NUNUKAN, Headlinews.id – DPRD Kabupaten Nunukan meminta dukungan dana hibah dari APBD 2026 memberikan hasil yang dapat dirasakan masyarakat. Penyerapan anggaran dinilai tidak cukup dijadikan ukuran keberhasilan jika program yang dijalankan belum memberikan manfaat sesuai tujuan pemberian hibah.
Sekretaris Komisi I DPRD Nunukan, Muhammad Mansur, mengatakan lembaga penerima hibah perlu mampu mengubah dukungan anggaran pemerintah daerah menjadi program yang memiliki hasil jelas. Menurutnya, penggunaan dana hibah seharusnya dilihat dari manfaat yang muncul setelah program dilaksanakan.
“Ukuran keberhasilannya jangan hanya dilihat dari anggaran yang terserap. Kita perlu melihat apa hasilnya, apa yang diberikan kepada masyarakat, dan sejauh mana program itu benar-benar berjalan sesuai tujuan,” kata Mansur.
Ia mengatakan setiap lembaga penerima memiliki program dan sasaran yang berbeda. Karena itu, hasil yang diharapkan juga menyesuaikan dengan bidang yang dijalankan masing-masing lembaga.
Mansur menilai dukungan APBD perlu diterjemahkan secara tepat oleh penerima hibah agar program yang dijalankan tidak berhenti pada pelaksanaan kegiatan. Hasil dari program tersebut harus dapat memberikan manfaat bagi masyarakat maupun mendukung kebutuhan daerah.
“Penerima hibah harus bisa menerjemahkan anggaran yang diterima menjadi program yang hasilnya jelas. Jadi setelah program selesai, ada sesuatu yang bisa dilihat dan dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, pemerintah daerah memberikan dukungan anggaran karena terdapat program yang dinilai memiliki manfaat bagi masyarakat. Karena itu, pelaksanaan program penerima hibah perlu diarahkan agar tujuan tersebut benar-benar tercapai.
Mansur juga menilai manfaat program dapat menjadi gambaran bagi pemerintah daerah dalam melihat efektivitas pemberian hibah. Semakin jelas hasil yang diperoleh, semakin mudah melihat sejauh mana anggaran yang diberikan telah memberikan manfaat sesuai sasaran.
“Kalau programnya berjalan dan manfaatnya bisa dirasakan, berarti ada hasil yang bisa kita ukur. Itu yang perlu diperhatikan, sehingga dukungan anggaran dari daerah memang memberikan dampak yang jelas,” katanya.
DPRD Nunukan berharap lembaga penerima hibah dapat mengoptimalkan dukungan APBD melalui program yang memiliki sasaran dan hasil yang jelas. Penilaian terhadap manfaat program diharapkan ikut menjadi bagian dalam melihat efektivitas pemberian dana hibah.
“Intinya, jangan sampai kita hanya melihat kegiatan sudah terlaksana atau anggaran sudah digunakan. Hasil akhirnya harus jelas, masyarakat harus merasakan manfaatnya, dan daerah juga mendapatkan dampak dari program yang dibiayai,” tutup Mansur. (*)










