TANA TIDUNG, Headlinews.id– Intervensi penanganan stunting di Kecamatan Sesayap Hilir ditekankan harus berjalan terintegrasi lintas sektor oleh Pemerintah Kabupaten Tana Tidung.
Penekanan itu disampaikan dalam Rapat Koordinasi Percepatan Penanganan Stunting di Kantor Kecamatan Sesayap Hilir, Kamis (18/6/2026), yang dihadiri Wakil Bupati Tana Tidung, Sabri.
Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari Camat Sesayap Hilir, perangkat organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, kepala desa se-Kecamatan Sesayap Hilir, Tim Penggerak PKK, tenaga kesehatan, hingga pemangku kepentingan lain yang terlibat dalam pelaksanaan program percepatan penanganan stunting di lapangan.
Rapat koordinasi menjadi ruang penguatan sinkronisasi program lintas sektor agar intervensi penanganan stunting dapat berjalan lebih terarah, terukur, serta memiliki kesesuaian antara perencanaan dan pelaksanaan di setiap tingkatan pemerintahan.
Wakil Bupati Tana Tidung, Sabri, menegaskan penanganan stunting membutuhkan keterlibatan menyeluruh dari berbagai sektor yang berjalan dalam satu arah kebijakan.
“Penanganan stunting harus melibatkan semua unsur, mulai dari sektor kesehatan, pendidikan, sanitasi, ketahanan pangan, hingga peran keluarga di tingkat desa. Semua harus bergerak bersama agar hasil yang dicapai lebih maksimal,” ujarnya.
Ia meminta seluruh perangkat daerah dan pemerintah desa memperkuat koordinasi agar pelaksanaan program di lapangan berjalan selaras dan saling mendukung.
Sabri menilai konsistensi pelaksanaan program menjadi faktor yang sangat menentukan dalam upaya menurunkan angka stunting di daerah.
“Setiap program yang sudah direncanakan harus benar-benar dijalankan di lapangan secara konsisten. Pelaksanaan yang terarah akan menentukan sejauh mana target penurunan stunting bisa dicapai,” katanya.
Ia juga menyoroti pentingnya peran pemerintah kecamatan dan desa dalam memperkuat pemantauan serta pelaporan kondisi stunting secara berkala.
Menurutnya, kualitas data di tingkat lapangan menjadi dasar utama dalam menentukan langkah intervensi yang tepat sasaran.
“Data harus benar-benar valid dan sesuai kondisi di lapangan. Dari data itulah pemerintah bisa menentukan langkah yang tepat dalam melakukan intervensi,” jelasnya.
Rapat koordinasi tersebut juga menjadi ruang penyamaan persepsi antar pemangku kepentingan dalam pelaksanaan program percepatan penanganan stunting di wilayah Kecamatan Sesayap Hilir.
Sabri menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Tana Tidung dalam mempercepat penurunan stunting melalui penguatan kerja lintas sektor yang berkelanjutan.
“Pemerintah Kabupaten Tana Tidung terus mendorong percepatan penurunan stunting melalui kerja bersama lintas sektor. Dengan koordinasi yang baik, program yang dijalankan bisa lebih efektif dan memberi dampak langsung bagi masyarakat,” pungkasnya. (*)










