dengan sekolah. Kami juga perlu melihat bagaimana mereka belajar, apa yang menjadi kekuatan mereka, dan bagian mana yang masih perlu didampingi. Dari situ pembelajaran berikutnya bisa lebih terarah,” kata Friny, Senin (10/8/2026).

BACA JUGA
  • Rahmawati Salurkan Bantuan Perlengkapan Sekolah untuk Anak Yatim dan Dhuafa
  • Sertifikasi Lahan SNT 11 Tarakan Ditargetkan Terbit Akhir Oktober, Pembangunan Belum Pasti
  • Anak Ingin Pindah Sekolah ke Tarakan, Damkar Sektor Barat Turun Tangan

Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) berlangsung selama satu pekan. Setelah itu, siswa menjalani pra-studi selama dua pekan. Kegiatan pra-studi tidak sepenuhnya berdiri sendiri karena berlangsung bersamaan dengan pembelajaran rutin di sekolah.

Selama MPLS, peserta didik diperkenalkan dengan warga sekolah, lingkungan belajar, serta sejumlah kegiatan pembiasaan seperti Anak Indonesia Hebat dan Pagi Ceria. Tahapan tersebut menjadi awal bagi siswa untuk beradaptasi sebelum memasuki pola pendidikan SNT.

“MPLS ini menjadi tahap awal supaya anak-anak mengenal lingkungan dan mulai terbiasa dengan pola kegiatan di sekolah. Setelah itu kami lanjutkan dengan pra-studi, jadi prosesnya memang bertahap sebelum mereka masuk ke pembelajaran yang lebih penuh,” ujarnya.

Baca Juga  Satgas TMMD Kodim Tarakan Terus Kebutan Pembangunan Rumah Tidak Layak Huni

Pra-studi menjadi salah satu pembeda SNT 11 Tarakan dengan pola pengenalan siswa di sekolah reguler. Pada tahap ini, pendampingan diarahkan pada kesiapan belajar sekaligus pengenalan terhadap karakter dan potensi masing-masing siswa.

Friny mengatakan sekolah juga memberikan pendampingan dari sisi psikologis agar siswa memahami cara belajar yang sesuai dengan dirinya. Hasil pemetaan tersebut nantinya menjadi bahan untuk mengembangkan kemampuan siswa melalui kurikulum yang diterapkan di SNT.

“Kami melihat dulu bagaimana cara anak belajar dan bagaimana mereka beradaptasi. Dari situ kami bisa mengetahui potensi yang mereka punya. Jadi bukan hanya melihat kemampuan akademiknya, tetapi juga bagaimana potensi itu bisa dikembangkan selama mereka bersekolah,” jelasnya.

Angkatan pertama SNT 11 Tarakan terdiri atas 40 siswa jenjang SMP dan 40 siswa jenjang SMA. Peserta didik yang diterima masing-masing berasal dari kelas 7 dan kelas 10 dengan dua rombongan belajar pada setiap jenjang.

Setiap rombongan belajar dibatasi maksimal 20 siswa. Menurut Friny, jumlah tersebut berkaitan dengan pola pendampingan yang diterapkan SNT agar guru memiliki ruang lebih besar untuk mengenali perkembangan masing-masing peserta didik.

“Untuk tahap awal memang kelas 7 dan kelas 10. Masing-masing jenjang dua rombel dan satu kelas maksimal 20 anak. Jumlah itu berkaitan dengan pola pendampingan karena setiap anak perlu mendapat perhatian terhadap perkembangan dan potensinya,” katanya.

Sebelum diterima, seluruh siswa mengikuti proses seleksi selama satu pekan yang dilakukan tim transisi SNT di bawah Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Kalimantan Utara. Seleksi mencakup administrasi, tes potensi akademik, serta tes bakat dan skolastik.

Nilai rapor menjadi salah satu persyaratan administrasi dengan rata-rata minimal 80 selama lima semester. Selain nilai akademik, peserta juga dinilai berdasarkan bakat, minat, dan capaian yang pernah diraih.

Baca Juga  Pemprov Sosialisasikan SPMB 2026/2027, Tekankan Transparansi dan Akses Merata

“Seleksinya tidak hanya melihat nilai rapor. Nilai rapor memang menjadi bagian dari administrasi, tetapi anak-anak juga mengikuti tes potensi akademik serta tes bakat dan skolastik. Prestasi yang pernah mereka raih juga menjadi bagian dari data yang kami lihat,” ungkap Friny.

