TANJUNG SELOR, Headlinews.id – Ruas jalan Sungai Urang–Teras Baru dipastikan masuk daftar prioritas perbaikan Pemerintah Kabupaten Bulungan pada tahun anggaran 2026, setelah kondisi jalan tersebut dinilai memerlukan penanganan permanen.
Melalui APBD 2026, Pemkab Bulungan telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp3,5 miliar untuk memperbaiki akses jalan yang menjadi penunjang utama aktivitas dan keselamatan masyarakat di wilayah tersebut.
Bupati Bulungan, Syarwani menyatakan ruas Sungai Urang–Teras Baru memiliki peran strategis karena digunakan masyarakat dalam kegiatan sehari-hari, termasuk akses ekonomi dan layanan dasar.
“Penanganan awal sudah dilakukan. Tahun 2026 dialokasikan kembali Rp3,5 miliar melalui APBD untuk perbaikan permanen agar kondisi jalan lebih layak dan aman digunakan,” ujar Syarwani, Kamis (18/12/2025).
Selain aspek keselamatan, menurut Syarwani, kualitas infrastruktur jalan berpengaruh langsung terhadap pergerakan ekonomi masyarakat dan pemerataan pembangunan antarwilayah.
“Akses jalan yang mantap memperlancar mobilitas warga dan distribusi hasil usaha, sekaligus memperkuat konektivitas wilayah di Bulungan,” katanya.
Lebih lanjut, ia menilai keberadaan jalan yang berfungsi optimal juga berdampak pada percepatan pelayanan publik dan terbukanya peluang usaha baru di tingkat lokal.
“Ketika akses terbuka dengan baik, ruang gerak ekonomi masyarakat ikut berkembang,” ucapnya.
Terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU-PR) Bulungan Khairul menjelaskan, sebelum masuk tahap perbaikan permanen, pemerintah daerah telah melakukan langkah antisipatif agar ruas jalan tetap dapat dilalui.
“Pada tahun berjalan telah dilakukan penanganan sementara berupa pemerataan permukaan jalan Sungai Urang–Teras Baru,” jelas Khairul.
Langkah tersebut, lanjutnya, ditujukan untuk menjaga kelancaran akses masyarakat sembari menunggu realisasi pekerjaan utama pada tahun anggaran berikutnya.
“Penanganan sementara ini bersifat fungsional. Perbaikan permanen akan dilaksanakan sesuai perencanaan melalui APBD 2026,” katanya.
Pemerintah Kabupaten Bulungan menargetkan perbaikan tersebut mampu menghadirkan manfaat jangka panjang, baik dari sisi keselamatan, mobilitas, maupun penguatan aktivitas ekonomi masyarakat.
“Fokusnya agar infrastruktur jalan benar-benar memberi dampak nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat,” tutup Khairul. (rn)









