TANJUNG SELOR, Headlinews.id – Seorang warga Desa Long Bia, Kecamatan Peso, Kabupaten Bulungan dilaporkan hilang setelah diduga tenggelam di Sungai Kayan, Selasa (10/3/2026). Korban yang diketahui berinisial Y (40) hingga kini masih dalam pencarian oleh aparat bersama masyarakat setempat.
Peristiwa tersebut terjadi saat korban bersama seorang rekannya pergi mencari ikan menggunakan perahu ketinting di perairan Sungai Kayan, wilayah Desa Long Peso.
PS Kasubsi PDIM Sihumas Polresta Bulungan, AIPDA Hadi Purnomo mengatakan pihaknya menerima laporan adanya dugaan orang tenggelam sekitar siang hari.
“Setelah menerima laporan dari masyarakat, personel Polsek Peso langsung menuju lokasi kejadian dan melakukan koordinasi dengan Koramil serta warga setempat untuk melakukan pencarian terhadap korban,” ujarnya.
Dari keterangan saksi, kejadian bermula ketika korban dan rekannya berangkat mencari ikan di Sungai Kayan sekitar pukul 12.30 WITA menggunakan perahu ketinting.
Namun saat melintas di kawasan Giram Raya, perahu yang mereka tumpangi diduga terbalik akibat gelombang sungai yang cukup kuat sehingga keduanya terjatuh ke air.
“Saksi yang bersama korban sempat terbawa arus, namun berhasil diselamatkan oleh perahu KPP yang kebetulan melintas di sekitar lokasi,” kata Hadi.
Sementara itu, korban diduga terseret arus sungai yang saat itu cukup deras sehingga tidak sempat diselamatkan.
“Korban hingga saat ini belum ditemukan dan masih dalam proses pencarian oleh tim gabungan,” tambahnya.
Personel Polsek Peso bersama anggota Koramil Peso serta masyarakat setempat langsung melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian menggunakan perahu.
Selain melakukan pencarian di sepanjang aliran sungai, aparat juga telah mendatangi tempat kejadian perkara dan meminta keterangan dari saksi untuk mengetahui kronologi kejadian secara lebih rinci.
Namun proses pencarian sempat dihentikan sementara karena kondisi cuaca yang tidak mendukung.
“Pencarian sempat ditunda karena hujan disertai angin cukup kuat. Tim akan kembali melanjutkan pencarian setelah kondisi cuaca memungkinkan,” jelasnya.
“Tim gabungan masih terus melakukan pencarian dengan menyisir aliran sungai di sekitar lokasi kejadian. Kami berharap korban dapat segera ditemukan,” tutup Hadi. (rn)