Seluruh proses penerimaan dilakukan melalui sistem yang dibangun Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Sekolah di daerah menjadi bagian dari proses seleksi, sedangkan keputusan akhir penerimaan berada di tingkat kementerian.

“Prosesnya memang dilakukan di daerah, termasuk di Tarakan, tetapi sistem penerimaannya terintegrasi. Data peserta dimasukkan melalui sistem yang disiapkan kementerian dan keputusan akhirnya tetap berada di kementerian,” terangnya.

Pemetaan kemampuan tersebut kemudian menjadi dasar pengembangan siswa selama berada di SNT 11 Tarakan. Sekolah tidak membatasi pengembangan pada prestasi akademik, tetapi juga membuka ruang bagi siswa yang memiliki kemampuan di bidang sains dan teknologi, seni, maupun olahraga.

Saat ini kegiatan belajar masih menggunakan sekolah transit. Ke depan, SNT 11 Tarakan disiapkan memiliki fasilitas pendukung seperti laboratorium Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM), sarana olahraga, studio seni, auditorium, dan fasilitas lainnya.

“Anak yang kuat di akademik tentu akan kami kembangkan, tetapi anak yang punya kemampuan di seni atau olahraga juga harus mendapat ruang yang sama. Karena konsep SNT memang melihat potensi anak secara lebih luas,” kata Friny.

Pengembangan tersebut juga akan dipadukan dengan muatan lokal. Lokasi sekolah di Mamburungan menjadi pertimbangan dalam menyusun pembelajaran yang berkaitan dengan lingkungan pesisir, Bahasa Tidung, serta pengolahan hasil alam khas Tarakan.

Friny mengatakan muatan lokal tersebut nantinya menjadi bagian dari kurikulum yang dikembangkan sekolah sehingga peserta didik tidak hanya mendapatkan kemampuan akademik, tetapi juga mengenal lingkungan dan potensi daerah tempat mereka belajar.

Baca Juga  Beasiswa Kaltara Unggul Diusulkan Naik, DPRD Berupaya Jaga Pagu Tetap Aman  

“Kami berada di Mamburungan dan lingkungan sekitarnya punya karakter pesisir. Karena itu, muatan lokal juga kami pikirkan. Ada rencana memasukkan Bahasa Tidung, konservasi wilayah pesisir, serta pengolahan hasil alam yang ada di Tarakan,” ujarnya.

Pemetaan bakat dan minat juga diarahkan untuk menentukan jalur pendidikan siswa setelah lulus. Sekolah mulai menyusun apa yang disebut pathway prestasi sejak peserta didik masuk, sehingga pengembangan kemampuan dapat disesuaikan dengan tujuan pendidikan masing-masing.

Untuk siswa SMA, pemetaan tersebut akan diarahkan lebih spesifik pada rencana pendidikan setelah lulus. Siswa yang memiliki target melanjutkan pendidikan ke luar negeri akan mulai dipersiapkan dengan kebutuhan akademik yang relevan.

“Sejak masuk kami sudah mulai melihat anak ini arahnya ke mana. Kalau kemudian targetnya melanjutkan ke luar negeri, tentu persiapannya berbeda. Jadi kebutuhan seperti tes SAT atau IELTS juga bisa mulai dipersiapkan lebih awal,” tuturnya.

Persiapan tersebut juga berkaitan dengan peluang memperoleh beasiswa. Salah satu yang disebut Friny adalah Beasiswa Garuda bagi siswa berprestasi yang ingin melanjutkan pendidikan ke luar negeri. Namun, peluang tersebut tetap bergantung pada proses seleksi dan kemampuan siswa memenuhi persyaratan.

“Beasiswa itu tetap ada seleksinya. Jadi bukan karena sekolahnya SNT kemudian otomatis mendapatkan beasiswa. Anak tetap harus punya kemampuan dan memenuhi persyaratan yang ditetapkan. Tugas sekolah adalah menyiapkan mereka agar ketika peluang itu datang, mereka sudah memiliki kemampuan untuk bersaing,” pungkas Friny. (saf)

 

Tags: BPMP KaltaraFriny NapastiMPLS SNTpemetaan bakat siswaPendidikan Kaltarapendidikan Tarakanpra-studi SNTSekolah Nasional Terintegrasisekolah nasional terintegrasi Tarakansiswa SNT TarakanSNT 11 Tarakan
Advertisement Banner

Baca Juga

Dishub Tarakan Tangani PJU Mati dan Redup, Penambahan Lampu Jalan Bertahap
Tarakan

