SAMARINDA, Headlinews.id – Bandara Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto Samarinda terus mematangkan peningkatan layanan dan fasilitas sebagai bagian dari persiapan pembukaan penerbangan internasional dari Kalimantan Timur.
Berbagai penyesuaian dilakukan untuk memastikan kesiapan operasional bandara, mulai dari pengaturan fasilitas terminal, alur pelayanan penumpang, hingga koordinasi lintas instansi yang terlibat dalam pelayanan penerbangan internasional.
Langkah tersebut diarahkan untuk mendukung kelancaran operasional sekaligus memenuhi standar keselamatan dan keamanan penerbangan.
Dari sisi infrastruktur, pengelola bandara telah menyiapkan area khusus keberangkatan dan kedatangan internasional.
Penataan meliputi penyekatan ruang terminal, penyesuaian loket imigrasi, serta pengaturan jalur pemeriksaan penumpang dan barang bawaan agar tidak bercampur dengan arus penerbangan domestik.
Kepala Seksi Teknik dan Operasi Bandara APT Pranoto, Murdoko mengatakan kesiapan fasilitas menjadi bagian penting dalam mendukung layanan penerbangan internasional langsung dari Samarinda.
“Seluruh fasilitas terminal telah disesuaikan dengan kebutuhan penerbangan internasional, termasuk pengaturan ruang tunggu, jalur pemeriksaan, dan loket pelayanan,” ujar Murdoko, Jumat (23/1/2026).
Ia menjelaskan, penataan tersebut juga mempertimbangkan potensi peningkatan mobilitas penumpang. Dengan pengaturan alur yang lebih tertib, pelayanan diharapkan berjalan lancar tanpa menimbulkan kepadatan di area terminal.
“Pengaturan alur penumpang dilakukan agar proses keberangkatan dan kedatangan dapat berlangsung lebih tertib dan nyaman,” jelasnya.
Selain fasilitas utama, pihak bandara juga menyiapkan layanan pendukung bagi penumpang. Sarana tambahan disediakan untuk menjaga kenyamanan, terutama apabila terjadi penundaan penerbangan.
“Fasilitas pendukung seperti area kerja dan sarana hiburan disiapkan untuk membantu penumpang selama menunggu penerbangan,” kata Murdoko.
Terkait rencana pembukaan rute internasional, Murdoko menyampaikan bahwa Lion Air direncanakan membuka penerbangan langsung dari Samarinda menuju Kuala Lumpur, Malaysia. Pada tahap awal, penerbangan dijadwalkan satu kali dalam sepekan.
“Maskapai biasanya melakukan evaluasi berdasarkan tingkat permintaan penumpang. Apabila respons pasar positif, frekuensi penerbangan dapat ditingkatkan,” ujarnya.
Ia menambahkan, proses penyelesaian sarana dan prasarana pendukung terus dipercepat agar operasional penerbangan internasional dapat berjalan sesuai jadwal yang direncanakan.
“Seluruh tahapan persiapan diarahkan agar layanan penerbangan internasional dapat segera dioperasikan sesuai ketentuan,” tambahnya.
Murdoko juga mengimbau masyarakat untuk memahami adanya perubahan tata letak dan fasilitas di Bandara APT Pranoto. Penyesuaian tersebut merupakan bagian dari peningkatan layanan bandara menuju operasional penerbangan internasional.
“Perubahan di area terminal merupakan bagian dari penataan layanan, sehingga diharapkan masyarakat dapat menyesuaikan,” pungkasnya. (*)










