TANJUNG SELOR, Headlinews.id – Selain pembinaan teknis dan administratif, Pemerintah Kabupaten Bulungan menempatkan pembinaan rohani sebagai bagian penting dalam membangun kualitas aparatur sipil negara (ASN) yang beretika dan bertanggung jawab dalam pelayanan publik.
Pendekatan tersebut diwujudkan melalui kegiatan Santapan Rohani yang dilaksanakan secara rutin setiap bulan di lingkungan Kantor Bupati Bulungan, sebagai bagian dari penguatan budaya kerja aparatur pemerintahan.
Sekretaris Daerah Bulungan, H. Risdianto mengatakan, Santapan Rohani dirancang sebagai ruang penguatan nilai moral ASN agar selaras dengan tuntutan tugas dan fungsi birokrasi yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat.
“Pelayanan publik membutuhkan aparatur yang tidak hanya memahami aturan, tetapi juga memiliki kesadaran moral dalam setiap pengambilan keputusan,” kata Risdianto, Rabu (21/1/2026).
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut dilaksanakan setiap Jumat pada pekan pertama setiap bulan dan diikuti ASN serta PPPK dari seluruh perangkat daerah di lingkup Pemkab Bulungan.
Pelaksanaan Santapan Rohani disesuaikan dengan latar belakang keagamaan masing-masing ASN. Aparatur beragama Islam mengikuti kegiatan di Musala Al Umaro Kantor Bupati Bulungan, sementara ASN beragama Nasrani melaksanakannya di Kapel Kantor Bupati bersama rohaniawan.
Menurut Risdianto, pola pembinaan ini bertujuan membangun kesadaran bersama bahwa integritas kerja tidak terlepas dari nilai-nilai spiritual yang menjadi pegangan pribadi setiap aparatur.
“Nilai kejujuran, kedisiplinan, dan rasa tanggung jawab tidak muncul secara instan. Pembinaan seperti ini menjadi salah satu cara menumbuhkan sikap tersebut dalam lingkungan birokrasi,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan lintas agama ini juga memperkuat iklim kerja yang saling menghormati dan menjaga keharmonisan antarpegawai, sehingga berdampak positif terhadap suasana kerja dan kualitas pelayanan.
“Ketika aparatur bekerja dalam suasana yang saling menghargai dan berlandaskan nilai etika, maka pelayanan kepada masyarakat akan berjalan lebih optimal,” jelasnya.
Lebih lanjut, Santapan Rohani dinilai sejalan dengan arah pembangunan sumber daya manusia Bulungan, yang menempatkan kualitas aparatur sebagai faktor penting dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang baik.
“Pembinaan rohani menjadi bagian dari upaya membangun ASN Bulungan yang profesional, berintegritas, dan mampu menjaga kepercayaan publik,” tutup Risdianto. (rn)









