TARAKAN, Headlinews.id – Antisipasi potensi bencana menjadi salah satu perhatian dalam persiapan pengamanan Idul Fitri dan mudik Lebaran 2026 di Kota Tarakan. Berbagai langkah mitigasi diminta disiapkan untuk meminimalisir dampak yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat.
Kapolres Tarakan, AKBP Erwin S. Manik menekankan pentingnya koordinasi seluruh stakeholder untuk memastikan kesiapsiagaan menghadapi kemungkinan bencana.
Persiapan ini meliputi jalur evakuasi, titik pengungsian, penyaluran logistik, serta kesiapan perlengkapan pencarian dan pertolongan (SAR).
“Seluruh stakeholder perlu melakukan mitigasi bencana untuk meminimalisir dampak yang dapat mengganggu pelaksanaan ibadah Idul Fitri maupun arus mudik Lebaran 2026,” ujar Erwin.
Ia menambahkan, dukungan sarana seperti genset dan jaringan komunikasi juga harus siap digunakan saat situasi darurat.
Meski fokus pada mitigasi bencana, Kapolres menekankan agar pengamanan di objek vital tetap dilaksanakan maksimal. Aparat diminta memastikan rekayasa lalu lintas serta sosialisasi berbagai kebijakan pemerintah tersampaikan kepada masyarakat melalui kanal informasi yang optimal.
“Pelayanan dan pengamanan di tempat ibadah, sarana transportasi umum, serta objek wisata harus dilakukan secara optimal dan humanis dengan melibatkan partisipasi masyarakat,” kata Erwin.
Selain itu, pengawasan terhadap stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok menjadi perhatian utama. Termasuk distribusi bahan bakar minyak (BBM) dan bahan bakar gas (BBG), yang harus tetap terjaga agar masyarakat tidak kesulitan mendapatkan kebutuhan pokok.
“Satgas pangan diminta berkolaborasi dengan para pemangku kepentingan untuk melakukan pengawasan ketat serta menindak setiap penyimpangan tanpa mengganggu ketersediaan pasokan,” tegasnya.
Untuk mendukung Operasi Ketupat Kayan 2026, rencananya akan didirikan Pos Pengamanan (Pos Pam), Pos Pelayanan (Pos Yan), dan Pos Terpadu di sejumlah titik strategis di Kota Tarakan. Pos-pos ini juga difungsikan sebagai tempat istirahat atau rest area bagi para pemudik.
“Pos-pos pengamanan yang juga difungsikan sebagai rest area diharapkan bisa membuat arus mudik Lebaran dan Idul Fitri di Tarakan berjalan aman dan lancar,” pungkasnya.(*)