Dishub Tarakan Tangani PJU Mati dan Redup, Penambahan Lampu Jalan Bertahap

27 Oktober 2026
Pomal Ungkap Kronologi Speed Bump Kawasan Ladang, Pengadaan Dibantu Pertamina
Tarakan

Pomal Ungkap Kronologi Speed Bump Kawasan Ladang, Pengadaan Dibantu Pertamina

26 Oktober 2026
ISPU Naik Turun, Sekolah di Tarakan Bisa Putuskan BDR Tanpa Tunggu Disdik
Tarakan

ISPU Naik Turun, Sekolah di Tarakan Bisa Putuskan BDR Tanpa Tunggu Disdik

26 Oktober 2026
Rumah Sudirman Direhabilitasi, Lima Warga Jadi Sasaran RTLH TMMD Tarakan
Tarakan

Rumah Sudirman Direhabilitasi, Lima Warga Jadi Sasaran RTLH TMMD Tarakan

26 Oktober 2026
Setelah Berulang Kali Diusulkan, Rumah Sudirman Akhirnya Dibangun TMMD
Tarakan

Setelah Berulang Kali Diusulkan, Rumah Sudirman Akhirnya Dibangun TMMD

26 Oktober 2026
TMMD Tarakan Hadirkan Semangat Kerja Bersama di Kampung Satu Skip
Tarakan

TMMD Tarakan Hadirkan Semangat Kerja Bersama di Kampung Satu Skip

26 Oktober 2026
Next Post
PJU Polres Tarakan Berganti, Kapolres Tekankan Kinerja Tak Boleh Menurun

PJU Polres Tarakan Berganti, Kapolres Tekankan Kinerja Tak Boleh Menurun

Tiga Personel Polres Tarakan Purna Tugas, Pengabdian Diantar dengan Pedang Pora

Tiga Personel Polres Tarakan Purna Tugas, Pengabdian Diantar dengan Pedang Pora

Dua Kelompok di Tarakan Dapat Tambahan Sarana Budidaya Kepiting Bakau   

Dua Kelompok di Tarakan Dapat Tambahan Sarana Budidaya Kepiting Bakau  

Berita Populer

  • Empat Tersangka Kredit Fiktif Bankaltimtara Diserahkan ke Jaksa

    Empat Tersangka Kredit Fiktif Bankaltimtara Diserahkan ke Jaksa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkot Tarakan Siapkan Lahan SNT 11, Gedung Permanen Ditargetkan Tahun Depan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Langgar Aturan, Tiga Anggota Polresta Bulungan Kehilangan Status Polisi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dua Debitur PT IDK Grup Susul Empat Tersangka Bank di Tahap II Kasus Kredit Fiktif BPD Kaltimtara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wakapolda Kaltara Hadiri Penyambutan Wakil Panglima TNI dalam Rangka Kunjungan Kerja di Wilayah Kalimantan Utara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Headlinews.id

Kami merupakan portal berita online yang berdiri pada tahun 2024, berkomitmen untuk menghadirkan berita dan informasi terkini yang akurat, kredibel, dan berimbang.

Tentang Kami

  • Kontak
  • Redaksi
  • Tentang kami
  • Pedoman Media Siber

Menu

  • Balikpapan
  • Berau
  • BERITA
  • Bontang
  • Bulungan
  • DPRD bulungan
  • Ekonomi
  • HIBURAN
  • HUKUM
  • INTERNASIONAL
  • KALTARA
  • KALTIM
  • Kesehatan
  • KRIMINAL
  • Kutai Barat
  • Kutai Kertanegara
  • Malinau
  • NASIONAL
  • Nunukan
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemprov Kaltara
  • Pemprov Kaltim
  • Penajam Paser Utara
  • Pendidikan
  • PILKADA
  • POLITIK
  • Samarinda
  • Sosial Budaya
  • Tana Tidung
  • Tarakan
  • TEKNOLOGI

© 2023 PT. Borneo Media Grup.

No Result
View All Result
  • Home
  • BERITA
  • DAERAH
    • KALTARA
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • KALTIM
      • Samarinda
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Sangatta
      • Kutai Kertanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
      • Bontang
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • INFOGRAFIS
  • RUBRIK
    • HUKUM
    • KRIMINAL
    • POLITIK
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Otomotif
    • HIBURAN
    • Sosial Budaya
    • PILKADA
    • TEKNOLOGI
  • ADV
    • Pemprov Kaltara
    • Pemprov Kaltim
    • Parlemen
  • Opini

© 2023 PT. Borneo Media Grup.