TARAKAN, Headlinews.id– Area wisata Pantai Amal menjadi sasaran kegiatan pembersihan yang dilakukan Kelompok 6 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Borneo Tarakan (UBT). Kegiatan ini merupakan rangkaian dari Jalan Santai Bersih Pantai & Edukasi Stunting di Kelurahan Pantai Amal dan Pantai Amal Ratu Intan, Sabtu (17/1/2026).
Mitra yang dilibatkan, mulai dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Tarakan, Palang Merah Indonesia Cabang Tarakan, Early Community Exposure dari Fakultas Kedokteran UBT, Sobat Bumi UBT by Pertamina Foundation, SDN 045, SDN 016, serta beberapa influencer lokal lain seperti rizalbutek.official dan warga_belakang_95. Dihadiri juga Babinsa Koramil 0907/01 Tarakan Timur bersama warga dan sejumlah elemen masyarakat, Sabtu (17/1/2026).

Pembersihan difokuskan pada penanganan sampah plastik, sampah rumah tangga, rumput liar, serta berbagai jenis limbah yang terbawa arus laut dan menumpuk di sepanjang garis pantai.
Ketua Kelompok 6 KKN UBT, Dian Dwiarianti mengungkapkan tidak hanya membersihkan pantai, di waktu yang sama juga dirangkai kegiatan lain diantaranya cek kesehatan masyarakat.
“Untuk kegiatannya juga tidak hanya bersih pantai, tapi cek kesehatan umum dan cek stunting gratis serta edukasi stunting dari Early Community Exposure dari Fakultas Kedokteran UBT,” ungkapnya.

Babinsa Koramil 0907/01 Tarakan Timur, Sertu Hariadi, mengatakan kegiatan pembersihan pantai dilakukan sebagai bagian dari kepedulian terhadap kebersihan lingkungan, terutama di kawasan pesisir yang memiliki fungsi sebagai wilayah pemukiman sekaligus destinasi wisata.
“Kegiatan ini dilakukan untuk menjaga kebersihan Pantai Amal agar tetap nyaman bagi masyarakat dan pengunjung, sekaligus mencegah dampak negatif sampah terhadap lingkungan pesisir,” kata Sertu Hariadi.
Ia menambahkan, kebersihan pantai tidak bisa hanya mengandalkan petugas atau aparat, melainkan membutuhkan peran aktif seluruh lapisan masyarakat.
Menurutnya, keterlibatan warga menjadi kunci utama agar kebersihan lingkungan dapat terjaga secara berkelanjutan.
“Kami berharap masyarakat semakin peduli dan tidak membuang sampah sembarangan, karena pantai ini adalah ruang bersama yang harus dijaga,” ujarnya.
Selain membersihkan sampah, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai sarana edukasi kepada warga tentang pentingnya pengelolaan sampah rumah tangga agar tidak berakhir di laut.
Sampah-sampah yang terkumpul selanjutnya dikumpulkan dan dibuang ke tempat pembuangan yang telah disiapkan.
Warga Kelurahan Pantai Amal menyambut positif kegiatan tersebut dan mengapresiasi keterlibatan Babinsa yang aktif mendampingi masyarakat dalam kegiatan sosial dan lingkungan.
Mereka menilai kegiatan ini mendorong kesadaran bersama untuk menjaga kebersihan pantai.
Salah satu warga Pantai Amal, Rahman, mengatakan kegiatan pembersihan pantai sangat membantu warga dan berdampak langsung pada kondisi lingkungan.
“Kalau kegiatan seperti ini sering dilakukan, pantai jadi lebih bersih dan kami juga jadi lebih sadar untuk menjaga lingkungan,” katanya. (*/rs)










