MENYEDIAKAN makanan bagi keluarga saat sahur dan berbuka merupakan salah satu bentuk ibadah yang memiliki nilai pahala besar. Di bulan Ramadhan, setiap kebaikan yang dilakukan dengan niat ikhlas akan dilipatgandakan oleh Allah SWT, termasuk menyiapkan hidangan bagi orang yang sedang berpuasa.
Bagi seorang ibu, menyiapkan makanan sahur dan berbuka bukan sekadar pekerjaan rumah tangga. Kegiatan tersebut dapat menjadi ladang pahala jika dilakukan dengan niat untuk membantu keluarga menjalankan ibadah puasa dengan baik.
Rasulullah SAW bersabda:
مَنْ فَطَّرَ صَائِمًا كَانَ لَهُ مِثْلُ أَجْرِهِ، غَيْرَ أَنَّهُ لاَ يَنْقُصُ مِنْ أَجْرِ الصَّائِمِ شَيْئًا
“Barang siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun juga.”
(HR. Tirmidzi)
Hadis ini menunjukkan, memberi makan orang yang berpuasa memiliki keutamaan yang sangat besar. Setiap hidangan yang disiapkan dengan penuh keikhlasan akan menjadi amal kebaikan yang bernilai di sisi Allah SWT.
Dengan demikian, seorang ibu yang menyiapkan makanan sahur dan berbuka bagi keluarganya tidak hanya menjalankan tanggung jawab rumah tangga, tetapi juga berpeluang mendapatkan pahala yang besar. Niat yang tulus dan rasa syukur dalam melayani keluarga akan menjadikan aktivitas tersebut sebagai bagian dari ibadah di bulan Ramadhan.










