Senin, Oktober 26, 2026
Headlinews.id
  • Home
  • BERITA
  • DAERAH
    • KALTARA
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • KALTIM
      • Samarinda
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Sangatta
      • Kutai Kertanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
      • Bontang
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • INFOGRAFIS
  • RUBRIK
    • HUKUM
    • KRIMINAL
    • POLITIK
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Otomotif
    • HIBURAN
    • Sosial Budaya
    • PILKADA
    • TEKNOLOGI
  • ADV
    • Pemprov Kaltara
    • Pemprov Kaltim
    • Parlemen
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • BERITA
  • DAERAH
    • KALTARA
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • KALTIM
      • Samarinda
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Sangatta
      • Kutai Kertanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
      • Bontang
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • INFOGRAFIS
  • RUBRIK
    • HUKUM
    • KRIMINAL
    • POLITIK
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Otomotif
    • HIBURAN
    • Sosial Budaya
    • PILKADA
    • TEKNOLOGI
  • ADV
    • Pemprov Kaltara
    • Pemprov Kaltim
    • Parlemen
  • Opini
No Result
View All Result
HealthNews
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Dari Instalasi Laut hingga Gantungan Kunci, Cara SavEnvironment Olah Sampah

by Redaksi 2
26 Oktober 2026
in Ekonomi, NASIONAL
A A
Dari Instalasi Laut hingga Gantungan Kunci, Cara SavEnvironment Olah Sampah

Salah satu pendiri SavEnvironment, Sakdan, berdiri di area pameran Yang Tertinggal di Bumi yang menampilkan instalasi berbahan sampah plastik di Medan.

MEDAN, Headlinews.id – Barang bekas yang kerap berakhir di tempat pembuangan dapat dimanfaatkan menjadi karya kreatif sekaligus media edukasi lingkungan.

Pendekatan tersebut diterapkan komunitas SavEnvironment lewat pameran seni, instalasi berbahan sampah, permainan interaktif, hingga lokakarya pengolahan plastik untuk memperkenalkan potensi penggunaan kembali material bekas kepada masyarakat.

Salah satu pendiri SavEnvironment, Sakdan, menceritakan komunitas tersebut berawal dari tujuh orang yang mengikuti kegiatan United Nations Association.

Kelompok mereka terpilih dalam program tersebut, tetapi tidak memperoleh pendanaan untuk merealisasikan proyek yang telah dirancang. Keterbatasan pendanaan tidak menyurutkan keinginan mereka untuk menjalankan kegiatan hingga akhirnya memutuskan melanjutkan rencana secara mandiri.

“Awalnya kami bertujuh mengikuti kegiatan dari United Nations Association. Kami terpilih, tetapi tidak mendapatkan pendanaan untuk menjalankan proyeknya. Kami merasa sayang kalau perencanaan yang sudah dibuat ditinggalkan begitu saja. Akhirnya, kami memutuskan untuk melanjutkannya,” ujar Sakdan.

Sejak terbentuk, SavEnvironment mengangkat sejumlah persoalan lingkungan yang dijumpai masyarakat, terutama di Kota Medan. Banjir, penumpukan sampah, dan persoalan nyamuk termasuk isu yang menjadi bagian dari kegiatan komunitas tersebut.

Beragam persoalan itu kemudian dikemas dalam aktivitas kreatif dengan melibatkan masyarakat agar pesan lingkungan lebih mudah dipahami.

“Kami berusaha menyampaikan isu lingkungan dengan cara yang dekat dengan kehidupan masyarakat. Seni, permainan, dan kegiatan langsung menjadi pilihan agar warga dapat terlibat sekaligus memahami persoalan yang ada di sekitar mereka,” kata Sakdan.

Salah satu kegiatan yang pernah diselenggarakan adalah pameran bertajuk Yang Tertinggal di Bumi di Serayu Cafe. Barang-barang bekas dimanfaatkan sebagai elemen dekorasi dan furnitur, memperlihatkan alternatif penggunaan kembali material yang biasanya dibuang.

