TANJUNG SELOR, Headlinews.id– Pembangunan taman ruang terbuka hijau di kawasan Pelabuhan Desa Salimbatu, Kecamatan Tanjung Palas Tengah, dilakukan Pemerintah Kabupaten Bulungan untuk mendukung ketersediaan sarana publik bagi masyarakat.
Taman publik yang dibangun pada tahun 2025 tersebut dirancang sebagai ruang terbuka yang dapat dimanfaatkan warga untuk berbagai aktivitas, seperti kegiatan sosial, olahraga, hingga kegiatan kebudayaan.
Keberadaan fasilitas ini juga diharapkan dapat memperindah kawasan pelabuhan sekaligus menjadi titik interaksi masyarakat.
Bupati Bulungan, Syarwani, menyampaikan pembangunan taman di Desa Salimbatu merupakan bagian dari program pemerintah daerah dalam menambah ruang publik yang dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.
“Taman ini dibangun agar masyarakat memiliki ruang bersama yang nyaman dan dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan positif,” ujar Syarwani, Selasa (16/12/2025).
Ia menambahkan, dukungan dan partisipasi masyarakat setempat turut berperan dalam kelancaran pelaksanaan pembangunan taman tersebut. Pemerintah daerah juga mengapresiasi keterlibatan perangkat desa dan kecamatan selama proses pembangunan berlangsung.
Selain itu, Pemkab Bulungan memberikan apresiasi kepada Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPRKPP) Bulungan serta seluruh perangkat daerah terkait yang terlibat dalam pelaksanaan pembangunan taman publik tersebut.
Ke depan, pemerintah daerah merencanakan pengembangan sarana publik serupa di sejumlah wilayah. Pada tahun anggaran 2026, Pemkab Bulungan merencanakan pembangunan jogging track sepanjang kurang lebih dua kilometer yang menghubungkan kawasan Jembatan Tanjung Selor hingga ke arah Tanjung Palas dan kawasan Museum.
Selain jogging track, pembangunan taman publik juga direncanakan di Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Tanjung Palas, sebagai fasilitas ruang terbuka yang dapat dimanfaatkan masyarakat.
Pada kesempatan yang sama, Bupati Bulungan juga menyampaikan rencana peningkatan infrastruktur jalan penghubung Tanjung Palas Hilir menuju Salimbatu, termasuk penyelesaian satu jembatan pendukung yang ditargetkan rampung pada tahun 2025.
“Pembangunan infrastruktur dan sarana publik ini diharapkan dapat menunjang aktivitas masyarakat serta mendorong perkembangan wilayah,” pungkasnya. (rn)









