TARAKAN, Headlinews.id — Generasi masa depan Kalimantan Utara membutuhkan fondasi pendidikan yang kuat sejak dini. Vamelia Ibrahim, anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Utara (Kaltara) menegaskan pendidikan anak usia dini harus membentuk anak-anak yang cerdas, berkarakter, dan percaya diri.
Menurut Vamelia, pengembangan minat dan bakat anak sejak usia pra-sekolah merupakan kunci utama dalam membangun sumber daya manusia yang unggul di masa depan.
Kesadaran orang tua akan pentingnya pendidikan usia dini juga terus meningkat, terbukti dari partisipasi yang semakin tinggi di lembaga PAUD di seluruh kecamatan.
Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah Provinsi Kalimantan Utara memperkuat mutu pendidikan anak usia dini, baik melalui sarana dan prasarana, kurikulum, maupun peningkatan kompetensi tenaga pendidik.
“Anak-anak kini semakin antusias bersekolah ketika layanan PAUD terus ditingkatkan. Mereka merasa senang, nyaman, dan termotivasi untuk datang setiap hari. Ini menjadi indikator nyata kualitas pendidikan kita mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Vamelia.
Legislator yang juga Bunda PAUD Tana Tidung, Vamelia juga mendorong program beasiswa dan pelatihan bagi tenaga pendidik, sebagai upaya meningkatkan kapasitas guru dan pendamping PAUD. Menurutnya, kualitas tenaga pengajar menjadi faktor penentu efektivitas pendidikan sejak dini.
“Guru yang kompeten akan mampu menstimulasi anak secara optimal, sehingga mereka tumbuh tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat,” tambahnya.
Vamelia menekankan pentingnya pendekatan holistik dalam pendidikan anak usia dini. Menurutnya, pendidikan tidak hanya mencakup aspek akademik, tetapi juga pengembangan kecerdasan emosional, sosial, dan karakter anak.
Anak-anak yang mendapat stimulasi seimbang akan lebih percaya diri, kreatif, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
“Generasi kita harus tumbuh menjadi anak-anak yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berkarakter dan percaya diri. Mereka adalah calon pemimpin masa depan yang akan membawa Kalimantan Utara ini lebih maju,” tegasnya.
Selain itu, Vamelia mengajak seluruh pihak orang tua, lembaga pendidikan, pemerintah, hingga masyarakat untuk mendukung tumbuh kembang anak-anak secara menyeluruh.
Ia menekankan bahwa pembangunan generasi unggul harus menjadi tanggung jawab bersama. Dengan perhatian yang menyeluruh, setiap anak dapat mengembangkan potensi sesuai kemampuan masing-masing.
Vamelia juga menyebutkan pentingnya kolaborasi lintas lembaga, termasuk pemerintah daerah, Dinas Pendidikan, dan komunitas PAUD, agar setiap program berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata bagi anak-anak.
Ia optimis, dengan dukungan semua pihak, Kaltara akan mampu menghasilkan generasi muda yang unggul, mandiri, dan siap berkontribusi bagi pembangunan daerah.
“Dengan kerja sama yang baik, perhatian penuh terhadap anak sejak dini, dan dukungan semua pihak, saya yakin Kaltara dapat mencetak generasi penerus yang berkualitas. Anak-anak kita adalah aset terbesar, dan investasi kita pada mereka adalah modal masa depan daerah ini,” tegasnya. (*/saf)










