TANJUNG SELOR, Headlinews.id – Polresta Bulungan melalui Satuan Karya (Saka) Bhayangkara terus memperkuat sinergi dengan dunia pendidikan. Pada Jumat (22/8/2025), sosialisasi Saka Bhayangkara kembali digelar di SMA Negeri 1 Tanjung Selor dengan melibatkan puluhan pelajar Pramuka dari kelas 10 hingga kelas 12.
Kapolresta Bulungan, AKBP Rofikoh Yunianto, S.I.K., melalui PS Kasi Humas Polresta Bulungan, Ipda Magdalena Lawai, S.Sos., menyampaikan kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pembinaan generasi muda agar memiliki wawasan kebangsaan, disiplin, dan kepedulian sosial.
“Kami ingin memperkenalkan lebih dekat apa itu Saka Bhayangkara, sehingga para pelajar bisa memahami peran mereka dalam mendukung keamanan dan ketertiban masyarakat. Saka Bhayangkara tidak hanya soal kedisiplinan, tetapi juga membentuk karakter yang berintegritas,” ujar Ipda Magdalena.
Kegiatan ini diikuti 30 orang anggota Pramuka SMAN 1 Tanjung Selor. Sejumlah materi diberikan, antara lain pengenalan Saka Bhayangkara, Krida Lalu Lintas, serta edukasi mengenai bahaya bullying yang kerap terjadi di kalangan remaja.
Materi krida lalu lintas menekankan pentingnya keselamatan berkendara dan kedisiplinan di jalan raya, terutama bagi pelajar yang mulai aktif menggunakan kendaraan bermotor.
“Keselamatan adalah yang utama. Pelajar harus menjadi contoh dalam tertib berlalu lintas,” jelasnya.
Sementara pada sesi bahaya bullying, peserta diajak memahami dampak psikologis dan sosial dari perundungan.
“Bullying bukan sekadar kenakalan, tetapi bisa melukai mental seseorang. Melalui edukasi ini, kami berharap pelajar dapat lebih menghargai dan melindungi teman-temannya,” tambah Magdalena.
Selain pemaparan materi, kegiatan ini juga diwarnai dengan interaksi aktif antara narasumber dan peserta. Pelajar terlihat antusias bertanya serta berbagi pengalaman mengenai keseharian mereka di sekolah.
Di akhir acara, para peserta melakukan foto bersama sebagai bentuk kebersamaan dan dukungan terhadap gerakan Saka Bhayangkara.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan tertib. Hal ini menunjukkan bahwa kolaborasi antara pembina Saka Bhayangkara dan sekolah berjalan dengan baik.
“Kami sangat mengapresiasi pihak sekolah yang telah mendukung kegiatan ini. Ke depan, kegiatan serupa akan terus digelar di sekolah-sekolah lain di Kabupaten Bulungan,” kata Ipda Magdalena.
Menurutnya, Saka Bhayangkara memiliki peran strategis dalam menyiapkan generasi muda yang berdisiplin, taat aturan, dan memiliki rasa kepedulian tinggi terhadap masyarakat.
“Kami ingin anak-anak muda menjadi agen perubahan yang mampu membawa suasana aman dan kondusif di lingkungannya masing-masing,” tegasnya.
Dengan adanya kegiatan ini, Polresta Bulungan berharap terbentuk kader-kader muda yang tidak hanya unggul dalam bidang akademis, tetapi juga siap berkontribusi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Mereka inilah calon-calon penerus bangsa yang harus kita siapkan sejak dini,” pungkas Ipda Magdalena. (rn)