Penataan ruang pamer sekaligus menggambarkan jejak sampah dari aktivitas manusia yang dapat menimbulkan persoalan lingkungan apabila tidak dikelola dengan baik.

Baca Juga  Pesona 2025 Perkuat Semangat Kolaborasi untuk Pembangunan Berkelanjutan di Ibu Kota Nusantara

Pengunjung juga disuguhkan instalasi berbentuk gelombang laut yang disusun menggunakan material sampah. Karya tersebut merepresentasikan pencemaran perairan akibat aktivitas manusia.

Bentuk gelombang dipilih untuk menggambarkan kondisi lingkungan laut, sementara penggunaan material bekas memperkuat pesan mengenai dampak pembuangan sampah terhadap ekosistem perairan.

“Instalasi gelombang laut kami buat untuk menggambarkan kondisi perairan yang tercemar sampah. Pengunjung bisa melihat langsung bagaimana material bekas digunakan sebagai karya sekaligus memahami persoalan lingkungan yang ingin kami sampaikan,” tutur Sakdan.

Selain menampilkan instalasi, SavEnvironment menyediakan permainan memancing sampah menggunakan alat pancing bermagnet. Pengunjung diajak mengambil sampah dari area permainan yang dilengkapi ilustrasi ikan.

Aktivitas interaktif tersebut dirancang untuk memperkenalkan persoalan pencemaran perairan dengan pendekatan yang lebih menarik dan melibatkan peserta secara langsung.

“Permainan memancing sampah menjadi salah satu cara kami mengajak pengunjung berinteraksi dengan materi pameran. Mereka bisa mengikuti aktivitasnya sambil mengenal persoalan sampah yang mencemari lingkungan perairan,” ujar Sakdan.

Kegiatan lainnya berupa lokakarya pembuatan gantungan kunci dari tutup botol plastik. Peserta diperkenalkan pada proses pemanfaatan material bekas menjadi produk kerajinan yang dapat digunakan. Pengolahan tutup botol sekaligus memberikan gambaran mengenai peluang penggunaan kembali sampah plastik untuk menghasilkan barang dengan fungsi berbeda.

“Tutup botol plastik yang biasanya dibuang ternyata masih bisa diolah menjadi gantungan kunci. Lewat kegiatan praktik, peserta dapat melihat langsung proses pemanfaatan barang bekas menjadi produk kerajinan,” kata Sakdan.

Sementara untuk agenda pameran tahun 2026, SavEnvironment masih menyusun konsep kegiatan dan menjajaki peluang kolaborasi dengan pihak lain. Rancangan acara belum mencapai tahap akhir sehingga bentuk kegiatan maupun rincian program yang akan diselenggarakan belum dapat dipastikan.

Baca Juga  Penanaman Pohon, Gelar UMKM, Orkestra, Pesta Rakyat, Warnai HUT ke-80 RI di IKN

“Kami masih membahas konsep dan terbuka untuk bekerja sama dengan berbagai pihak. Bentuk kegiatannya belum final, jadi kami belum bisa menyampaikan rincian program berikutnya,” ujar Sakdan. (saf/*)

 

Advertisement Banner

Baca Juga

Ide Bermakna dan Konsistensi Antar Salman Raih Prestasi Esai Nasional
NASIONAL

Ide Bermakna dan Konsistensi Antar Salman Raih Prestasi Esai Nasional

26 Oktober 2026
Tergelincir di Bandara Bilorai Intan Jaya, 10 Penumpang dan Kru Asian One Air Selamat
NASIONAL

Tergelincir di Bandara Bilorai Intan Jaya, 10 Penumpang dan Kru Asian One Air Selamat

