SAMARINDA, Headlinews.id— Meski menghadapi tantangan restrukturasi anggaran dari pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur tetap menargetkan posisi juara umum pada PON XXII 2028 di Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat.
Pemerintah daerah menekankan strategi pembinaan atlet sejak dini untuk memastikan persiapan maksimal di semua cabang olahraga prioritas dan meningkatkan peluang meraih medali emas.
Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud menegaskan dukungan penuh terhadap pengembangan potensi atlet lokal.
“Tenang, anggaran itu cuma ilusi, artinya uang itu tidak masalah sebenarnya, yang penting jumlahnya saja. Kita akan carikan solusinya. Kaltim sangat luas, kaya akan talenta maupun sumber daya, dan kami dukung 1000 persen untuk PON 2028,” ujarnya, saat diwawancarai, Jumat (28/11/2025).
Pemprov Kaltim menyiapkan strategi khusus pada cabang olahraga yang memiliki peluang besar menyumbang medali, termasuk sepak bola yang menjadi perhatian utama karena prestise dan kompetitifnya.
Identifikasi talenta baru juga diperluas, sehingga setiap potensi atlet dapat dimaksimalkan. Selain itu, cabang angkat besi dan bela diri juga menjadi fokus prioritas, menyusul pencapaian prestasi Kaltim pada PON sebelumnya.
Ketersediaan pendanaan daerah menjadi faktor penentu dalam mendukung tahapan pembinaan atlet, termasuk penguatan fasilitas latihan, penyediaan pelatih profesional, serta sarana pendukung untuk meningkatkan kemampuan fisik dan mental atlet.
Pemerintah daerah menilai, sinergi antara talenta lokal, dukungan fasilitas, dan strategi terarah menjadi modal untuk melampaui prestasi PON sebelumnya dan memaksimalkan peluang meraih gelar juara umum.
Persiapan menghadapi PON XXII 2028 juga terintegrasi dengan Porprov 2026, yang menjadi ajang uji coba bagi atlet dan cabang prioritas. Pemerintah provinsi menargetkan penguatan pada cabang-cabang unggulan agar pencapaian medali emas bisa dioptimalkan.
Selain itu, program pembinaan berkelanjutan akan memastikan atlet memiliki pengalaman dan kesiapan menghadapi kompetisi tingkat nasional.
Rudy menambahkan, meski terdapat kendala pembatasan anggaran dari pemerintah pusat, Pemprov Kaltim tetap akan memaksimalkan semua potensi yang ada.
“Kami akan memanfaatkan talenta, fasilitas, dan dukungan dari berbagai pihak untuk memastikan atlet Kaltim bisa bersaing di level tertinggi. Semua elemen harus bergerak bersama agar Kaltim bisa meraih prestasi gemilang,” ungkapnya.
Dukungan pendanaan, program pembinaan berkelanjutan, serta strategi yang terarah, Pemprov Kaltim optimistis mampu menciptakan lompatan prestasi, mempertahankan prestasi, dan menorehkan sejarah baru pada PON XXII mendatang. (adv/Komimfo Kaltim)