24 Oktober 2026
Bawa Sabu ke Pekanbaru, Dua Pelaku Ditangkap; Polisi Buru Pemasok
NASIONAL

Bawa Sabu ke Pekanbaru, Dua Pelaku Ditangkap; Polisi Buru Pemasok

22 Oktober 2026
InaSkills 2026 Digelar 26-31 Oktober, Jaring Talenta Keterampilan Nasional
NASIONAL

InaSkills 2026 Digelar 26-31 Oktober, Jaring Talenta Keterampilan Nasional

21 Oktober 2026
Antrean Pengisian BBM di SPBU Bali Berkurang, Pertamina Patra Niaga Pastikan Stok Tersedia
NASIONAL

Antrean Pengisian BBM di SPBU Bali Berkurang, Pertamina Patra Niaga Pastikan Stok Tersedia

19 Oktober 2026
Gugat Aturan Bakar Lahan Ke MK, Mahasiswa Kaltara Persoalkan Risiko Kabut Asap
KALTARA

Gugat Aturan Bakar Lahan Ke MK, Mahasiswa Kaltara Persoalkan Risiko Kabut Asap

17 Oktober 2026
Next Post
Ide Bermakna dan Konsistensi Antar Salman Raih Prestasi Esai Nasional

Ide Bermakna dan Konsistensi Antar Salman Raih Prestasi Esai Nasional

Kapolda Kaltara Pimpin Gelar Pasukan Operasi Patuh Kayan 2026, Wujudkan Lalu Lintas yang Tertib dan Berkeselamatan

Kapolda Kaltara Pimpin Gelar Pasukan Operasi Patuh Kayan 2026, Wujudkan Lalu Lintas yang Tertib dan Berkeselamatan

Kapolda Kaltara Cek Polsek Sekatak, Tekankan Kehadiran Polri yang Dirasakan Masyarakat

Kapolda Kaltara Cek Polsek Sekatak, Tekankan Kehadiran Polri yang Dirasakan Masyarakat

Berita Populer

  • Empat Tersangka Kredit Fiktif Bankaltimtara Diserahkan ke Jaksa

    Empat Tersangka Kredit Fiktif Bankaltimtara Diserahkan ke Jaksa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkot Tarakan Siapkan Lahan SNT 11, Gedung Permanen Ditargetkan Tahun Depan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Langgar Aturan, Tiga Anggota Polresta Bulungan Kehilangan Status Polisi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dua Debitur PT IDK Grup Susul Empat Tersangka Bank di Tahap II Kasus Kredit Fiktif BPD Kaltimtara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wakapolda Kaltara Hadiri Penyambutan Wakil Panglima TNI dalam Rangka Kunjungan Kerja di Wilayah Kalimantan Utara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Headlinews.id

Kami merupakan portal berita online yang berdiri pada tahun 2024, berkomitmen untuk menghadirkan berita dan informasi terkini yang akurat, kredibel, dan berimbang.

Tentang Kami

  • Kontak
  • Redaksi
  • Tentang kami
  • Pedoman Media Siber

Menu

  • Balikpapan
  • Berau
  • BERITA
  • Bontang
  • Bulungan
  • DPRD bulungan
  • Ekonomi
  • HIBURAN
  • HUKUM
  • INTERNASIONAL
  • KALTARA
  • KALTIM
  • Kesehatan
  • KRIMINAL
  • Kutai Barat
  • Kutai Kertanegara
  • Malinau
  • NASIONAL
  • Nunukan
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemprov Kaltara
  • Pemprov Kaltim
  • Penajam Paser Utara
  • Pendidikan
  • PILKADA
  • POLITIK
  • Samarinda
  • Sosial Budaya
  • Tana Tidung
  • Tarakan
  • TEKNOLOGI

© 2023 PT. Borneo Media Grup.

No Result
View All Result
  • Home
  • BERITA
  • DAERAH
    • KALTARA
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • KALTIM
      • Samarinda
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Sangatta
      • Kutai Kertanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
      • Bontang
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • INFOGRAFIS
  • RUBRIK
    • HUKUM
    • KRIMINAL
    • POLITIK
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Otomotif
    • HIBURAN
    • Sosial Budaya
    • PILKADA
    • TEKNOLOGI
  • ADV
    • Pemprov Kaltara
    • Pemprov Kaltim
    • Parlemen
  • Opini

© 2023 PT. Borneo Media Grup.